Beberapa hari lalu, lihat video di sosial media.
Ada anjing yang lucu, duduk manis di kursi belakang Bajaj.
Badannya putih bersih, matanya berbinar, mukanya senyum manis. Waktu Bajajnya berhenti, ekornya mulai kibas-kibas, mungkin anjing ini pikir akan ada keluarganya yang jemput, tapi ternyata supir Bajaj ini diminta antar anjingnya ke sebuah shelter.
Hari ini lihat lagi berita, ada anjing dilempar dari mobil dipinggir tol. Mukanya luka.
Tadi di jalan, ada mobil yang super ngebut, ngejar satu mobil.
Nggak tahu apa salahnya, tapi yang terlihat mobilnya dipepetin ke mobil yang dikejar, di klakson dan diteriakin. Bikin kagok mobil-mobil lainnya. Beberapa mobil bahkan jadi ada yang hampir mau tertabrak.
Malam ini, gw lagi lihat-lihat album foto di hp.
Lihat pemandangan yang beberapa waktu lalu gw foto dari atas pesawat. Rasanya damai, indah dan tenteram sekali.
Mungkin ini rasanya waktu dulu manusia belum merasa terlalu pintar.
Mungkin ini rasanya waktu dulu manusia belum terlalu serakah.
Mungkin ini rasanya waktu dulu manusia masih punya hati untuk peduli sama sekitarnya, bukan hanya sama sesama manusia tapi juga alam dan binatang.
Mungkin saat ini Tuhan memang perlu ingatkan bahwa manusia hanya numpang sementara di dunia.
YU.TO.RI (noun)
The conscious act of slowing down to allow us to savor the world around us. The refusal to rush. No talking. Just absorbing the world around us with no goal except to see. Spaciousness.
@__dere ini foto-foto bunganya ku dokumentasikan langsung dengan HP dan jari-jari montokku.
Bukan diambil dari internet.
Jangan digibahin sama Gen Z @rshdshaquille@rayhannpasha@jerrellbruinier 🤓😎😏😌😅
( ( jitak ya kalau pada ngakak! ) )