Tiga bulan yg lalu, q membuat gambar sampul buku karangan Remy Sylado yg akan diterbitkan oleh
@shiramedia , tentu saja q senang, karena q juga mengumpulkan bbrp buku dan kaset Remy Sylado, yaitu salah satu orang mbeling. Dua judul buku ini nyambung, dan termasuk karya Remy waktu dia masih muda. Bercerita roman sejarah yg kayaknya jarang dibahas karena berlatar pada masa penjajahan Spanyol di Menado, mengisahkan orang2 mestizo pd zaman tsb.
Sbagai tukang nggambar, cukup sulit juga utk membayangkannya. Jadi, yg q buat inspirasi dari rancangan sampul cetakan pertamanya, skitar th. 1968.
Permintaan dr penerbit, gambar kedua sampul ini menyambung, jd q membuat potongannya tdk terlalu nampak, agar tdk harus berjajar (tapi perlu punya keduanya ya😊).
Seperti biasanya, gambar ini q buat dengan tehnis cukilan kayu, persiapannya cukup banyak, yakni mempersiapkan kayu, karena ukurannya ckp besar, q memakai kayu sambungan yg kemudian dipaku bagian pinggirnya, supaya awet—Lalu membuat skets di atas kertas berwarna cokelat—pemisahan dua warna—mengasah pisau cukil—menempelkan gambar skets pada papan kayu—menyukil kayu—mencetak pecahan warna di kertas—yg terakhir, memilih hasil cetakan yg paling baik (pas, tidk bergeser, tinta cetak tdk terlalu tebal, jernih). Setelah gambar sudah jadi, q menggunakan scanner kepunyaan kakak q, kemudian diedit pakai manga studio (biar kayak mangawan), diberi huruf judul, nama penulis, di-Le-ot, lalu dilihat-lihat lagi. Tidak lupa, q membuat vignette untuk ditaruh di bagian blurb. Kira2 bgitulah processnya. Membuat cukilan kayu memang menyenangkan sekali, akan tetapi, jika terlalu fokus, bisa menyebabkan lupa waktunya mandi.
Gimana? Apakah cukup penasaran? Langsung saja order bukunya di
@shiramedia 👍🏿👍🏿👍🏿
#bukuRemySylado #shiramedia #mestizo #bukubaru #bukujadul #senicukil #OilBoundWoodblock #pecintaSeni #cukilankayu