@_memomemoria 2025
Jumat, 4 Agustus 2023 sempat menonton Pertunjukan Berhatinya Mas Sal @salpriadi atas ajakan Mba Dian @dyanze dan pulang dengan perasaan takjub.🤯
Pertama kali kenalan dengan Mas Gondi @andigondi kebetulan pas dapet tugas kantor di acara konferensi pers Tur SAMA SAMA (25/4).
Senin (20/10) sore telepon masuk dari DM Instagram, Mas Gondi ngajak untuk motret Memomemoria 2025. surreal. 🫡
"lo ada kamera analog gak?" Mas Gondi nanya biar ada POV lain di belakang panggung dan langsung mikir pake kamera analog punya mama tapi ternyata udah gak bisa hahaha.
Akhirnya kepikiran minjem analognya Mas Abi @abism suwun!
dev & scan @ojisanfilmlab.jkt
Nasi(b) Sudah Menjadi Bubur
Kalau kita lihat tukang bubur ayam di jalan, biasanya yang langsung terlihat adalah laki-laki. Padahal, ada peran perempuan di balik itu semua, mereka yang ikut membantu, tapi sering kali tidak dianggap sebagai bagian dari kerja tukang bubur. Lewat proyek ini, saya ingin menunjukkan peran perempuan yang memegang peran ganda: mengurus pekerjaan rumah tangga sekaligus terlibat langsung dalam usaha keluarga.
Mereka yang bangun lebih pagi untuk masak bubur, siapkan bahan, goreng kerupuk, sambil tetap menjalankan tugas domestik seperti mengurus anak dan membereskan rumah. Pekerjaan ini sering dianggap “biasa” karena sudah jadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Tapi justru karena sudah begitu melekat, kontribusi mereka sering tidak terlihat dan tidak dianggap penting.
Lewat rangkaian foto ini, saya ingin membuka ruang dialog tentang kerja tak terlihat, tentang maskulinitas yang dibentuk dan diwariskan, serta tentang bagaimana budaya patriarki masih hidup di ruang-ruang paling dekat dengan kita.
*
Slamet Pujiono merupakan pekerja swasta di bidang fotografi yang bekerja di Agensi di Jakarta. Ia memulai karir sebagai Desainer Grafis sekaligus Freelance Fotografer untuk Agensi Buku Tahunan sejak tahun 2015 hingga 2022.
Selain menggemari fotografi ia juga gemar melihat pertunjukan musik dan komedi karena kegiatan tersebut bisa membawa nya keluar dari rutinitas yang ada.
Nasi(b) Sudah Menjadi Bubur merupakan tugas UAS semester I yang dikerjakan Slamet pada program #PannaFutureTalents2025
#PannaFoto #PendidikanVisualStorytelling #PFT2025 #BerceritaKarenaBiasa
Mari berkenalan dengan peserta Panna Future Talents 2025 melalui portfolio mereka, dan say hi!
Foto-foto Slamet banyak lahir dari momen perjalanan sehari-hari, candid di transportasi umum, aktivitas malam hari, hingga suasana event olahraga. Dengan kamera maupun ponsel saat penugasan kantor, ia menangkap dinamika manusia dalam ruang publik, cahaya yang dramatis, dan gerak tubuh yang merekam energi keseharian.
*
Slamet Pujiono adalah fotografer yang bekerja di sebuah agensi di Jakarta, ia memulai karier sebagai desainer grafis sekaligus fotografer lepas untuk agensi buku tahunan sejak 2015 hingga 2022, sebelum akhirnya memutuskan untuk fokus penuh sebagai fotografer.
Selain fotografi, Slamet gemar berolahraga serta menikmati pertunjukan musik dan komedi sebagai cara keluar dari rutinitas. Ketertarikannya pada berbagai aktivitas ini turut mempengaruhi cara pandangnya dalam berkarya.
Portfolio ini merupakan foto yang dikirimkan pada saat mendaftar dan mengikuti proses seleksi program #PannaFutureTalents 2025
#SemuaBisaJadiCerita #BerceritaKarenaBiasa #PannaFutureTalents #PendidikanVisualStorytelling #PFT2025 #PannaFoto
Just one more day to pre-order the photoworks by our friends at Panna Foto, dedicated to Ibu Riamina.
With all our hearts, thank you to everyone who has donated and shown their support.
Untuk berdonasi melalui pembelian karya foto , tautan ada di Bio 🙏🏻🫶🏻
Song : @peronamusik - Penyintas
Setiap kerja keluar kota selalu bersyukur bisa dapet pemandangan untuk bengong sejenak. Berikut foto yang bisa saya ambil menggunakan Sony DSC-U40 selama di Bali.✨🍃 🌊 #bengongenakbanget
Unfiltered & Unstoppable: Slamet Pujiono Captures Life in Its Rawest Form
He never had the fanciest gear or formal training—just a boy, a borrowed camera, and a deep love for memories. What began with his mother’s photo album became a lifelong pursuit of capturing life as it truly is: raw, real, and worth remembering.
#VisualStoryteller
#SlametPujiono
NusantaRun Chapter 12: A New Journey in Bali! (Gilimanuk - Batur 145 KM)
145KM from Gilimanuk to Batur, uniting runners for a cause! Together, we raised Rp280,874,459 for the #KejarCita Program, supporting student-athletes and students with disabilities in Bali.
Thank you to everyone who made this possible! The journey continues—keep supporting NusantaRun!
Producer: @slametable
Director: @bimafatahk
Video editor: @hs.been
Music by: @ibo_ibo_ibo_ibo_ibo_ibo_ibo
#BerjejakMenggelora
#RayakanKebaikan
#NusantaRunBaliSeries
Nusantarun merupakan acara lari amal yang bertujuan untuk membantu pendidikan di Indonesia. Di Nusantarun Chapter 12 ini Para pelari harus berlari dengan jarak hingga 145km dari Gilimanuk sampai Batur.
Bersama Yayasan Guru Belajar, Nusantarun akan memberikan beasiswa penuh hingga perguruan tinggi kepada murid disabilitas dan atlet pelajar yang berdomisili di Pulau Bali.
Terima kasih atas kesempatannya Mas @christophertobing & Datuk @rilektongpalsu untuk mendokumentasikan Nusantarun Chapter 12. Kesempatan ini lebih dari sekadar partisipasi.
Semua orang baik sudah berjuang bersama hingga hari ini. Kamu juga bisa ikut berjuang dengan cara berdonasi ke link berikut 🔗 kitabisa.com/nusantarun