Broyer du Noir ~ę·±å¤ć®å¹»č“~ (lit: āto sink into the darkness of midnight hallucinationā) is probably one of the most selfish piece of art that Iāve ever made, born from the fabric weaved in many sleepless dusks.
Iāve bern wanting to have a solo visual kei project for the longest time, and not until now I have the bravery to let the music slip out through the cracks of my insecurities.
You know what to expect if you know my inspirations. Klaha, Malice Mizer, Schwarz Stein, Aural Vampire, Pride of Mind, Raphael, Luna Sea, and many more. A blend of grandeur and minimalism in a pool of raw emotions.
Youāll see, in due time.
April 21st, streaming in all places you can hear music on the internet.
Bass: @bokirganas
Keys: musatorizuki
Vocal production: @djaltoisnotadj
Mix & Master: @adhit_android
The rest are yours truly.
#visualkei #tanbikei #darkwave #newromantics
Untuk semua yang sedang berjuang, untuk semua yang kelelahan tapi ingat ada senyum manis di rumah yang perlu dijaga. Peluk erat mereka sekarang sampai nanti mereka dewasa.
Jangan Lekas Dewasa, streaming now at: http://orcd.co/janganlekasdewasa
Distributed by @plp__________
Recorded, mixed and mastered at @stbstudio.id
Ada dua hal yang pasti tidak bisa direplikasi AI: bacotan caption ini dan keseruan di @circlegigs semalam. Kami tidak pereus ketika mengatkan bahwa ini adalah salah satu gig paling hyped di 2026 sejauh ini; mungkin karena kami kebanyakan kopi, tapi percayalah kalau menempatkan orang-orang yang mencintai dan menghargai musik di dalam satu lingkaran itu akan selalu menjadi pengalaman yang tidak akan tergantikan.
Terima kasih @circlegigs untuk kesempatan bermainnya, terima kasih @hesamusic_@caecilliadheandra dan @chanchan_id untuk kesempatan mendengarkan musik keren kalian.
šø: @afifhfdhddn@lonekid_@yuchin08@torantula
What would you do, when youāre beloved for the darkness within you?
Stream Broyer du Noir now, link on my bio.
š¹: musatorizuki
šø: @bokirganas
Mix and master: @adhit_android
Vocal edit: @djaltoisnotadj
Distributed by: @mlx___________
#visualkei #newromantics
Dive. Dive to my world of melancholy in my first solo single as Torantula. Taste the bitter kisses composed under the waning moon.
Pre-save link on my bio.
š¹: musatorizuki
šø: @bokirganas
Mix and master: @adhit_android
Vocal edit: @djaltoisnotadj
Distributed by: @mlx___________
#visualkei #newromantics
Impresi perdana gue ke IV: Anastasis.
Di podcast High Octane, Soleh Solihun sempat berujar bahwa Seringai jangan terlalu banyak berubah (secara musikal), tapi kelihatannya takdir berkata lain, karena IV:Anastasis adalah Seringai yang berbeda. Jauh lebih kelam, jauh lebih gamblang, dan āmungkinā jauh lebih buas. āSeringaiā di sini bukanlah senyuman, melainkan ceruk bergerigi yang melintang di helm zirah serigala Guts (Berserk); siap mencabik ratusan setan di hari-hari gelap yang kita lewati belakangan ini.
Secara pengalaman sonikal album ini adalah evolusi yang masih masuk di telinga, tidak terlalu ānyeberangā sampai terasa sebagai band yang berbeda, namun cukup asing di telinga sehingga butuh usaha sedikit untuk pendengar lama membiasakan diri. Seperti sudah gue sebut di atas, album ini jelas lebih gelap dari Seringai biasanya, namun gue juga yakin bahwa tidak ada band lain di Indonesia yang bisa membuat album ini selain Seringai.
Mudah bagi beberapa orang untuk mengaitkan ini dengan kepergian Ricky, tapi perubahan ini sudah berasa sejak single Pulang beberapa tahun silam. Pun, lagu-lagu di sini masih merupakan buah kreasi Ricky. Sepertinya agak terlalu dismisif dengan desir kreasi Ricky di arteri dan vena album ini jika kita terlalu mengaitkannya dengan kepergian dia.
Meskipun tentu saja ada semacam emosi rumit yang sulit gue jabarkan mengenai kehilangan ini ketika mendengarkan IV:Anastasis. Padahal gue hanya fans dan pendengar, gue nggak kebayang apa perasaan yang berkecamuk di hati semua orang yang terlibat dalam proses kreasi album ini.
Namun sepertinya gamblang bahwa album ini terlahir dari kondisi dunia saat ini. Bukan sesuatu yang asing bagi Seringai, āMengadili Persepsiā dan āTragediā adalah dua contoh lagu yang lahir dari kebodohan yang terjadi kala lagu tersebut ditulis. Namun ada urgensi yang berbeda ketika Seringai mengajak kita meneriakkan āindividu merdekaā dan āIta Martadinata dibunuh bangsa sendiriā atau ābertahan, kau tidak sendiriā.
Maka di putaran ketiga, gue semakin yakin album ini adalah kawah candradimuka bagi pendengar Seringai. Tidak hanya band ini yang mengalami anastasis, kita pun juga.
Take that as you will.