The idea of the natural is approached not as a fixed truth, but as something suspended between direct experience, representation, and social construction. It begins from a sense of enchantment that emerges in fleeting moments, guiding perception before it is fully understood, and shaping how reality is later remembered. Nature appears as both event and framework, revealing what is allowed to remain beautiful, what is constructed as beauty, and what may be altered or removed. Within these shifting conditions, the natural is not something stable or original, but something continuously negotiated through material, perception, and overlapping experiences.
Essay by Sectio Agung
In collaboration with SURVIVE!Garage
Opening Reception
Friday, 10 April 2026
19:00 WIB
SURVIVE!Garage
Jl. Nitiprayan No.99 RT 03, Jomegatan, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
The exhibition will run from 10 until 24 April 2026
Project 010
Atosakuru
Dalam ๐๐๐ง๐๐ค๐ช๐จ ๐ผ๐ฉ๐ฉ๐๐ข๐ฅ๐ฉ๐จ ๐๐ฃ๐ก๐ฎ yang kedua, lagi-lagi Sectio Agung bercerita akan pengalamannya menyelami lautan kertas milik @irfanhendrian dalam pameran tunggalnya di Ara Contemporary.
Irfan Hendrian (l.1987) adalah seorang seniman dan perupa grafis yang secara konsisten mengeksplorasi sekaligus mendorong batas batas kualitas formal kertas serta potensi skulpturalnya. Di tangan Hendrian, kertas tidak lagi sekadar menjadi bidang datar untuk menampung representasi visual. Ia menjadikannya sekaligus sebagai pigmen dan kanvas, lalu membentuknya menjadi objek dan instalasi yang semakin kompleks serta berskala lebih besar seiring perkembangan praktik artistiknya.
๐๐๐ง๐๐ค๐ช๐จ ๐ผ๐ฉ๐ฉ๐๐ข๐ฅ๐ฉ๐จ ๐๐ฃ๐ก๐ฎ adalah rubrik opini dan kritik seni Grong yang memuat upaya membaca karya, peristiwa, dan geger-geger lainnya secara sungguh-sungguh. Tidak dimaksudkan sebagai otoritas penilaian, melainkan sebagai ruang latihan berpikir dan menulis pendapat secara terbuka. Program ini dipahami sebagai proses yang terbuka terhadap keraguan dan kemungkinan keliru, namun tetap dijalankan dengan tanggung jawab dan keseriusan.
Esai lengkap dapat dibaca pada kanal medium Grong Socius. Tautan pada Bio.
#pinkisthenewpunk
Grong Socius 2026
Dalam ๐๐๐ง๐๐ค๐ช๐จ ๐ผ๐ฉ๐ฉ๐๐ข๐ฅ๐ฉ๐จ ๐๐ฃ๐ก๐ฎ, Sectio Agung bercerita akan pengalamannya, melancarkan pendapatnya, juga mencoba menyelami karya dan kuratorial dari pameran Young Blood: OhTeWe yang diselenggarakan di Kebun Buku. Datang sebagai pengunjung, Ia mencoba menelisik bagaimana arah dan pandang para seniman dalam apa yang mereka tampilkan, begitupun kuratorial pamerannya.
๐๐๐ง๐๐ค๐ช๐จ ๐ผ๐ฉ๐ฉ๐๐ข๐ฅ๐ฉ๐จ ๐๐ฃ๐ก๐ฎ adalah rubrik opini dan kritik seni Grong yang memuat upaya membaca karya, peristiwa, dan geger-geger lainnya secara sungguh-sungguh. Tidak dimaksudkan sebagai otoritas penilaian, melainkan sebagai ruang latihan berpikir dan menulis pendapat secara terbuka. Program ini dipahami sebagai proses yang terbuka terhadap keraguan dan kemungkinan keliru, namun tetap dijalankan dengan tanggung jawab dan keseriusan.
Esai lengkap dapat dibaca pada kanal medium Grong Socius. Tautan pada Bio.
#pinkisthenewpunk
Grong Socius 2026
Pada ๐๐๐จ๐ฅ๐ค๐ฃ๐จ๐ edisi pameran Terpetakkan, @sectioa menuliskan esai penuh mengenai pandangan dan kritiknya terhadap pameran Terpetakkan. Disertai kompilasi lengkap dari liputan @cetingpress dan @grongsociuss ย
Response adalah sebuah program yang dibangun dalam rangka meningkatkan diskusi, kekuatan pembahasan, serta membangun budaya kritik seni ditengah ekosistem seni rupa kontemporer. Response pada setiap program pameran Atosakuru akan melibatkan penulis untuk menghasilkan esai yang mengulas, memperpanjang, dan mengkritis pameran. Secara bebas dan berjarak dengan instrumen pamerannya.
Digital Zine ๐๐๐จ๐ฅ๐ค๐ฃ๐จ๐ dapat dibaca pada tautan di bio.ย
Atosakuruย
2026