Home mangmoelPosts

Mulyana

@mangmoel

Gallery @saparcontemporary Alterego @themogus Studio @mogusstudio Merchandise @mogusshop.id
Followers
50.8k
Following
2,403
Account Insight
Score
61.01%
Index
Health Rate
%
Users Ratio
21:1
Weeks posts
Karya ini sedang dipamerkan di @aichi_triennale Nagoya Jepang bersama dengan puluhan seniman dari berbagai belahan Dunia. Acaranya sangat berkesan karena saya berkesempatan untuk menampilkan seri instalasi yang dibuat dari tahun 2019 sampai dengan sekarang, bertemu orang-orang baru dengan membawa skill, konsep dan berbagai macam cerita yang divisualisasikan kedalam karya. Dengan mengusung acara pertiga tahun, bisa dilihat persiapannya terlihat matang dan prosesnya lumayan panjang. Beberapa seniman membuat karya baru dan menampilkan hasil residensi sebelumnya. Pamerannya sampai November 2025. Paling seru sih beberapa pameran tersebar di tempat yang berbeda. Jadi bisa merasakan pengalaman menarik, soalnya instalasi ga bisa dilihat dari foto. Harus datang langsung ke tempat ☺️. #mulyana #mangmoel #aichitriennale #nagoya #japan
0 198
7 months ago
Beberapa waktu lalu saya ke Jakarta untuk majang karya di @artjakarta garden kerjasama dengan @bibit.id . Beberapa harinya saya nginep di Hotel yang termasuk sarapan didalamnya sekedar untuk latihan buat proyek Food Monster. 4 monster pertama dihasilkan dari sarapan di @artotelgelorasenayan karena acaranya memang di @plataran.senayan dan 2 lagi di Hotel @holidayinnexpresswahidhasyim . Monster terakhir menunya aneh dan ga sampai habis makannya, masa makan roti croissant pake kerupuk dan cabe rawit 😂. BTW.. Karya rajutannya nggak real ya.. tapi pake Ai. Beneran ini aplikasi bahaya, memudahkan proses berkarya. Nanti karya aslinya menyusul 😁. #catatanmangmoel
0 13
2 days ago
Art Jakarta Gardens 2026 🌿✨ Held at Hutan Kota by Plataran, Jakarta, the fifth edition of Art Jakarta Gardens successfully showcased contemporary art through immersive outdoor exhibitions, regional gallery collaborations, sculpture installations, and multidisciplinary public programs. This year, the event featured 26 galleries from Indonesia and across Asia, alongside 31 outdoor sculptures that transformed the urban green space into a vibrant artistic destination. Major collaborations from Bibit, myBCA, and iForte Energi also highlighted how art, investment, technology, and sustainability can intersect within Indonesia’s growing creative ecosystem. From interactive installations to live performances and cultural diplomacy, Art Jakarta Gardens 2026 reflected the expanding influence of Indonesia’s contemporary art scene on the regional stage. Which installation or collaboration caught your attention the most? 👀 #ArtJakartaGardens2026 #ArtJakarta #ContemporaryArt #JakartaEvent #IndonesianArt
257 5
2 days ago
The Eskenazi Museum of Art’s featured exhibition Mulyana: Vital Ecosystems was activated in this live performance featuring Mulyana’s coral-encrusted costume, Form of Silence. 🪸 Performed by Utam Moses, dancer, performance artist, and Adjunct Professor in IU’s Department of Theatre, Drama, and Contemporary Dance. With accompaniment on upright bass by Brendan Keller Tuberg. Artwork: Mulyana. Form of Silence, 2024. Costume; plastic yarn, plastic net, and cable wire. Sapar Contemporary, New York.
309 5
4 days ago
"I use the metaphor of the underwater world as a mirror for the deep and mysterious, yet colourful and vibrant, inner life of a human being,” explains Mulyana. A Handmade Sea Mulyana @mangmoel talks to Zahra Amiruddin @zahra.amiruddin Art Jakarta Gardens @artjakarta 2026 runs from 5th-10th May 2026, at Hutan Kota by Plataran. To read more visit arttaca.com/featured #arttaca #interview #Mulyana
98 0
7 days ago
📆 April 2, at 5:45 p.m., join us for a special performance, Listening to Coral Bones. In this live performance, dancer and performance artist Utam Moses brings Mulyana’s work to life while wearing the artist’s sculptural coral-inspired costume, Form of Silence. The performance begins in the gallery before moving out toward the Arts Plaza and the First Thursday festival.
220 0
1 month ago
📆 April 2, at 5:45 p.m., join us for a special performance, Listening to Coral Bones. In this live performance, dancer and performance artist Utam Moses brings Mulyana’s work to life while wearing the artist’s sculptural coral-inspired costume, Form of Silence. The performance begins in the gallery before moving out toward the Arts Plaza and the First Thursday festival. Mulyana (b. 1984, Indonesia). Performance wearing a crocheted costume, Form of Silence in New York City. Photo by Sean Souza courtesy of Sapar Contemporary and the artist.
1,981 33
1 month ago
Mulyana: Vital Ecosystems transforms the museum into an imaginative underwater landscape inspired by Indonesia’s stunning coral reef ecosystem. Acclaimed fiber artist Mulyana (b. 1984, Bandung, Indonesia) hand knits and crochets intricate sculptures using recycled yarn from textile factories and plastic bags from the food delivery industry. His community-based practice is embedded in Indonesia’s rich textile and folklore traditions and engages with pressing global social and environmental issues, like climate change, pollution, and biodiversity loss. @eskenazimuseum @mangmoel #mulyana #fiberart #crochet #recycleart #saparcontemporary
541 7
3 months ago
"Kebiasaan apa sih yang dilakukan kamu sebagai seniman sampai sekarang ini?" Pertanyaan yang cukup sering saya dapatkan. "Bebersih". Bagi saya membersihkan tempat sebelum mengawali berkarya adalah ritual wajib. Mau itu skala kecil atau besar. Di studio ada banyak orang yang bantu tapi kalau dirumah saya akan mencuci piring kotor atau menyapu sehingga ada perasaan nyaman. Menyiapkan peralatan, minuman dan setelah itu baru memulainya. Beberapa tahun kebelakang ini saya menginginkan hijrah tempat sementara dari Jogja setelah tinggal hampir 13 tahun lamanya. Untuk meyakinkan itu dalam 2 bulan ini saya berusaha bolak-balik Bandung yang awalnya karena Ibu Asuh masuk rumah sakit. Melihat kondisi rumah yang berantakan dan berbau saya meminta izin untuk merenovasinya agar sepulang dari RS dan membaik Ibu merasa nyaman lagi untuk tinggal. Meskipun setelah terjadi terlihat stress dan uring-uringan. Entah apa yang ada di pikirannya. Saya pun terkadang merasa bersalah. Tapi terobati karena menemukan barang-barang jadul dan foto masa kecil. Kemarin sayapun mencoba membersihkan makam Ibu kandung yang sudah tidak terlihat lagi namanya karena dimakan usia. Ada perasaan tenang setelah melihat nisan makan Ibu kinclong lagi. Bebersih itu mungkin memang jadi obat penenang. Mungkin salah satu diperintahkannya wudhu sebelum sholat sebagai jeda menenangkan diri agar nanti sholatnya khusuk. Wallahu a'lam #30hbc26 #30haribercerita #catatanmangmoel
0 15
3 months ago
Mengawali tahun 2026 ini saya sudah gagal lagi dalam berkomitmen untuk ikutan menulis 30 hari bercerita secara pararel. Tapi saya jadikan hutang untuk bisa mentuntaskan cerita sampai postingan ke-30 walaupun akhirnya sering diarsipkan karena merasa aneh dan lebay. Pilihannya mau jadi seniman "unsos" alias ga banyak mengumbar keseharian atau seniman yang apa-apa diceritain layaknya selebgram. Apapun sebutannya, saya sendiri memimpikan kehidupan tanpa media sosial tapi karyanya dasyat dan menggaung. Mungkin saya akan bercerita di postingan selanjutnya tentang beberapa seniman yang menginspirasi tersebut. Walaupun begitu. Bulan januari kemarin saya masih sibuk beberes dan bebenah sebelum pindah ke tempat baru. Disambi mengerjakan karya-karya yang harus di persiapkan untuk tahun ini dan kedepannya. Otak ini rasanya penuh dengan kerjaan, walaupun sudah dicatat selalu ada tambahan keinginan. Makanya bebersih itu menjadi cara berdialog dengan diri sendiri sambil menyusun strategi. Di awal bulan Februari ini saya akan berpameran tunggal di @eskenazimuseum tapi gambar di foto ini merupakan karya yang dibuat untuk Art Jakarta Papers bersama @galeriruangdini di waktu yang bersamaan. #30hbc26 #30haribercerita #catatanmangmoel
0 6
3 months ago
Tahun lalu saya sengaja menyempatkan mampir ke Osaka Expo yang merupakan salah satu pameran terbesar Dunia dimana banyak negara yang mengikutinya. Waktu itu memang sedang ada pameran di Aichi Triennale Nagoya. Jarak yang ditempuh tidak begitu jauh dan dengan menggunakan kereta cepat cuma memerlukan waktu kurang dari 3 jam. Cuaca ketika itu sangat panas menyebabkan hidung saya mimisan beberapa kali. Pake topi, kacamata, membawa botol dan sering minum itu wajib hukumnya biar ga dehidrasi. Lebih parahnya lagi karena acara ini akan segera berakhir, banyak sekali orang yang datang secara bersamaan. Bisa dibilang ribuan atau mungkin puluhan ribu. Bayangkan.. Antri untuk masuk gerbangnyapun berjam-jam. Area pameran sangat luas, berkilo-kilo. Tidak cukup sehari agar bisa masuk semua paviliun yang berada disana. Akhirnya sayapun cuma masuk Paviliun Indonesia karena keperluan cek dan dokumentasi karya. Karya yang saya tampilkan disana terinspirasi dari burung cendrawasih. Selain saya ada beberapa seniman yang juga turut berpartisipasi membuat instalasi. Temanya memang diambil dari segala hal yang berkaitan dengan ciri khas Negara Indonesia. Cukup seru sih melihat acara yang hanya diadakan lima tahun sekali ini. Kedepannya bisa ngumpulin dulu dana biar bisa mampir lagi ke Expo Dunia di negara berbeda. #30hbc26 #30haribercerita #catatanmangmoel
0 8
3 months ago
Alhamdulillah. Dua kali saya berkesempatan untuk pameran di Fukuoka Asian Art Museum Jepang. Di tahun 2022 pameran hasil residensi dan 2023 pameran bersama 'Waters in Asian Art' . Hari ini kaget karena dapat kiriman paket amplop seperti katalog padahal saya sudah mendapatkan jauh sebelumnya. Setelah di cek ternyata kumpulan gambar beberapa pengunjung sebagai bagian dari aktifitas pameran ketika itu. Diantaranya selain mewarnai ada juga yang menuliskan pesan dan kesan tentang karya yang dipamerkan yaitu Sea Remembers, karya instalasi pertama terbesar saya untuk fasad ARTJOG 2018. Karya ini sangat berkesan karena banyak pengalaman menarik ketika menjalani prosesnya. Di masa itupun banyak sekali pemberitaan di media sosial dalam maupun luar negeri yang akhirnya membuka peluang bagi saya untuk pameran di berbagai belahan Dunia. Setelah dikoleksi, sekarang karyanya bisa dilihat di Gedung @cissienugraha Jakarta. Membuat instalasi itu terkadang terasa sangat berat dan melelahkan. Tapi ternyata saya menikmati prosesnya, apalagi ketika mendapat hadiah seperti kejadian hari ini. Bagian dari penyemangat untuk tetap berkarya. #30hbc26014 #30haribercerita #catatanmangmoel
0 8
4 months ago