Masterplan Cililin Agro Wisata Learning Village – A Sanctuary for Development and Empowerment to Embrace Holistic Tranquility (2026)
Sanctuary bagi pengembangan dan pemberdayaan, tempat ini merangkul ketenangan holistik sekaligus menjadi jangkar baru bagi kehidupan komunitas. Ia menumbuhkan suasana damai dengan menghadirkan keselarasan bersama alam, menciptakan atmosfer yang penuh keseimbangan dan ketentraman. Di saat yang sama, ruang ini mendorong pertemuan gagasan, memungkinkan energi kolaboratif membentuk ruang-ruang yang bermakna dan inspiratif. Berakar pada agama dan kearifan lokal yang tetap terbuka terhadap perspektif global, komunitas ini tumbuh sebagai lingkungan yang hidup, tempat berkembangnya pemberdayaan, pertumbuhan, serta pencapaian kedamaian lahir dan batin.
Konsep kawasan mengadopsi pendekatan scattered dan terbagi ke dalam tiga fungsi utama, yaitu produktif, rekreatif, dan edukatif, dengan pendekatan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam: habluminallah (hubungan dengan Allah), hablumminal-‘alam (hubungan dengan alam), dan habluminannas (hubungan dengan sesama manusia).
Area produktif difungsikan sebagai ruang pengembangan dan pemberdayaan, meliputi perkebunan, budidaya perikanan, serta laboratorium untuk pengolahan hasil komoditas kawasan. Area rekreatif dihadirkan sebagai wadah pengembangan manusia, tempat menyalurkan aktivitas fisik sekaligus ruang berdialog dengan alam. Sementara itu, area edukatif berperan sebagai pusat kegiatan belajar-mengajar, mencakup pendidikan formal maupun pendidikan fikih, sekaligus menjadi ruang interaksi sosial yang berlangsung secara organik dan komprehensif.
Project: Masterplan Cililin Agro Wisata Learning Village.
Location: Pasir Meong, Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia.
Luas Area: 3.57 Ha
Luas Tapak Terbangun: 3.712 m2 (10,40%)
Luas Total Bangunan (Gross): 8.674 m2 (0,24)
Luas Area Hijau: 31.960 m2 (89,52%)
In collaboration with:
@daenob
#endlesspossibilities