#BachelorOfRomance: the show. mengobati rasa rindu jadi seksi sibuk, showcase kemarin disusun rapi bersama orang-orang yang Tuhan pakai untuk menjadi berkat. setiap sudut ada dalam perkiraan dan perhitunganku, tidak ada yang terlewatkan. lelah itu sementara, tapi kepuasan hati menetap lama.
terima kasih dari lubuk hati terdalam kepada @jemimahcita@anneth.dlc@drunuca02@samuelcipta dan @vanessa.simorangkir untuk suaranya yang aku pinjam semalam
and to the collaborating vendors,
venue @cibis_thegallery@cibispark_official
sound, lighting, and LED @nadiproduction.id@robby_neo
decoration @lovredecoration
photo booth @loyalphotobooth
audio guest book @phoneafriend.co
fans’ sandals @kluksandal
thank you for taking part in making last night a heartfelt and momentous celebration
#BachelorOfRomance SESUAI DEADLINE! SELAMAT MENIKMATI! grateful for this journey and everyone involved ❤️🩹❤️🩹 NGOMONG PANJANG LEBARNYA nanti malam di ‘Sidang Skripsi (Lagi)’ ya! sampai bertemu nanti malam #MauMandorinLoadingIn
and then there was one. geng anak bontot tinggal satu! hidup di negeri orang tanpa mereka warnanya gak akan sepekat warna jubah NYU walau kadang jadi ajang tarik napas (super) panjang. untuk pertama kalinya ngerasain jadi ‘abang’ dan di saat yang sama gua bisa telfon kapan aja kalo lagi sulit dan cemas (kecuali molas karena hp gapernah dipegang). we’d promised to take care of each other, to ourselves and our loved ones, and i’m proud to say that i’ve held my end of the bargain. surely going to miss “tam, bobst gak?”, “lunch break jam berapa? makan sini yok”, “kak tama dompet aku ilang”, and other daily mishaps that should forever stay in the group chat.
see, i don’t fw numbers that much so a simple happy birthday / selamat ulang tahun would suffice
ps: seeing all the messages, still finding the time to reply. trust, they’re all well received 🥂
a mere reminder that beneath these three layers of clothing there’s an island guy at heart (also serves as an open invite to summer with me in Gili this/ next summer)
spring break tapi boong. akhirnya kita aksi nyetir lagi, kali ini cuma 1 jam dari manhattan. apa daya, udah mulai gumoh liat gedung tinggi + kedai bagel kiri kanan, tapi sebisa mungkin menahan diri untuk gak pergi keluar negara yang ahhhh ini (iykyk). mau trip inter-state tapi kok kayak orang yang tugasnya ga numpuk dan ga lagi apply internship sana-sini. diketuklah palu oleh para tetua ini (iya gua paling kecik) buat day trip ke beacon-cold spring. JUJUR ga ada apa-apanya sama Danau Toba namun yang paling penting togetherness ceunah. kita mainkanlah aksi jeprat jepret dengan kamera yang udah mulai mood-moodan supaya ada bahan buat ngomong “dulu papa ya nak, zaman lagi sekolah itu…”