Gen Z di Indonesia lagi berambisi dan berlomba-lomba mengejar financial freedom. Makanya, minskul siapkan tips yang cocok buat Gen Z kelola keuangan, nih. š«µš»
Yuk, cobain tips dari minskul. Memang agak berat, sih, tapi apa salahnya mencoba hal-hal baik, kan. :D
#ekshoolmedia
Foto "Usaha Rumahan Lap Pel Tenun Ibun" menampilkan seorang pekerja perempuan yang menjahit kain pel usai diwarnai di Kampung Babakan Panyingkuran, Desa Dukuh Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.
Usaha rumahan pewarnaan kain pel ini masih bertahan sampai saat ini sejak tahun 2000. Di tengah semakin banyaknya industri serupa dengan alat yang lebih modern dan jumlah produksi lebih banyak, usaha pewarnaan kain pel turun temurun ini tetap mengandalkan proses produksinya yang masih tergolong tradisional.
Bentangan kain sepanjang 40 meter sebelumnya dijemur diatas bilah bambu hingga kering usai diwarnai pagi harinya. Saat kondisi benar-benar kering, kain ini akan dipotong lembaran kecil dengan ukuran 40 cm X 40 cm.
Setiap sisinya akan dirapikan dengan cara dijahit, untuk satu kodi kain pel tenun siap jual dihargai Rp 50 ribu.
Foto karya jurnalis foto Ekschool.id @pdjuli ini ditampilkan pada pameran foto Festival Ultra Mikro 2024 Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Jakarta.
Foto ini juga meraih Juara 1 Lomba Foto Kategori Jurnalis pada festival tersebut.
#ekschoolmedia #lombafoto #festivalultramikro2024 #kementeriankeuangan
Raja jalanan biasa orang sebut bagi mereka yang senang dengan aktivitas balap motor yang terkadang meresahkan. Tapi siapa sangka, stigma tersebut dipatahkan oleh para siswa yang bersekolah di SMK Korpri Majalengka @smk_korpri_mjlk yang tergabung dalam ekstrakurikuler Grasstrack.
Lahirnya ekstrakurikuler ini bertujuan untuk mewadahi kreatifitas serta keinginan para siswa yang merasakan pengalaman balap motor. Bonusnya, beragam prestasi berhasil diraih, dibuktikan dengan piala yang terpajang.
(Bukan) Balap Liar adalah wajah baru untuk menunjukkan bahwa balapan motor tidak selalu mengarah pada kegiatan yang buruk saja, tetapi juga bentuk apresiasi pada kemampuan siswa dan ajang prestasi siswa untuk melambungkan nama baik sekolah.
Terimakasih juga buat @infomjlk yang bersedia berkolaborasi yah. :D
Next, sekolah mana lagi yang harus didatangi? kabarin kami guys!
#ekschoolmedia #Ekstrakurikuler #siswaberprestasi #HobiPositif #bukanbalapliar #masaremaja #masasma
Setelah menunggu beberapa waktu penyanyi solo wanita yang sempat merilis album debutnya, āRubikā di tahun 2022 Dere akan merilis lagu baru berjudul āBiruā . Kabar baik ini sudah Dere sampaikan melaui akun instagramnya @__dere . Lagu berjudul Biru ini akan dirilis di semua toko musik digital pada tanggal 31 Oktober 2024.
Simpan lebih dulu lagu āBiruā untuk kamu dengar 31 Oktober, Kamis malam nanti.
Kamu bisa kunjungi tautan di bio @__dere atau @_tigadua1 Dalam poster yang sudah dipersiapkan oleh tim label , āBertema Kamis Malam Dere, Dere mempertanyakan mengenai pengalaman jatuh cinta, āApa jatuh cinta seseram itu?āā. Dere sangat tidak sabar menyambut karya baru ini setelah rilisan terakhir ditahun 2022 lalu yaitu Album Rubik. Sudah siap dengan era baru Dere?
#ekschoolmedia
Balapan motor gak selalu berkaitan dengan hal yang negatif loh, Gengs! Siswa @smk_korpri_mjlk akan membuktikannya. Penasaran?
Nantikan video selengkapnya hanya di @ekschoolmedia šāØ
#BukanBalapLiar #Ekstrakurikuler #BalapAman #HobiPositif #SiswaBerprestasi
Kalian pernah merasakan momen seperti ini saat lulus sekolah? Tulis di komentar yaa gengs š„¹
follow akun kami untuk mengetahui informasi seputar anak sekolah lainnya.
#ekschoolmedia
VIDEO INI DIBUAT OLEH AI š
5 Aplikasi Edit Video Gratis Berbasis AI:
1. iMovieāØiMovie adalah software atau perangkat lunak edit video gratis yang sudah menggunakan AI. Aplikasi ini memiliki antarmuka yang ramah pengguna, dan alat edit yang cukup lengkap untuk menghasilkan video yang menarik.
Fitur utama aplikasi ini adalah alat AI Magic Movie yang bisa menyatukan rekaman video dengan musik, transisi, dan efek lainnya secara lengkap. Storyboard iMovie juga menyediakan templat untuk mempermudah kreator membuat konten untuk berbagai tema.
iMovie sepenuhnya gratis untuk digunakan dan sudah diinstal sebelumnya pada perangkat MacOS modern, tetapi aplikasi ini hanya tersedia di perangkat MacOS dan tidak memiliki alat pengeditan teks.
2. DaVinci Resolve āØDaVinci Resolve adalah aplikasi editor video online gratis dengan kurva pembelajaran yang memanfaatkan mesin AI. Aplikasi ini dapat menjalankan berbagai fungsi, termasuk menganalisis klip audio dan video, melacak pergerakan objek hingga mengisolasi elemen individual video.
Fitur utama pada aplikasi DaVinci Resolve, yaitu mampu membuat subtitle otomatis, menerapkan efek visual sesuai dengan klasifikasi antara hewan, makanan, dan manusia. DaVinci Resolve menyediakan layanan gratis dan berbayar.
3. DeepbraināØDeepbrain merupakan aplikasi edit video yang menyediakan berbagai avatar AI yang bisa ditugaskan menjadi presenter AI, pengajar daring, dan lainnya. Platform ini juga bisa mengubah presentasi PowerPoint menjadi video presentasi.
Deepbrain menyediakan lebih dari 100 avatar yang dikembangkan dari orang-orang nyata dan mendukung lebih dari 80 bahasa. Artinya, avatar AI akan akan selaras dengan citra merek yang akan dipresentasikan. Kreator dapat membuat semua jenis konten, mulai dari materi pendidikan hingga video pelatihan, dan banyak lagi.
Deepbrain menyediakan layanan gratis, tetapi layanan gratis tidak memiliki banyak fitur seperti layanan pro atau berbayar.
LANJUT DI KOMENTAR!
Kalo kaya gini yang rugi vendornya š¢
Dilansir dari detik.com, Penonton konser musik di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, ricuh dan membakar panggung hingga sound system gara-gara artis batal tampil. Polisi menduga artis batal tampil karena belum dibayar panitia konser.
"Grup band gagal tampil karena belum dibayar oleh panitia, penonton kecewa," kata Kapolsek Pasar Kemis, AKP Ucu Nuryandi, saat dimintai konfirmasi, Senin (24/6/2024).
Ucu mengatakan uang yang semestinya dibayarkan kepada pengisi acara diduga dibawa kabur oleh panitia. Polisi sedang memburu panitia yang dimaksud.
"Dugaan uangnya dibawa sama panitia. Kita cari panitia untuk pertanggungjawaban," jelas Ucu.
Sebelumnya, potongan video yang memperlihatkan kericuhan itu viral di media sosial. Dilihat detikcom, Senin (24/6), tampak api merambat hingga ke panggung. Penonton yang kecewa akhirnya memaki-maki panitia karena artis yang semestinya tampil tidak ada di panggung.
AKP Ucu membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/6) malam sekitar pukul 19.00 hingga 20.30 WIB. Akar mula kericuhan karena panitia tidak membayar artis yang semestinya tampil di panggung.
"Iya (rusuh) jadi informasinya panitia tidak bayar artis yang tampil, nggak terpenuhi, kan acara nggak bisa dong kalau artis nggak tampil," kata Ucu.
Namun, acara tak kunjung mulai, panggung pun tetap gelap tak ada yang tampil. Penonton akhirnya geram dan melayangkan protes hingga berujung kericuhan dan pembakaran.
"Mereka bila mana ini artisnya kan sudah bayar parkir, marah ini ke panggung ke shot kan. Kalau jadwal mereka dari jam 19.30 udah mulai jadi pelaksanaannya artinya nggak datang," ujarnya.
Polisi mengatakan panitia tidak berani muncul saat penonton protes. Padahal, masyarakat yang hadir telah membeli tiket masuk di atas harga Rp 115 ribu.
"Justru panggungnya nggak isi orang, panitia nggak berani memunculkan diri saat pelaksanaannya," jelasnya.
"Ada yang online, ada yang offline harga Rp 115 ribu," sambungnya.
#ekschoolmedia
GIMANA MENURUT KAMU GENGS? š„
Dilansir dari edoo.id, Trend Ekstrakurikuler eSports di Sekolah: Ini 3 Alasan yang Layak Dipertimbangkan
Pendidikan merupakan sebuah proses yang berkembang seiring dengan perubahan zaman. Pendidikan tidak hanya dibatasi oleh mata pelajaran tertentu tetapi juga hal-hal baru yang terjadi di dunia, seperti halnya eSports. Jika sebagian orang menganggap eSports cuma memiliki dampak negatif saja, maka belum lama ini terdapat wacana mengenai adanya trend ekstrakurikuler eSports di sekolah.
Sebagai salah satu bidang olahraga baru sekaligus sarana mengasah ketangkasan pikiran dan otak,Ā eSportsĀ memang sedang dalam masa kepopulerannya dan menjadi pembahasan yang tidak pernah ada habisnya. Bahkan pada akhir tahun 2021 lalu sempat ramai mengenai adanya wacana eSportsĀ akan menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah.
Pesatnya perkembangan eSports dari waktu ke waktu dan tingginya minat siswa zaman sekarang terhadap jenis olahraga satu ini, tentunya berita tersebut menjadi angin segar bagi mereka. Meskipun wacana tersebut dibarengi dengan adanya kontradiksi yang muncul, khususnya di kalangan masyarakat dan orang tua siswa. Argumen banyak bermunculan bahwa main game bukan proses belajar, game bertujuan menghibur, dan game bisa menurunkan daya pikir siswa.
LANJUT DI KOMEN ā¬ļø