Periplus Official Bookstore

@periplusid

👇🌟 Most Wished🌟👇
Followers
100k
Following
7,249
Account Insight
Score
43.67%
Index
Health Rate
%
Users Ratio
14:1
Weeks posts
Hai Bibliobesties. Kali ini Periplus kembali menawarkan program TWO-HOURS DEAL yang berlangsung pada 4 sampai 6 Oktober 2023. Selama periode program, promosi akan berlangsung tiga kali dalam sehari dengan durasi dua jam. Sesi pertama mulai pukul 09.00 WIB, sesi kedua pukul 13.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 20.00 WIB.  Di promo ini kalian bisa menikmati diskon hingga 50%. Lebih untung lagi jika kalian memiliki PEC permanen, kalian akan mendapatkan 5% poin cashback! Poin ini bisa kalian gunakan untuk pembelanjaan selanjutnya. Yuk, buktikan!
251 5
2 years ago
Selamat jalan, Profesor. Pertemuan pertamaku denganmu saat Harry Potter akhirnya punya seseorang yang sungguh mencintainya, sebagai Bapak Baptis, Sirius Black. Harry Potter and The Prisoner of Azkaban adalah ruang pertama kita bersua. Awalnya ragu, dan agak membanding-bandingkan peran perdananya sebagai Penyihir Terbesar dalam Kartu Kodok Coklat, Albus Dumbledore. Permainan karakter pun sesuai dengan kata 'albus' (dalam bahasa Latin berarti putih dan cerah). Putih dan Cerah perpaduan 2 nuansa yang selalu membawa aura positivisme, mental healing, kebijaksanaan, ketenangan, dan optimisme. Terima kasih, sudah membawakan watak seseorang yang menyinarkan kebijaksanaan dan tidak ada judgemental. Di balik segala keusilan anak-anak Hogwarts, Albus tidak sekalipun melakukan judgmental, menilai secara sepihak. Hampir pasti, selalu memberikan sudut pandang yang kaya akan cinta dan afeksi. Bahkan, terhadap Draco pun, Perimin teringat kata-kata Dumbledore, " ... Draco, dulu aku berjumpa dengan seorang anak yang pernah membuat kesalahan saat memilih. Please, let me help you." Sungguh hangat bukan? Kita memiliki seorang pendidik yang sedemikian bijak dan selalu memberikan kesempatan untuk bermimpi dan menjalaninya, menjadi diri sendiri, dan yang terpenting: Tidak Sekalipun Mudah Memberikan Judgement! Selamat beristirahat, Profesor.
1,743 13
2 years ago
Hand Signed Edition Circe adalah putri dari Dewa Matahari, Helios, dan Perse sang bidadari lautan. Meskipun Circe keturunan dari dewa dan bidadari, dia tidak memiliki kekuatan ataupun kecantikan seperti saudara-saudaranya. Namun, ketika dia jatuh cinta dengan seorang manusia, makhluk yang memiliki usia pendek, membuat Circe berusaha keras mencari kekuatan untuk mendapatkan kehidupan abadi. Hanya dijual melalui @periplus_directselling
235 3
2 years ago
Casually dropping book recs, bc I'm too lazy to describe them one by one 😂... Purchased most of these from @periplusid , don't forget to sign up as a PEC member! 🦋🍀 #bookreview #booklover #bookgram
316 1
2 years ago
Dear BiblioBesties, Mau tanya dong, jika benarlah sebuah keyakinan bahwa pengalaman membaca itu adalah pengalaman personal, mungkinkah kita membaca sebuah buku sampai berkali-kali seperti pengalaman hidup yang bisa kita alami beberapa kali? Sebut saja, pengalaman naik kelas, perjumpaan, perasaan ditinggalkan, tidak diacuhkan, perpisahan, keberhasilan, atau juga kegagalan. Kata orang, buku yang sama, yang kita baca untuk kedua kalinya, menyiratkan makna yang berbeda. Ini katanya. Saat Perimin merenung kembali, ada benarnya. Beberapa buku yang kembali Perimin baca lantas semacam menimbulkan tanya di kepala, "Eh, ini ni, kok mirip ya?" "Emang ada bagian ini?" "Nah, ini nih. Kok baru nyadar?!" "Kok baru ngeh ya?!" Selain buku untuk paper, skripsi, dan tesis yang dibaca beberapa kali, ini ada buku yang sempat Perimin baca lebih dari sekali, buku agak lama memang, tapi ... lebih mendalam, pada akhirnya saat dibaca untuk kedua kalinya.
720 29
2 years ago
How can we nourish our imagination in a world that often drains it away, especially in a nation like ours? The answer lies in living a curious life. And to live a curious life, one must have a library stocked with piles and piles of books. These books aren't just the ones you've read; they're the unique conversations you've had, the destinations you've traveled to, and the people you’ve met. We're excited to announce that our meeting place for this Saturday is none other than the prestigious National Library of Indonesia. On top of that, it is also an honor to collaborate with our official knowledge partner, Periplus Bookstore. Together, it feels invigorating to be recognized and united in our shared mission—to educate and expand the horizons of younger generations. See you at Lyceum Vol. 5, an Endgame dialectical lecture series.
9,427 77
2 years ago
Tak tumbang gajah diamuk si jago merah. Puja syukur untuk segala bentuk belarasa yang mengalir lewat doa, berita, dan cerita. Amukan si jago merah tak mampu luluhlantakkan si gajah. Melalui twitter, akun Museum Nasional Indonesia mengabarkan kebakaran yang melanda Museum Nasional Indonesia pada Sabtu, 16 September, pukul 20:08 WIB. Kesigapan para pasukan serba-bisa-damkar meredam amukan api tak sampai 2 jam. Tak sampai 45 menit, si jago merah tak kuasa merambat. Terima kasih, para petarung api! Artefak, prasasti, dan beragam simbol Indonesia masa klasik terselamatkan. Tanpa korban jiwa! Museum Nasional Indonesia adalah bukti legalitas atas rasionalitas dan ilmu pengetahuan bangsa ini. Berawal dari sumbangan buku dan beberapa artefak budaya sekitar tahun 1778, lahirlah sebuah asa mengembangkan pemikiran kritis akan simbol-simbol kebudayaan. Pada tahun 1871, mulai lekat dengan nama Museum Gajah sejak ditahtakannya patung gajah perunggu hadiah dari Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand. Kejayaan intelegensia manusia terekam di dalam wujud bangunan yang mengingatkan kita pada era roh Aufklarung "Dare To Think" masa-masa Pencerahan: Romantik agak Klasik, menempatkan akal budi manusia sebagai pusat dan rujukan segala pertimbangan. Dari sinilah, intuisi akan kebebasan, kesetaraan, keadilan, kemanusiaan, juga kemajuan tak hanya isapan jempol. Lekas pulih, Gajah! Kami kan lebih sering mampir. Janji!
3,633 51
2 years ago
Dear BiblioBesties, Perimin mau tawarkan koleksi-koleksi baru yang mendarat pada September 2023 ini di Periplus. Sudah terpasang rapi di rak-rak buku dan menanti kamu. Hampir semua seri yang Perimin rekomendasikan memang fiksi dengan bumbu-bumbu cinta dan misteri. Kedua tema ini memang seolah tiada ada hentinya menginspirasi. Entah gelora cinta atau misteri masing-masing menyimpan beragam teka-teki. Bedanya, teka-teki misteri selalu mengundang tenaga dan semangat untuk segera menguak tabirnya. Sementara, dalam urusan cinta, justru teka-teki ini yang dibiarkan tidak tersingkap begitu saja. "Biar kita menaruh rispek!" Sbab, katanya, kodrat manusiawi itu menuntun seseorang untuk menaruh rasa hormat pada hal-hal yang tidak terkuak misterinya. Rasa cemas ingin tahu, kepo-kepo lah yang semacam menjadi adrenalin bak sensasi pedas di dalam sebuah sajian: bercita rasa! Ini Perimin rekomendasyikkan bagimu.
196 0
2 years ago
#NembangChallege #DisneyJawa Ini sebuah repost dari @asisichannel yang bikin konten: NGE-CHALLENGE ISTRI MELAGUKAN RAMAYANA VERSI INGGRIS, EH MALAH DIBIKIN VERSI DISNEY 😄 Pada suatu hari, Mas @reinardusdoddy mengirimkan sebuah buku nan elok ke Mas Asisi. Judulnya, Ramayana karangan Walmiki yang merupakan terjemahan bahasa Inggris. Ini versi ringkasan tapi rima puisinya indah sekali, dan harusnya, bisa dinyanyikan! Iseng, Mas Asisi nantangin @selviyahanna untuk melagukan Ramayana canto L: Jatayus. Eh, ternyata hasilnya ok juga. 👍👍👍 Yang berminat beli bukunya bisa langsung ke @periplusid atau . #asisichannel #selisiksejarah #budayaindonesia #candiindonesia #ramayana #ramasinta
480 16
2 years ago
Halo BiblioBesties ... Periplus adalah toko buku yang menghadirkan bagi para pecinta buku, buku-buku dalam Bahasa Inggris, termasuk majalah, peta, dan stationery. Saat ini, ada sejumlah 42 toko yang tersebar dari Jakarta sampai Labuan Bajo. Dan, Periplus IDD akan menjadi outlet kami yang ke 43. Pertanyaannya, mengapa kami memilih IDD sebagai outlet kami yang 43? Kami melihat bahwa konsep Indonesia Design District sewarna apa yang kami pikirkan dan jalani. Banyak keunggulan dari Indonesia Design District. Satu, tentunya Lokasi yang strategis. 'Greenery scene'-nya sangat sesuai dengan konsep outdoor mall. Dengan koridor yang luas dan nyaman, para pengunjung dimanjakan dengan aspek estetika dari koleksi-koleksi tenant-tenant yang ada. Jika menilik kapan lahirnya, Periplus seumur dengan generasi yang disebut Millennials. Sudah lumayan berumur, memang. Tetapi, orang bilang, umur itu sekadar angka—age is only a matter of numbers. Yang penting, semangat untuk menyalakan api literasi bagi generasi muda Indonesia tetap membara Kata Periplus sendiri mungkin terasa asing bagi telinga Bibliobesties. Wajar saja, sebab kata ini berasal dari bahasa Latin, yang artinya “catatan perjalanan.” Jika menyelisik lebih lanjut, kata “periplus” berakar pada kata bahasa Yunani Kuno, “períplous” (περίπλους) yang merupakan gabungan dua kata perí (περί, keliling) dan ploûs (πλοῦς, perjalanan; akarnya dari pleîn [πλεῖν], berenang). Ringkasnya, kata “periplus” adalah panduan atau catatan pelayaran. Bercermin dari makna aslinya, Periplus hadir sebagai panduan bagi Bibliobesties mengarungi lautan literasi, lautan ilmu dan pengetahuan. Maka, dengan bangga hati, Periplus hadir dengan sekian (jumlah) banyak gerai di bandara dan pusat perbelanjaan di Indonesia. Selain itu, Periplus juga hadir untuk generasi melek digital melalui Periplus.com dan lokapasar terbesar di Indonesia. Banyak terima kasih dan cinta dari kami atas kesetiaan Bibliobesties sejauh ini. Kami akan hadir di Indonesia Design District mendekatkan diri pada Bibliobesties di wilayah Jakarta Utara. Tunggu kami di IDD PIK 2, BiblioBesties!
3,247 166
2 years ago
Selamat Hari Literasi! Dikabarkan roh literasi yang menjadi pemantik adalah literasi untuk dunia dalam tradisi dalam konteks membangun fondasi bagi masyarakat yang berkelanjutan ... dan damai! Ada 2 harapan: Berkelanjutan dan Damai. Bicara soal berkelanjutan itu bicara soal menolak kepunahan. Keberlangsungan hidup bergantung pada soal gaya hidup sehat, ya sehat secara fisik, juga mental dan spiritual. Maka, butuh perspektif yang terbuka untuk menerima kebaruan! Kebaruan lekat dengan perubahan diikomunikasikan lewat media, media apapun, baik media yang tanpa proses editing: gibah, gosip, hoax sampai yang sungguh teredit sesuai kaidahnya. Dibutuhkan kemampuan menyaring informasi: tidak bisa serta-merta telan mentah-mentah harafiah! Kemampuan ini hanya bisa diasah lewat kebiasaan membaca karena otak kita dipantik untuk berpikir terstruktur: subjek, predikat, objek, ada pula keterangan, dan tantangan untuk berasumsi. Dari asumsi yang sepintas muncul saat kita membaca halaman awal, kita tertantang untuk membuktikan asumsi tersebut, apakah sahih. Dengan keterbukaan sudut pandang dan kemampuan menyaring informasi secara logis dan analitis, harapannya kita bisa lebih mudah diajak untuk adaptif dan agile di hadapan perubahan atau disrupsi. Selamatlah ras manusia! Soal kedamaian, membaca sastra itu soal mengolah rasa. Rasa itu bicara soal kehalusan atau kepekaan. Lewat pendekatan narasi, pembaca diajak mengarungi fragmen-fragmen sang watak dengan alur yang beraneka rupa. Pembaca pun melihat bagaimana nilai-nilai hidup diejawantahkan: soal cinta sejati, kerendahan hati, pengendalian diri, berbakti, dll. Keutamaan seperti ini bakal pembaca resapi s'lama pengalaman membaca sastra atau cerita nyata. Lalu, masuk ke tahap internalisasi. Lantas, kita bisa berjalan tanpa harus terburu-buru, lebih berani memutuskan untuk tidak terlibat di dalam kecepatan teknologi, lebih bisa memandang hidup dengan kacamata woles, tidak impulsif apalagi reaktif. Kalau kata orang Jawa, "Kok kesesa, ajeng tindak pundi?" (Kamu tuh mau kemana tho, kok terburu-buru terus?"). Jika dunia dipenuhi banyak insan demikian, maka "Mending rangkulan ketimbang sikut-sikutan!"
767 6
2 years ago
Dear BiblioBesties, Kuyakin kau tak sabar menunggu fiksi-fiksi ini merapat dan menetap di rak bukumu. Hampir semuanya memang bicara soal cinta. Namun, bukan yang melulu menye-menye, justru sebaliknya. Para penulis menghadiahkan kepada para pembaca, beragam kisah cinta yang terbuka: terbuka dalam memberi kesempatan, terbuka dalam menerangi pengorbanan, terbuka soal kesetiaan, dan terbuka untuk berbicara segala rupa termasuk hal-hal sureal. Dari 9 rekomendasyik, ada yang menarik. Semuanya bicara soal menjadi manusia sempurna. Apakah sempurna itu? Perimin teringat 1 novel lama yang begitu melekat: Antara Kabut Dan Tanah Basah. Dalam satu fragmen, disampaikan bahwa sempurna itu bukanah hidup putih bersih tanpa noda. Bukan itu. Itu bukan manusia. Selalu ada malam setelah siang. “Tidak ada putihnya awan kalau tidak ada langit biru yang menyatakannya.” Kesempurnaan itu bicara soal keutuhan. Utuh itu komplit, komplit itu ya semuanya ada, unsurnya lengkap: ada yang bicara soal kelebihan. Ada pula yang menekan kekurangan. Sempurna itu bicara soal bagaimana manusia menjalani kehidupan. Harapannya, kelemahan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kekuatan. Juga sebaliknya, kekuatan menjadi kemawasdirian dan penyadaran diri bahwa semua hal di bumi sifatnya sementara. Maka, perlulah berjaga-jaga. Waspada! Melalui fiksi rekomendasyik kali ini, mari kita mengolah rasa. Semoga kian menjadi manusia seutuhnya: bersinar sebagai mana kita seharusnya!
924 25
2 years ago