Sabtu, 9 Mei 2026, kita menonton bersama "Pesta Babi" di Ruangtemu Nan Tumpah. Film dokumenter dari @watchdoc_insta ini membawa kita ke Papua Selatan, menyusuri kehidupan masyarakat adat yang sedang mempertaruhkan tanah dan ruang hidup mereka.
Selepas pemutaran, percakapan mengalir panjang, tentang Papua, tentang kampung halaman, dan tentang apa yang perlahan juga sedang terjadi di nagari kita sendiri di Sumatera Barat.
Terima kasih untuk semua yang sudah hadir, menonton, dan ikut berbagi cerita malam itu.
Pemutaran dan refleksi ini kolaborasi KSNT bersama Mozaik Art Laboratory.
----
#pestababi #papuabukantanahkosong #watchdoc #nantumpahakhirpekan #mozaikartlab
Semalam kita menonton bersama Pesta Babi di Ruangtemu Nan Tumpah. Film dokumenter dari @watchdoc_insta ini membawa kita ke Papua Selatan, menyusuri kehidupan masyarakat adat yang sedang mempertaruhkan tanah dan ruang hidup mereka.
Selepas pemutaran, percakapan mengalir panjang, tentang Papua, tentang kampung halaman, dan tentang apa yang perlahan juga sedang terjadi di nagari kita sendiri di Sumatera Barat.
Terima kasih untuk semua yang sudah hadir, menonton, dan ikut berbagi cerita malam itu.
Pemutaran dan refleksi ini kolaborasi KSNT bersama Mozaik Art Laboratory.
----
#pestababi #papuabukantanahkosong #watchdoc #nantumpahakhirpekan #mozaikartlab
Ada cerita-cerita yang jarang sampai ke kita.
Dan film, kadang menjadi cara untuk mendengarkannya.
“Pesta Babi” adalah film dokumenter karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale yang menyoroti relasi masyarakat adat Papua dengan tanah, hutan, dan ruang hidup mereka di tengah perubahan besar yang terjadi hari ini. Film ini diproduksi bersama Watchdoc Documentary, Jubi Media, Yayasan Pusaka Bentala Rakyat, dan beberapa kolaborator lainnya.
Melalui sesi nobar dan diskusi reflektif ini, kita diajak melihat bagaimana film dapat menjadi ruang untuk membaca ulang tentang tanah, identitas, dan ingatan. hal yang juga dekat dengan pengalaman masyarakat adat di Sumatera Barat yang akan dikupas bersama:
Yeyen Darmawan (Mozaik Lab)
Diki Rafiqi(LBH Padang)
Angelique Maria Cuaca (Pelita Padang)
Mahatma Muhammad (Komunitas Seni Nan Tumpah)
Mungkin kita tidak datang untuk mencari jawaban tunggal. Tapi setidaknya, kita datang untuk mendengar, melihat, dan memahami dari sudut yang berbeda.
📍 Ruang Temu Nan Tumpah
🗓️ 9 Mei 2026
⏰ 19.30 - Selesai
🎟️ 19.00 open registrasi
Forum edukatif untuk literasi film dan ruang dialog terbuka.
#PestaBabi #PapuaBukanTanahKosong #MozaikLab #KomunitasSeniNanTumpah #WatchDoc
UNDANGAN TERBUKA NONTON DAN REFLEKSI FILM
Di Papua Selatan, ada suku-suku yang telah hidup bersama hutan selama berabad-abad. Hutan bagi mereka bukan sumber daya semata, namun sudah menjadi bagian dari identitas, upacara, dan cara mereka memahami diri sendiri.
Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita karya Dandhy Laksono dan Cypri Dale (Watchdoc) merekam apa yang terjadi ketika proyek pembukaan lahan jutaan hektare masuk ke wilayah adat suku Marind, Yei, Awyu, dan Muyu di Merauke, Boven Digoel, dan Mappi. Atas nama ketahanan pangan dan energi, hutan ditebang, dan ruang hidup masyarakat perlahan hilang.
Apa artinya ketika tanah adat dibuka paksa, sementara upacara masih berlangsung di atasnya? Film ini tidak menjawab dengan mudah. Ia mengajak kita duduk bersama pertanyaan itu.
Kami mengundang warga, pemuda, pelajar, dan masyarakat umum untuk hadir menonton dan mengobrol bersama.
Datang, tonton sendiri, lalu kita bicarakan pada hari Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 19.30 WIB sd selesai di Ruang Temu Nan Tumpah.
Pemutaran dan refleksi film ini terbuka untuk umum.
#NobarWarga #RefleksiFilm #Watchdoc #PestaBabi #PapuaBukanTanahKosong #NanTumpah #MozaikArtLab
Behind the scene Dokumenter Budaya "Mencari Jejak Rabab Galuak"
Dokumenter ini didukung penuh oleh @danaindonesiana yang diperoleh perorangan oleh @yeyendarmawan
#danaindonesiana #dokumenterbudaya #rababgaluak
Behind the scene Dokumenter Budaya "Mencari Jejak Rabab Galuak"
Dokumenter ini didukung penuh oleh @danaindonesiana yang diperoleh perorangan oleh @yeyendarmawan
#danaindonesiana #dokumenterbudaya #rababgaluak
Behind the scene Dokumenter Budaya "Mencari Jejak Rabab Galuak"
Dokumenter ini didukung penuh oleh @danaindonesiana yang diperoleh perorangan oleh @yeyendarmawan
#danaindonesiana #dokumenterbudaya #rababgaluak
Kami dari Mozaik Art Laboratory, mengucapkan selamat kepada Prof. Asril, S.Kar., M.Hum atas pengukuhan Guru Besar di Institusi Seni Indonesia pada bidang ilmu pertunjukan Seni...
#profesorseni #pengawasseni #MozaikArtLab #mozaiklab2026 #gurubesar
🎬✨ Hari Film Nasional vibes check!
Film itu bukan cuma tontonan, tapi tool buat belajar, ngobrol, dan bikin karya bareng.
Di Mozaik Art Lab, kita percaya film bisa jadi ruang eksplorasi: dari cerita lokal yang sering underrated, sampai isu sosial yang perlu spotlight. Semua bisa diangkat jadi karya yang bikin mikir sekaligus bikin bangga. 🔥
So let’s keep pushing film as ruang edukasi + produksi kreatif. Karena cerita daerah dan suara muda deserve to be on screen! 🎥
#HariFilmNasional #MozaikArtLab #Productionclassfilm #CeritaLokal #sinemaminang
Dalam memproduksi karya Dokumenter, hal yang wajib dan sangat penting kita lakukan adalah RISET !
Riset itu ibarat Fondasi utama dalam membangun karya Dokumenter. Tanpa Riset yang matang, film dokumenter bisa kehilangan arah, kedalaman bahkan kredibilitas nya loh !
Teman-teman Mozlab tau gak sih kenapa riset itu penting sekali untuk produksi karya Dokumenter?
Nih MinLab kasih tau ya 😃
1. Menemukan Fakta yang Akurat
2. Membangun Sudut Pandang yang Kuat
3. Menghindari Kesalahan Konsep
4. Memperkaya Cerita Visual
5. Memberi Landasan Etis
Dokumenter bukan cuma soal kamera, tapi soal cerita yang kuat. Yuk, mulai dari Riset, tanpa riset, cerita bisa kosong. Jadi, mari gali lebih dalam sebelum kita rekam 🎥
Teman Mozlab tau gak apa saja jenis riset yang bisa kita lakukan?
Yuk tulis dikolom komentar ya 👇
#edukasifilm #sekolahfilm #KelasProduksiFilm #ProduksiDokumenter #mozaiklab2026
Yuk intip perjalanan Tim Riset kita menuju ke lokasi Maestro Rabab Galuak 🪕
Dalam memproduksi karya Dokumenter, hal yang wajib dan sangat penting kita lakukan adalah RISET !
Riset itu ibarat Fondasi utama dalam membangun karya Dokumenter. Tanpa Riset yang matang, film dokumenter bisa kehilangan arah, kedalaman bahkan kredibilitas nya loh !
Minlab dan Tim sudah melakukan riset tentang Rabab Galuak ini sejak 7 tahun yang lalu (sebelum covid menyerang) 😃 dan mulai fokus kembali tahun kemarin ...
Teman-teman Mozlab tau gak sih kenapa riset itu penting sekali untuk produksi karya Dokumenter?
Nih MinLab kasih tau ya 😃
1. Menemukan Fakta yang Akurat
2. Membangun Sudut Pandang yang Kuat
3. Menghindari Kesalahan Konsep
4. Memperkaya Cerita Visual
5. Memberi Landasan Etis
Dokumenter bukan cuma soal kamera, tapi soal cerita yang kuat. Yuk, mulai dari Riset, tanpa riset, cerita bisa kosong. Jadi, mari gali lebih dalam sebelum kita rekam 🎥
Teman Mozlab tau gak apa saja jenis riset yang bisa kita lakukan?
Yuk tulis dikolom komentar ya 👇
Dendang : @andikabayuputra_96
🎥 : Tim Riset
Kegiatan ini didukung penuh oleh Dana Indonesiana
#dokumenterbudaya #danaindonesiana #dokumenterfilm #ProduksiDokumenter #mozaiklab2026
Kadang dalam dunia kreatif kita bekerja dengan teman, kenalan, bahkan orang yang sudah kita percaya sejak lama.
Tapi justru karena saling percaya, semuanya perlu dibuat jelas dari awal.
Kontrak kerja bukan tentang tidak percaya.
Kontrak kerja adalah cara menjaga profesionalitas, menghargai waktu, tenaga, ide, dan karya semua pihak.
Dengan kontrak:
• Tidak ada salah paham
• Semua tahu peran masing-masing
• Proses kerja jadi lebih tenang
• Pertemanan tetap aman
Di industri film dan seni, karya lahir dari kolaborasi.
Dan kolaborasi yang sehat selalu punya kesepakatan yang jelas.
Teman tetap teman.
Kerja tetap profesional. 🤝
Inframe : Penandatanganan kontrak kerja Mozaik Lab dengan Client dari Padang
Teman-teman Mozlab punya pengalaman apa nih tentang kerjasama tanpa kontrak kerja? 😃
Minlab dulu pernah loh ☝️
Kerja udah kelar, tapi termin Minlab gak dibayar.. Karena gak ada kontrak kerja jadi Minlab gak bisa nuntut 🥲 padahal itu teman dekat Minlab (dulunya), sekarang malah jadi asing 😌
Teman-teman seniman, yuk mulai biasakan membuat kesepakatan kerja yang jelas. Bukan untuk membatasi kreativitas, tapi untuk melindungi karya, waktu, dan hubungan baik kita.
#FilmIndie #KerjaProfesional #KontrakKerja #IndustriKreatif #KolaborasiSehat