lamaran ini: di hari ulang tahun almh. ompung boru dalam balutan kebayanya; menyambut cintaku dan orang-orang terkasih ke rumah ini, dengan (padang) sederhana—namun cita yang meriah.
shot by @jeniferptricia
Tahun keenam merayakan hari lahirnya seturut memenggal kembali surat-surat itu — lembarnya mulai tanggal bersama cita yang kehilangan kendali.
“Banyak wanita yang lebih nelangsa dan papa,” ujar mereka, dan saya sepakat.
Namun membaca buku ini berulang-ulang, dengan sembuh yang berbeda juga mutakhir, seperti berbagi kerinduan tanpa perlu mengatur kata jika tiba saatnya saya butuh memeluk diri.
Selamat hari Kartini ——
selamat menapaki tahun keenam sebagai dua lajang yang kiat memadu (juga mengadu) kasih, kini tidak begitu luntang-lantung namun masih petantang-petenteng.
semoga hubungan ini kerap dihadiahi banyak-banyak bijaksana, percaya sebagai bungkusnya dan kocak komeng sebagai pita hiasnya.
tak lupa harap hati yang kuning semakin besar dan yang jingga semakin banyak…