Cinta untuk Tur SAMA SAMA.
“Semoga selalu ada kesempatan untuk kita berkarya di waktu sekarang dan masa-masa yang akan datang.”
@__dere
“Aku ingin menikmati tiap kita ketemu. Soalnya, aku tahu beberapa tahun atau mungkin besok setelah Tur SAMA SAMA selesai, aku akan rindu jadi aku mau taruh Tur SAMA SAMA di tempat yang paling istimewa di hati aku.”
@idgitaf
“Kebersamaan, keragaman, perbedaan, tapi persatuan juga.”
@kuntoajiw
“Wow, ternyata bisa ya kita berkolaborasi lima orang penyanyi, musisi dengan karya masing-masing. Ternyata bisa membentuk satu kolaborasi yang indah.”
@salpriadi
“Mudah-mudahan kenangan yang sama-sama kita ukir di Tur SAMA SAMA, mulai dari proses kreatif sampai terselenggaranya, akan menjadi kenangan yang begitu indah di hati kita masing-masing.”
@tulusm
Sudah jatuh suka dengan bernyanyi sejak lama. Kian hari kian percaya bahwa di tengah kelana ini, salah satu tugasnya adalah untuk bernyanyi. Semoga di satu kali hidup dan laju waktu yang terus maju, kita semua diberi mampu untuk terus menemukan remedi, sedikit-sedikit, dari hari ke hari.
Syukur dan banyak terima kasih untuk seluruh yang terlibat di dalam Jatuh Suka, Remedi, Kelana, Satu Kali dan seluruh lagu di Album Manusia. 🤍
.
💙🙏🏾⬛️⚪️❤️
Koleksi spesial Sejauh Mata Memandang x TULUS merupakan hasil kreasi ragam motif Sejauh dipadukan dengan makna lirik dan tarikan garis tangan Tulus sehingga membentuk karakter visual sebagai representasi visi dari Sejauh Mata Memandang dan TULUS.
Diproduksi bersama mitra artisan @studiosejauh , koleksi ini kini bisa ditemukan di Toko Pop-Up Plaza Indonesia dan situs sejauh.com.
Sampai jumpa 🤗🌹🙏🏾
#kolaborasi #collaboration #koleksiterbatas #limitededition #sandangsirkular #circularfashion
Panggung ke panggung kita, sudah di bulan kedelapan 2025. Penuh syukur. Kesempatan yang semoga, turut membawa bahagia untuk kita semua.
Terima kasih banyak. Jalan terus!