Eksplorasi tekstur dan estetika melalui karya mode, Rinda Salmun (
@rindasalmun ) dengan identitas kreatifnya yang kuat dan progresif kini berkolaborasi dengan Tobatenun, mengemas Tenun Batak dengan gaya baru. ‘Tao’ berasal dari bahasa Batak yang berarti danau. Koleksi ini terinspirasi dari keindahan Danau Toba dan lanskap sekitarnya—mulai dari permukaan danau yang tenang, air terjun Uluan Toba dan Efrata, hingga formasi bebatuan di perbukitan Aek Rangat. Melalui koleksi ini, Rinda Salmun mengangkat harmoni antara alam dan desain kontemporer dari Ulos Sadum.
Siluet dan detail material tenun kontemporer hasil kreasi Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) inj mencerminkan tekstur air, bebatuan, lumut, hingga kontur pegunungan yang memeluk Danau Toba. Koleksi ini dirancang untuk gaya sehari-hari yang dinamis, menampilkan sentuhan modern-tradisional melalui eksplorasi detail wastra Indonesia kontemporer hasil inovasi Tobatenun.
Presentasi koleksi ini ditampilkan pada acara kolaborasi Tobatenun dengan Sopo Del Tower bertajuk ‘MAULIATE’ yang berarti ‘terima kasih’ dalam Bahasa Batak. MAULIATE merupakan sebuah bentuk syukur atas kekayaan alam Bumi, yang terinspirasi dari acara ucapan syukur adat Batak pada masa panen, Gotilon. Acara ini tak hanya sebagai ajang kolaborasi Tobatenun dengan desainer Indonesia, namun juga sebagai pengenalan kembali Sopo Del Tower sebagai ruang kolaborasi yang inklusif dan dinamis.
Koleksi ‘Tao’ kolaborasi eksklusif Tobatenun dengan Rinda Salmun dapat ditemukan di Studio & Gallery Tobatenun, Ground Floor Sopo Del Tower, Jakarta Selatan. Kunjungi pula dekorasi yang terinspirasi dari Gotilon, serta suasana instalasi perayaan Natal di Sopo Del Tower, Jakarta Selatan.
#Tobatenun #BanggaBertenun #BanggaBerbudaya #TobatenunxRindaSalmun