Jangan Lupa Senyum!
Mata, hidung, telinga, mulut.
Mata berkedip, ia melihat.
Hidung menghirup, ia bernapas.
Telinga terjaga, ia mendengar.
Mulut, lagi-lagi ia sedang cemberut.
Mata, hidung, telinga, mulut.
Mata melihat, ia mengkerut.
Hidung bernapas, ia mengkerut.
Telinga mendengar, ia mengkerut.
Kata si Mulut, “Aku sudah bertambah renta, banyak pikiran.”
Dan ia tetap cemberut. .
Serentak mata, hidung, telinga, berkata:
“Jika bertambah tua membuatmu terus cemberut, maka jadilah anak kecil!” .
.
Lalu di halaman sekolah, di depan kelas, di parkiran, hari mendung atau sedang cerah,
si Mulut terbuka,
dan ia tersenyum.
Ditulis oleh
@addelweise di Yogyakarta, 14 Juli 2019.
Difoto di Langke Majok, Manggarai, NTT - November 2018.
#1000kata #MendefinisikanKemanusiaan