Man Will die, but not his ideas.
1. Banyak yang mengira ajaran Islam itu doktrin, yang selalu ada ancaman jika tidak melaksanakan perintahnya. Namun tidak dijelaskan secara rasional terhadap nilai penting melakukan perintah itu.
--> padahal Ajaran Islam jauh dari doktrin yang dipaksakan pada manusia untuk dipahami. Justru ayat-ayatnya merangsang akal pikiran untuk senantiasa bisa cerdas dan tidak cacat logika dalam memahami setiap perintah nya. Afalaa ta'qilun (apakah kamu tidak menggunakan akal?)
Jika kita memahami perintah nya dengan logika yang benar, maka saksikan dan rasakan manfaat yang sesuai dengan yang dibutuhkan manusia yang paling fundamental. Apa itu yang dibutuhkan manusia? Yakni KEBAHAGIAAN MAKSIMAL TANPA PENDERITAAN. Kita akan menemukan itu jika kita memahami perintahnya dengan akal, hikmah kisah nabi, dan ilmu pengetahuan.
2. Banyak yang mengira ajaran Islam itu mengekang kebebasan hidup. Tidak bisa kaya, tidak bisa senang-senang, dan tidak bisa bebas.
--> Justru di dunia ini sejak awal kebebasan itu semu/palsu. Karena di semua tempat bahkan yang melekat di dalam tubuh manusia pasti ada aturan baik tertulis atau tidak tertulis. Meskipun kita di gunung atau lautan yang jauh dari peradaban, tetap terikat aturan bahwa kita harus bertahan hidup dengan menyiapkan perbekalan. Itu juga aturan yang HARUS dilakukan. Jika tidak, maka tunggu bencana datang.
Sehingga aturan dalam Islam itu bukan mengekang kebebasan, justru aturan itu memiliki fungsi menyelematkan manusia dari penderitaan dan kesakitan. Itu logika yang benar.
Dan siapa bilang Islam tidak bisa kaya, tidak bisa senang-senang. Lah justru Tuhan dalam Islam membolehkan mencari rezeki sebanyak banyaknya dan menikmati dunia. Tetapi ingat kalau dunia itu Fana, jangan jadikan kenikmatan harta dan kesenangan duniawi menjadi tujuan akhir. Harusnya itu semua dijadikan alat/sarana mencapai kebahagiaan Akhirat.
Fakta sejarah menunjukkan Peradaban Islam masa dinasti Abbasiyah dan Umayyah Andalusia membuktikan kalau Islam itu kaya ilmu dan dan kaya Harta. Itulah seharusnya peradaban Islam yang mestinya kita ukir kembali di masa depan.
2025 penuh tekanan, fisik dan psikis dihantam dinamika kehidupan tanpa henti.
Mau bagaimana lagi, ini adalah resiko kehidupan, tetap berusaha menjadi lebih baik dalam segala aspek, tetap berusaha menjalani hal-hal baik dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia dan lingkungan sekitarnya.
Karena aku yakin akan ada balasan kenikmatan bagi orang-orang yang sabar dan bertahan.
Bukan karena keturunan.
Salah satu alasan mengapa diri ini memeluk Islam adalah ayat ayatnya selalu sesuai dengan Realitas Alam.
Salah satunya di Q.S : An Naml : 88
"Dan engkau akan melihat gunung-gunung, yang engkau kira tetap di tempatnya, padahal ia berjalan (seperti) awan berjalan. (Itulah) ciptaan Allah yang mencipta dengan sempurna segala sesuatu."
Benda sebesar itu tidak mungkin bisa dilihat berjalan dengan biasa, namun butuh pendekatan ilmu pengetahuan terkaitnya yakni Geologi. Sehingga berjalannya Gunung diakibatkan pergerakan lempeng bumi yang bergerak beberapa senti tiap tahunnya.
Islam telah menunjukkan kebenaran sains ini 1400 tahun yang lalu. Sungguh luar biasanya Islam dan ini hanyalah satu contoh saja.
Semoga semakin banyak yang mendapatkan petunjuk dan nikmat dari ajaran Islam ketika memahami makna dari ayat ayat Al Qur'an.
Bukan Hanya Kiai atau ustad
Namun...
Perintah Menyeru pada Kebenaran dan Maslahat
Berlaku Bagi setiap Umat yang Beriman Pada Allahu Ahad
Atau Berlaku Bagi setiap Umat yang Sadar Adanya Akhirat
Manusia, Makhluk luar biasa Ciptaan Tuhan yang diakui malaikat, sehingga ia mau bersujud padanya .
Namun Iblis yang menyombongkan diri tak taat dengan satu perintah untuk bersujud pada manusia .
Mirisnya Manusia Berani mengaku tak bertuhan, Sungguh suatu realitas hidup yang buta. Jauh di atas iblis akan kesombongannya
Apakah manusia ingin menjadi hewan, yang hidupnya hanya memangsa untuk diri dan koloninya?? Padahal itu adalah sesuatu yang hina.
Sungguh agama tanpa ilmu itu Lumpuh dan ilmu tanpa agama itu BUTA.
#ngajibareng
Two Version from me✨
-Pesan moral yang sering kita dengarkan, adalah suatu hal yang kadang membosankan
-namun jika dihayati sekalian,pesan itu tetap memiliki dampak positif yang telah diberikan
-memang setan selalu membisikkan, agar kita cukup dan menjauh dari jalan kebenaran
-oleh karena demikian, tetaplah kita kuatkan iman dan perdalam pengetahuan.
-Agar tak terjerumus dalam lubang jalanan,yang dapat membuat kita menyesal di hari kemudian
back to school, back to campus, back to work,back to breakdancing, and back to anything in this life, in the end we return to god
@bboyingofficial@smkn2sby
Alhamdulillah lebih termotivasi setelah melihat indahnya dunia, bagaimana dengan indahnya surga?? Namun saya heran,kenapa di puncak tidak ada pantai ya? Wkwkwk