This moment marks the etiquette and guidelines before the Ijab Qabul..
a sacred pause before the vows,
where silence, respect, and prayers come together.
A truly miraculous moment✨
The sacred of akad from @mierikiuchi & @fathi.l
#mcbillingual #mcweddingjakarta #mcweddingbandung #weddingorganizerbandung
WELCOMING PROCESSION 🇮🇩🇨🇦
So this is the 1st moment that gave me breathless and deeply admiring every time I was hosted the sacredness of Indonesian Wedding Traditions between two countries ✨
From the akad of Lucian & Monica
Organized by @iqbalweddingplanner
#mcwedding #mcweddingbandung #mcweddingjakarta #mcbillingual #mcbillingualbandung #mcpernikahan #reelitfeelit
MY WEDDING CORE 🤟🏻
Ya gini kalo pas bayi nya ngk dibedong 🤣 Mon maap aja nih buat istri boonganku teh @sarahfazriah_official tante kaya raya anak 5, punya suami brondong aga dagelan dan aktif nya kek bocil umur 3 taun. Terutama ibu MC aku teh @iis_pitaloka fiks berobat jalan abis mandu client siga kieu patut 🙂
@lintaswarna_eo@javawedding_lintaswarna
#fyp #pengantin #pernikahanindonesia
When your Prince crossed oceans, left his homeland behind, and arrived beneath a different sky.. not for power, not for glory but for you..
From the beautiful land of Turkiye🇹🇷
A foreign land no longer feels foreign, cz the person he calls home is waiting here✨
The Akad of Volkan & Rissa
Venue @thepapandayanwedding
#fyp #mcbilingualjakarta #mcbilingual #mcbilingualbandung
Lucu ya… seseorang yang bahkan tak pernah kita temui bisa meninggalkan rasa kehilangan yang nyata. Terima kasih untuk semua tawa, energi baik, dan semangat hidup yang selalu kamu bagi. Rest well, Ka Vidi 💙🥀
#vidialdiano #podhubclosethedoor
The older I get, the more I understand that peace isn’t found everywhere and nights like Nuzul Qur’an quietly remind us where guidance truly begins.
MCing for the Iftar Gathering of PT.SEMATAWANG
Grateful for the trust @lisvaracreative
KADANG GUE LUPA ‼️
bahwa ada jiwa kecil dalam diri gue yang dulu begitu polos, begitu yakin sama Allah 😔
Dulu, kalau minta sesuatu, yakin banget bakal dikabulin.
Dulu, nangisnya cuma karena takut dimarahin Tuhan.
Dulu, hati ini ringan… nggak seribet sekarang.
Sekarang?
Ibadah sering cuma jadi rutinitas. Doa kepanjangan isinya dunia. Sujud cepat, pikiran kemana-mana.
Gue kadang lupa…
bahwa versi kecil gue pernah mencintai Allah sesederhana itu.
Dan mungkin hari ini bukan tentang jadi sempurna lagi. Tapi tentang pulang.
Pulang ke hati yang dulu.
Yang percaya, yang takut, yang rindu.
Ya Allah…
kalau aku terlalu jauh, jangan lepasin aku.
Ajarin aku jadi kecil lagi di hadapan-Mu.
Let’s be honest.
Keresahan MC tuh bukan soal takut ngomong di depan orang.
It’s about this one question
yang tiap akhir tahun selalu muncul:
“Emang gue udah layak naikin harga?”
Takut dibilang kemahalan.
Takut vendor lama pelan-pelan cabut.
Takut kalah sama MC baru yang banting harga.
Di depan panggung senyum.
Di belakang mikir keras.
Naikin harga bukan soal jadi mahal.
It’s about boundaries.
Tentang kapan kita berhenti
nge-price diri kita
di versi lama yang sebenernya udah kita lewatin.
Kalau ada yang pergi karena itu,
maybe it’s not rejection
it’s just alignment.
From behind the mic,
this is the part people rarely talk about.