Yang sering terjadi hanyalah produk komunikasi seperti ajakan evakuasi.
Padahal yang kami mohon adalah evaluasi.
Ujung-ujungnya hanya permintaan maaf, berjuta pembelaan.
Meminta kami mewajarkan.
Begitu terus sampai mual.
Bahkan sekarang terjadi tindakan represif di ruang publik.
Ruang akademik diintervensi, ditekan, dihancurkan.
Dan sekarang bisa-bisanya mereka kabur mencari aman.
Sekarang kami minta transparansi, reformasi, dan empati.
Penuhi tuntutan 17+8 sekarang juga!
#resetindonesia