#mayhemnewscorner Terbentuk di Bali pada 2023,
@leave.itbleed lahir dari denyut keras skena bawah tanah yang tak pernah benar-benar padam. Digawangi oleh Amel (vokal), Andrian dan Didot (gitar), Ejan (bass), serta Cika (drum), kuintet ini menjadikan musik sebagai ruang katarsis sebuah medium untuk menyalurkan kegelisahan personal sekaligus keresahan kolektif.
Berangkat dari fondasi hardcore punk, Leave tidak berhenti pada satu spektrum suara. Dalam perjalanannya, mereka merambah lanskap yang lebih gelap dan ekstrem: serpihan black metal, intensitas d-beat raw, semangat raw punk era 80-an, kabut stoner yang berat, hingga nuansa gospel ambient yang sunyi dan mistis. Perpaduan ini bukan sekadar eksperimen, melainkan perluasan identitas membentuk karakter musikal yang muram, brutal, dan emosional.
Musik Leave adalah akumulasi keputusasaan, gangguan batin, dendam, dan kutukan yang tak pernah benar-benar reda. Lirik dan atmosfer mereka seperti gema dari ruang-ruang terpinggirkan suara bagi mereka yang tersisih oleh sistem, oleh kota, bahkan oleh pulau yang kian tergerus kepentingan dan keserakahan.
Leave tidak hanya memainkan musik; mereka merayakan kegelapan sebagai bentuk perlawanan.
#mayhembali
#brandindonesia
#mayhemnewscorner