Alkisah, menuju temaram kesekian, ada sebuah rame-rame di sudut kabupaten. Tidak jauh dari sentra baju bekas yang di Kediri lebih dikenal dengan kata gombek\nggombek yang merupakan akronim dari gombal bekas.
Tidak jauh dari tempat ini saya brojol dan lah mak bedunduk, tepatnya di sebuah poli bersalin tidak jauh dari buk pasar sapi. Kali pertama main di dekat sekali dengan tempat brojol adalah hahaha yang hihihi. Tapi itu gak penting, yang penting sehat bungah waras titi tentrem gemah ripah loh jinawi.
Malam itu, sebelum naik aku ngerasi, kok angine gak banter yo? Terus mari aku main lagek teko angine. Ncene nggarakno sumuk tapi yowes sesok nggowo kipas angin. Oh ya, sedari pagi saya sudah di gringging bersama istri tercinta saya
@sintania.sari (yang terfoto sedang ngevideo di slide ke 7) jaga toko
@sekarlogam dulu. Sebelum akhirnya jam 14.23 para dedengkot
@randy_kempel &
@mad_tiq ngabari kalo udah ada di venue. Padahal semayan ceksound jam 16.00 tapi mereka beralasan sedang banyak cegatan silop. Dadi yowes. Jam 16 lewat sekian kita sound check bersama crew seng rodok ngeri yaitu
@pradio_mp yang suaranya bisa di dengar di lagu-lagunya igmo tapi kabarnya juga mau rilis yang
@diosoulo opo yo igne ketoke wingi enek.
Dan acara berlangsung dengan aman, tentram dan damai tanpa ada adu jotos apalagi ada yang mberot. Terima kasih bojoku yang sering tak repoti. Terima kasih
@trilogi.space akhirnya saya bisa main di gringging. Terima kasih segenap yang mau ngebantu sepurane rung iso mbayari terutama pringles 5 dus. Terimakasih mas
@m.adityamaulana & mbak
@widniprt sebagai tukang foto seng keren. Dan akehlah pokoke.
Ingat!
OJO TURUUU SOREE SOREEE!!!!