Architecture Design Workshop

@3.1_designworkshop

"researcher, maybe artist." . experiment essential core #endlesspossibilities 🗣 @thethirdkind__ 💭 @tropicalfuturism
Followers
1,772
Following
349
Account Insight
Score
27.77%
Index
Health Rate
%
Users Ratio
5:1
Weeks posts
Ketidak tuntasan - / Dikotomi dilatasi materialisasi. DT- A/ Design 02 (2024) A self- conscious synthesis of emotion, aspek universal dari desain yang diubah oleh materialitas dan bentuknya. elemen yang disorot dalam supremasi elemen alam dalam desain yang disandingkan dengan elemen buatan. Permainan geometrik ruang yang diekspresikan lewat guratan warna raut emosi. Perbedaan materialitas yang saling berinteraksi guna menghadirkan siklus tempa (new excitement) bagi pengguna untuk terus berpikir dan berimajinasi. “I think that the ideal space must contain elements of magic, serenity, sorcery and mystery.” ― Luis Barragan #31designworkshop #architecture
641 0
1 year ago
Aero-dynamic Smart Campus Shaping the Dynamic Future with Innovation and Sustainability Site : 14.303 m2 KDB : 4.760 m2 KLB : 33.518 m2 Rencana Masterplan : 83.384 m2 Proposal Perencanaan Masterplan Kampus. Sinergi visioner antara desain aerodinamis dan penggunaan teknologi cerdas yang dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi energi, keberlanjutan, dan pengalaman pengguna. Dibentuk dari prinsip monumental dari aerospace, kemutakhiran teknologi menciptakan kawasan perencanaan yang smart ,keterhubungan fitur alam yang hijau dan biru, dan keteraturan dari programatikal fungsi menciptakan order-bifurkasi aerodinamis. Keempat aspek dielaborasi untuk menciptakan katalis visual dan aktivitas untuk kawasan, baik secara ekologi maupun sosial. Dengan demikian, Kawasan ini dapat menjadi pusat pembelajaran sekaligus ikon komunitas yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan harmoni ekologis sekaligus menetapkan standar baru untuk ruang pendidikan yang berkelanjutan dan siap menghadapi masa depan. Visualized by @ka.idviz #31designworkshop #Design #DesignThinking #Architecture #Arsitektur #Archdaily #Desain #Masterplan #Planning
601 3
1 year ago
Series of Perception & Spatial Qualities/ Library/ Romantisasi Dialektika Perseptual antara Lama & Baru. DO-IL/ Design 26 (2024) Bila berbicara akan pendidikan dan pengetahuan akan kembali ke dalam pendekatan epistemologi, kembali ke akar terjadinya penjalaran denyut lapisan aliran keberadaan. Nilai-nilai dihormati akan adanya usaha untuk mencari tahu kebenaran hakiki dan esensial, romantisasi ini menjadi bekal akan keputusan kedepannya dengan pendekatan retrospektif sekaligus prospektif akan kepekaan konteks dan adaptasi mengenai relevansi waktu yang kian arusnya begitu sulit dibaca arahnya, mungkin karena terlalu banyak pilihan sehingga sulit untuk memilih sehingga terjebak akan paradox of choice (hilangnya batasan), sudah disadari ini merupakan efek samping akan adanya teknologi, namun lupa akan dihayati filosofi keberadaannya sebagai alat bantu manusia. Secara skema ingin mencoba memecahkan suasana raut interior sebagai manifestasi sifat kedalaman jiwa akan rasa penasaran dan antusias dalam mencari kebenaran sesungguhnya, dalam bahasa lama dan bahasa baru. Yang lama akan tergantikan, yang baru pun akan menjadi usang, namun bagaimana keberadaannya dapat dihormati dan menjadi bekal akan kebijaksanaan dalam memutuskan kedepannya. Pemecahan akan kesemrawutan ini merupakan lingkar bahasa yang terus menjadi pertimbangan akan pertemuan tiap material yang saling bersinggungan, namun akankah dapat menemukan benang merah keteraturannya (?) atau bahkan ‘hanya’ melihat ekspresi secara menyeluruh, gestalt ataupun pemecahan pembagian tiap komponen. Relevansi akan konteks yang mulai dipertanyakan terkait pembelajaran yang berbeda, mungkin pendekatan empiris sudah tidak bisa jadi jawaban sepenuhnya, sehingga cerita dibaliknya menjadi hal yang penting. Bagaimana menangkap sesuatu dalam informasi yang formal sekaligus nonformal, bagaimana memadupadankan perpustakaan sekaligus sebagai galeri, pertanyaan tersebut akan coba dirumuskan tentang keberadaan desain sebagai prototipe permasalahan terkini. Photo by @ahimsasirait #31designworkshop #Design #DesignThinking #Interior
330 4
10 months ago
Masterplan Lembur Nusantara – The Home of Masyarakat Adat Nusantara A center for the empowerment of Nusantara Indigenous Communities. A place for growth and flourishing for Indigenous communities — a home for education, resilience, and sustainability, where communities are empowered to reclaim their rights and exercise self-determination amidst the ongoing dialectics of humanity, nature, the environment, and globalization. Located on the slopes of Mount Salak, West Java, Lembur Nusantara serves as a sanctuary that reconnects people with nature. Water — both as a source of life and a fundamental element of Indigenous settlements — becomes the central foundation of the masterplan. Known for its abundant natural springs, Mount Salak channels streams throughout the compound, supplying water to the surrounding communities. Lembur Nusantara brings together diverse Indigenous cultures, fostering a collective community empowered to address shared challenges and preserve ancestral wisdom. The core identity of Lembur Nusantara represents the profound relationship between people and the natural environment of the Nusantara Archipelago. The way of life, land, and existence of Indigenous communities have been critically threatened since the early waves of globalization in the 1500s, intensifying further throughout the 1800s. Today, Indigenous peoples across Nusantara continue striving to reclaim their strength, dignity, and presence. Inspired by the vision and advocacy of AMAN, as well as contemporary global challenges, Lembur Nusantara embodies these values through both its architectural vision and spatial design. This compound is envisioned as a platform to empower Indigenous communities through knowledge-sharing, panel discussions, conventions, counseling, workshops, and the creation of a living model of Indigenous land stewardship. Lembur Nusantara stands as a homeland rooted in the sacred landscape of Mount Salak. Project: Masterplan Lembur Nusantara Location: Cijeruk, Bogor Regency, Indonesia Masterplan Area: 24,638 m² In collaboration with: @vincentiused @ahimsasirait Photo by: @ahimsasirait #endlesspossibilities
0 1
2 days ago
Masterplan Integrated Campus Development of Nurtanio University — Aero-Dynamic Smart Campus Shaping the Dynamic Future through Innovation and Sustainability A visionary synergy between aerodynamic design and the integration of smart technology is strategically implemented to optimize energy efficiency, sustainability, and the spatial experience for users. Rooted in the principles of monumental aerospace design, cutting-edge technology shapes a smart campus environment by seamlessly connecting natural elements—such as green and blue spaces—with a structured programmatic order, fostering an adaptive and aerodynamic ecosystem. The integration of these principles catalyzes both visual and functional activities across the area, enhancing ecological and social dynamics alike. As a result, the campus becomes not only a hub for learning, but also a civic icon that promotes innovation, collaboration, and harmony between nature, the built environment, and humanity. It establishes a new benchmark for sustainable educational spaces, paving the way toward the future. Project: Masterplan Nurtanio University Location: Gading Tutuka, Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia Site Area: 14,303 m² KDB: 4,760 m² KLB: 33,518 m² Masterplan Area: 83,384 m² In collaboration with: @daenob #endlesspossibilities
0 1
5 days ago
Masterplan Cililin Agro Wisata Learning Village  – A Sanctuary for Development and Empowerment to Embrace Holistic Tranquility (2026) Sanctuary bagi pengembangan dan pemberdayaan, tempat ini merangkul ketenangan holistik sekaligus menjadi jangkar baru bagi kehidupan komunitas. Ia menumbuhkan suasana damai dengan menghadirkan keselarasan bersama alam, menciptakan atmosfer yang penuh keseimbangan dan ketentraman. Di saat yang sama, ruang ini mendorong pertemuan gagasan, memungkinkan energi kolaboratif membentuk ruang-ruang yang bermakna dan inspiratif. Berakar pada agama dan kearifan lokal yang tetap terbuka terhadap perspektif global, komunitas ini tumbuh sebagai lingkungan yang hidup, tempat berkembangnya pemberdayaan, pertumbuhan, serta pencapaian kedamaian lahir dan batin. Konsep kawasan mengadopsi pendekatan scattered dan terbagi ke dalam tiga fungsi utama, yaitu produktif, rekreatif, dan edukatif, dengan pendekatan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam: habluminallah (hubungan dengan Allah), hablumminal-‘alam (hubungan dengan alam), dan habluminannas (hubungan dengan sesama manusia). Area produktif difungsikan sebagai ruang pengembangan dan pemberdayaan, meliputi perkebunan, budidaya perikanan, serta laboratorium untuk pengolahan hasil komoditas kawasan. Area rekreatif dihadirkan sebagai wadah pengembangan manusia, tempat menyalurkan aktivitas fisik sekaligus ruang berdialog dengan alam. Sementara itu, area edukatif berperan sebagai pusat kegiatan belajar-mengajar, mencakup pendidikan formal maupun pendidikan fikih, sekaligus menjadi ruang interaksi sosial yang berlangsung secara organik dan komprehensif. Project: Masterplan Cililin Agro Wisata Learning Village. Location: Pasir Meong, Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia. Luas Area: 3.57 Ha Luas Tapak Terbangun: 3.712 m2 (10,40%) Luas Total Bangunan (Gross): 8.674 m2 (0,24) Luas Area Hijau: 31.960 m2 (89,52%) In collaboration with: @daenob #endlesspossibilities
0 3
9 days ago
Renovation Interior Computer-Based Test (CBT) – Contextual Intervention (2025) Ruang dalam, citra luar, dan transisi di antaranya memiliki cita rasa ceritanya masing-masing. Ingatan yang melekat di bagian luar akan menegaskan keasliannya (heritage) bahwa kesadaran yang disisipkan perlahan akan dialektika antara lama dan baru. Dengan membaca apa yang sudah ada—ritme, proporsi, dan jejak waktu—lalu meneruskannya dalam bahasa yang lebih tenang, steril, juga kontemporer. “Interior life is always contradictory.” Gagasan yang dihadirkan dalam pendekatan kontekstualitas lama dan baru diabstrakkan melalui ritme balok eksisting, layering plafon, dan garis-garis horizontal yang dipertahankan sebagai “memori spasial”—membentuk kontinuitas visual dengan bahasa arsitektur lama, tanpa kehilangan relevansi kontemporer. Garis-garis yang berulang di langit-langit bukan sekadar elemen visual, tetapi ritme yang menenangkan pikiran. Cahaya yang mengalir dari sela-sela bidang tidak hadir untuk menarik perhatian, melainkan untuk menuntun—halus, hampir tak disadari. Struktur yang ada tidak dihapus, melainkan diterjemahkan ulang, sehingga masa lalu tetap terasa, namun tidak membebani masa kini. Di dalam keteraturan ruang, terdapat ketelitian yang menyerupai disiplin ilmu itu sendiri. Jarak, orientasi, dan komposisi disusun untuk menghilangkan gangguan—membiarkan hanya yang esensial tersisa. Namun, di balik presisi itu, ruang tetap menjaga sisi manusiawi: kehangatan yang tipis, cahaya yang lembut, dan atmosfer yang tidak menekan. Apa yang tercipta bukan kontras antara lama dan baru, melainkan kontinuitas yang berubah bentuk. Project: Interior CBT Pasundan University, Faculty of Medicine Location: Jl. Sumatera, Bandung City Status: Completed, 2025 Design: @3.1_designworkshop Built by: @wirosa.id #endlesspossibilities
0 1
17 days ago
Pav-lion “Porous Retreat”  – Escapism Space (2026) Pavilion ini hadir sebagai representasi client akan harapan mengenai ruang tenang dan sublim. Berhadapan langsung dengan kediaman utama, tempat bersantai di sela kesibukan, mencari ide, atau sekadar berkumpul dalam suasana yang lebih cair. Penataan lesehan, kolam ikan, dan garden dengan barisan vegetasi matang membentuk lanskap yang dekat dengan keseharian namun tetap terasa bermain-main dalam irama harapan—membumi, tetapi tetap terbuka pada kemungkinan (komposisi dioramatis) Sebagai medium eksperimentasi, pavilion ini tidak mencoba menjadi spektakuler secara material, tetapi lebih subtil dalam pendekatannya. Material yang digunakan adalah hasil uji coba yang sederhana, namun yang diuji sesungguhnya adalah bagaimana arsitektur dapat menjadi ruang untuk “kabur dari dunia”—sebuah man cave dalam pengertian yang lebih dalam. Ruang yang memberi jarak, tanpa benar-benar memisahkan (Space In-Between) Kehadiran Pavilion Bojong dirancang sebagai ruang peristiwa (Event-Space). Keterbukaannya memungkinkan berbagai kemungkinan terjadi—dari percakapan santai hingga pertemuan ide-ide, tempat untuk mengundang interaksi spontan guna menciptakan pengalaman temporer yang intens. Skylight menghadirkan cahaya yang terus berubah, kolam ikan menjadi pusat kontemplasi, sementara kombinasi material alami dan sintetis menciptakan atmosfer yang hidup. Garden di depannya bukan sekadar lanskap, tetapi panggung yang melengkapi pengalaman ruang. "Between noise and silence, there is a space that listens." Project: Pav-lion “Porous Retreat” Location: Bojong, Bandung City Status: Completed, 2026 Design: @3.1_designworkshop Built by: @wirosa.id #endlesspossibilities
0 5
18 days ago
Student Center FH UNPAS – Reimagining Academic Space (2026) Renovasi ini kami posisikan sebagai ruang akademik yang tidak seharusnya netral, statis, atau sekadar fungsional. Tetapi harus menjadi medium yang memproduksi energi intelektual. Dengan mengkurasi atmosfer, cahaya difragmenasi melalui lapisan kanopi transparan, secondary skin, dan permainan kisi-kisi linier. Dinamika desain ini merespons iklim tropis bukan sebagai batasan, tetapi sebagai generator pengalaman ruang yang dialami secara filosofis, menanggapi optimisme pandangan terhadap sistem performatif—tentang ventilasi, porositas, dan hubungan konstan antara dalam dan luar.  Koridor yang sebelumnya sekadar sirkulasi kini diangkat menjadi social spine—ruang transisi aktif, tempat interaksi, diskusi, hingga kontemplasi. Vegetasi tidak hanya menjadi elemen estetika, tetapi juga bagian dari strategi mikroklimat: menurunkan suhu, menyaring cahaya dan membangun koneksi visual dengan alam. Pendekatan eksperimentasi hadir melalui bentuk resistensi terhadap banalitas. Linear ceiling, pencahayaan indirect, dan eksplorasi material sebagai gesture artistik yang membangun emosi menghadirkan kontras antara rasionalitas dan fluiditas pengalaman ruang. Studi  ini mencoba mendifinisikan ulang tipologi student center:  Ia menjadi arena produksi gagasan. Tempat di mana percakapan terjadi, perspektif ditemukan, dan identitas dibentuk. Bukan hanya ruang berkumpul, tetapi platform spasial untuk ide, kolaborasi, dan identitas generasi baru. Project: Student Center Pasundan University, Faculty of Law Location: Lengkong, Bandung City Status: Completed, 2026 Design: @3.1_designworkshop Built by: @wirosa.id #endlesspossibilities
0 1
20 days ago
“Sintesa Ruang antara Keteraturan dan Ketidakteraturan” DT- PS/ Design 67 (2025) Taman kota memiliki peran signifikan sebagai mikrokosmos cerminan pola-pola masyarakat yang saling bersinggungan, dampak itu dapat menjadi katalis bagi organisme yang dapat menunjang keterkaitan antara manusia dengan alam. Manifestasi alam sebagai tempat untuk kembali dapat menghasilkan ketenangan dalam kepadatan kota yang semakin lama melupakan jati dirinya.  Sintesa ruang antara keteraturan dan ketidakaturan di robek dalam garis imajiner antara aksis fisik dan aktivitas dinamis, sehingga menciptakan bahasa yang jamak dalam rumpun kesatuan bahasa yang holistik, terbaca keberadaannya namun sukar untuk dipahami secara pesat, proximity antara spektrum yang saling bersinggungan dalam inti ketenangan guna menciptakan relaksasi secara pasif, berjalan namun enggan untuk terarah. Perpanjangan tangan antara siklus pemulihan di jantung Kota Bandung, bersinggungan dengan paparan cahaya lama yang masih berbekas akan kelembaban dan energi panas yang menghasilkan percikan harapan akan peremajaan citra baru di Taman Panatayuda, irisan akan memori lama dan suntikan ketenangan menghasilkan spirit akan kedalaman jiwa, berhenti sejenak dan melepaskan indra untuk mengambil alih perannya.  #31designworkshop #Design #DesignThinking #Landscape #Desain #Archdaily #Art #Archdaily
0 0
6 months ago
We are recruiting! Junior &/ Intern Architectural & Interior Designer Creative & Enthusiastic to Learn with scope across advanced design stages (Schematic Design, Design Development, Construction Documentation, and Site Supervision) 3.1 Design Workshop Experiment - Essential - Core We do rooted practice that creates unity from difference while aiming to cover many sides of plural architecture sphere by considering problem solving factors and trying to find the truth of ‘way of life and thinking’—manifested in spatial design, emphasizing sustainable ‘alternative space’, design thinking and sustainable processes to adapt changing times. Please send your CV & Portfolio to [email protected] before July 31, 2025. Home Office Bandung - Indonesia +62 811 - 2210 - 031 E-mail: [email protected] #31designworkshop #architecture #hiringjuniorarchitect #nowhiring #lokerarsitek #lokerarchitect #lokerbandung #hiringarsitek #architecthiring
113 0
10 months ago
University Exhibition Hall “Komposisi Narasi Dioramatis” DT- EH/ Design 04 (2025) Manifestasi citra berperan dalam perspektif imajiner dalam merangkai secara konseptual gubahan akan visi dan misi yang berkaitan dengan ide dan gagasan akan dunia yang lebih ideal, dalam hal ini narasi yang di kembangkan merupakan semangat akan kemajuan dan kebaruan dari experimentasi dan prototipe sebagai siklus kreasi mahasiwa dalam upaya menjawab pertanyaan terkait way of thinking & way of life dalam konteks keteknikan. Dengan tema Teknologi & Budaya, menghadirkan kesan ‘Struktural’ lewat permainan tektonika sambungan ekspresi sistem struktur dan seni dalam semangat ‘Avant-garde’ sebagai ekspresi pameran lewat karya dalam simbolisme arus kontemporer. Dalam batasan penerapan prinsip adaptive reuse dari pengalihan fungsi lama berupa kelas menjadi fungsi pameran dengan mempertahankan keaslian yang masih layak dipertahankan dan memberi ‘sisa’ spirit yang kuat adanya, diharapkan akan menjadi katalis lingkungan yang dapat memberikan semangat yang baru dalam lingkungan belajar mengajar. #31designworkshop #Design #DesignThinking #Architecture #Arsitektur #Desain #Archdaily #Exhibition #Art #Archdaily
105 0
10 months ago