Terima Kasih Banyak, Untuk :
- Producer & Recorded : @muhammad_jamil_hasyani
(Record at @roomofour Studios)
- Mixed & Mastered : @ryanxhafiez (at Sapiens Record)
- Artwork : @vhalrasyid
Yang selalu membantu kami di setiap proses penggarapan EP “Meruncing Ke Bawah Tumpul Ke Atas”.
dan terima kasih juga untuk teman-teman semua yang sudah mendengarkan EP “Meruncing Ke Bawah Tumpul Ke Atas” dilayanan musik digital kesayangan kalian🖤 #MKTK
Kami dengan bangga mengumumkan rilis EP terbaru kami yang berjudul "Meruncing ke Bawah Tumpul ke Atas". EP ini menceritakan tentang keresahan yang marak terjadi disekitar kita.
"MERUNCING KE BAWAH TUMPUL KE ATAS" sudah bisa di dengarkan diseluruh digital music platform.
Artwok by @vhalrasyid at Roomour Studio
Hallo, Semuanya! Sudah lama rasanya tidak menyapa teman-teman melalui kanal Instagram kami. Mohon maaf, yah, kami agaknya sedikit sibuk membaca berita-berita yang kian hari kian berisik. Tapi mari kita rehat sejenak dari kebisingan obrolan petinggi negara, dengan bersenang-senang besok di @maracafe.id 🤞🏻🖤
Datang dari siang, karena banyak penampilan yang sayang untuk kalian lewatkan.
Jangan lupa juga, es kopi susu di tangan kanan, perlawanan di tangan kiri, dan masa depan di tangan orang dalam. Lah, Kok? Jadi kesitu..
Pokoknya ditunggu kedatangannya!🫶🏻
#MUSICREVIEW - "Queen Killer’s Meruncing Ke Bawah Tumpul Ke Atas: A Defiant Voice Against Injustice and the Passage of Time"
FULL REVIEW 👉 /2024/10/musicreview-queen-killers-meruncing-ke.html
Contact:
Instagram : @queenkiller.id
Email : [email protected]
Contact Person : +62 896-8086-6004 (Dinar Ho Audi)
Reviewed by @brutalsick for
#1921baliheadbanger #OnlineRadio
https://linktr.ee/1921baliheadbanger
#QueenKiller #NewAlbum #RockAlternative #MusicWithAMessage #DebutAlbum #OutNow #reviewmusic
GO WHAT??? GO TO GRAND OPENING MAHAKARYA MARA CAFE! 🤘🔥
Akhirnya sekian beberapa bulan kita sudah membuka Mara Cafe ini, dan kami akan membuka Mara Cafe secara resmi dan meriah dengan menampilkan beberapa performance dari band lokal dan DJ set pada acara Grand Opening ini!
Kami persembahkan :
Moondane (@moondanemusic )
Queen Killer (@queenkiller.id )
Sunatlazer (@sunatlazer )
Kendy Yora (@kendyyora )
Selain ada performance musik, bakal ada juga tenant dan brand fashion lokal yang akan menemani dan memeriahkan acara spesial ini!
Save the date!
Rabu, 7 Agustus 2024
Free Entry no ticket!
18+
Jangan lupa bawa KTP atau SIM
SEE YOU ALL #KawanMara
#MahakaryaMaraCafe #MaraCafeGrandOpening
Queen Killer merupakan band asal Sukabumi, yang mengusung genre Rock Alternative. Pada tahun 2023, Queen Killer menampilkan formasi baru dengan hanya ada 2 personel wanita di dalamnya. Yaitu Rupa Aglis (Vokal & Gitar) dan Dellyna Putri (Bass).
Setelah merilis dua single “Predestinasi” dan “Kalopsia” yang merupakan bagian dari mini album mereka, pada tahun ini Queen Killer resmi meriliskan Mini Album Perdananya yang bertajuk “Meruncing Ke Bawah Tumpul Ke Atas”.
3 Lagu yang dirilis untuk melengkapi keseluruhan Mini Album mereka, berjudul “Meruncing Kebawah Tumpul Keatas”, “Huru-Hara” dan “Parantheses Waktu”.
Sebagai bentuk pengawalan, “Meruncing Kebawah Tumpul Keatas” menjadi lagu yang mereka simpan di track pertama. Maraknya kejadian yang terjadi belakangan ini, membuat Queen Killer merasa geram. Dan salah satu berita kontroversial, yaitu kasus Pembunuhan terhadap salah satu anggota kepolisian yang di lakukan oleh oknum kepolisian, yang sampai saat ini kasusnya masih terus berjalan, namun seperti belum mendapatkan titik terang, karena hukum yang selalu berubah-ubah.
Dalam penggarapan Mini Album Perdananya, Queen Killer dibantu oleh Jamil Hasyani yang merupakan Komposer sekaligus Produser dan di produksi di Roomour Record, Mixing dan Mastering dibantu oleh Ryan Hafiez di Sapiens Record. Sementara dalam urusan grafis, nama Rivhal Al menjadi yang bertanggung jawab dalam hadirnya Artwork dalam Mini Album kali ini.
Mini Album “Meruncing Ke Bawah Tumpul Ke Atas” sudah tersedia di seluruh layanan musik digital antara lain, iTunes, Spotify, Joox dan layanan musik streaming lainnya.
@queenkiller.id
OPEN PRE-ORDER !!!
Queen Killer | Meruncing Ke Bawah Tumpul Ke Atas
Artwork by @vhalrasyid
- Black Premium Cutton 20s (Stitch Supply)
- Sablon Plastisol Ink
- Free Sticker Pack
Size Chart :
S (P:69 X L:46)
M (P:73 X L:50)
L (P:77 X L:54)
XL (P:78 X L:59)
XXL (P:82 X L:62)
Harga pemesanan Rp. 160.000,- (FULL PAYMENT)
FREE ONGKIR untuk wilayah Kota Sukabumi
Pre order session 10 Agustus - 30 September 2024
Whatsapp untuk pemesanan : 088213529862
Queen Killer merupakan band asal Sukabumi, yang mengusung genre Rock Alternative. Pada tahun 2023, Queen Killer menampilkan formasi baru dengan hanya ada 2 personel wanita di dalamnya. Yaitu Rupa Aglis (Vokal & Gitar) dan Dellyna Putri (Bass).
Setelah merilis dua single “Predestinasi” dan “Kalopsia” yang merupakan bagian dari mini album mereka, pada tahun ini Queen Killer resmi meriliskan Mini Album Perdananya yang bertajuk “Meruncing Ke Bawah Tumpul Ke Atas”.
3 Lagu yang dirilis untuk melengkapi keseluruhan Mini Album mereka, berjudul “Meruncing Kebawah Tumpul Keatas”, “Huru-Hara” dan “Parantheses Waktu”.
Sebagai bentuk pengawalan, “Meruncing Kebawah Tumpul Keatas” menjadi lagu yang mereka simpan di track pertama. Maraknya kejadian yang terjadi belakangan ini, membuat Queen Killer merasa geram. Dan salah satu berita kontroversial, yaitu kasus Pembunuhan terhadap salah satu anggota kepolisian yang di lakukan oleh oknum kepolisian, yang sampai saat ini kasusnya masih terus berjalan, namun seperti belum mendapatkan titik terang, karena hukum yang selalu berubah-ubah. Membuat mereka ikut bersuara melalui lagu tersebut. Lagu ini merupakan bentuk keresahan mereka terhadap hukum di negara tercinta kita ini. Dan mereka berharap, semoga aparat penegak hukum bisa bertugas dengan adil, dan tidak mengkotak-kotakan antar satu sama lainnya. Agar kita semua, yang hanya rakyat biasa ini, bisa selalu merasa aman dan senantiasa mendapatkan perlindungan yang sama.
Dan kembali dengan bentuk perlawanannya, di track kedua, Queen Killer menyuarakan keresahannya terhadap oknum-oknum tidak bertanggung jawab dengan meneriakan pasukan Huru-Hara. Di lagu ini, Queen Killer kembali bertanya mengenai hak-hak manusia yang di rampas oleh pihak tertentu. Penggalan lirik “Kabar kematian yang diberitakan, hanya jadi perbincangan yang akhirnya dituntut tuk merelakan” sebagai bentuk sindiran keras terhadap mereka yang tak peduli dengan kemanusiaan.
#burnthenews #burntheleaf #queenkiller #meruncingkebawahtumpulkeatas