Saya menyebut ini semua adalah ilusi pada kehidupan yang sebenar-benar nya itu terjadi.
•Seorang perempuan dari desa antah berantah datang untuk menjual selangkangannya, pada sepinya malam ia mengadu dengan angin yang kencang serta berhembus melewati daun telinga yang penuh kebisingan di antara pertaruhan dan kematian.
Tidak ada perjuangan yang sia-sia atas nama ilmu.
Bekal itu akan mendarah daging di antara ilmu yang kau petik di setiap saat. Dan Begitu pula mereka yang mengejar cinta atas nama nafsu akan sia-sia di setiap waktu perjuangannya.
PERJUANGAN BELUM USAI SAMPAI TANAH MERAH MENUTUPI SEMUA BAGIAN TUBUH YANG KITA PUNYA.