Home jpccPosts

Jakarta Praise Community Church

@jpcc

Jam Ibadah The Kasablanka 07.15, 09.30, 11.45,14.00 Sutera Hall 07.15, 09.30, 11.45,14.00 UpperRoom 10.30, 12.45, 15.00 Info gereja/hubungi @jpcc 👇🏻
Followers
211k
Following
66
Account Insight
Score
66.61%
Index
Health Rate
%
Users Ratio
3192:1
Weeks posts
Musa mengambil risiko besar untuk memohon kepada Tuhan, bahkan setelah bangsa Israel jatuh dalam dosa penyembahan anak lembu emas. Ketika mengetahui bahwa ia mendapat perkenanan Tuhan, Musa tidak meminta berkat, melainkan memohon agar Tuhan menyatakan kemuliaan-Nya. Musa tidak menjadikan Tuhan sebagai sarana untuk memperoleh sesuatu; ia menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Pertanyaannya, apakah kita hanya percaya kepada Tuhan, atau sungguh-sungguh menginginkan Tuhan? Dengarkan selengkapnya pesan khotbah "Show Me Your Glory" di atau YouTube Channel JPCC. 📺✨ #AbidingPresence #Sermon #JakartaPraiseCommunityChurch
1,880 10
15 hours ago
Pada Hari Kenaikan Tuhan Yesus, kita diingatkan bahwa karya keselamatan-Nya telah digenapi dengan sempurna. Ia naik ke surga untuk memerintah sebagai Tuhan atas segala sesuatu dan menyediakan tempat bagi kita. Melalui Roh Kudus, Yesus tetap menyertai dan memampukan kita dalam setiap langkah kehidupan. Kenaikan-Nya juga meneguhkan Amanat Agung, yaitu panggilan bagi setiap orang percaya untuk memberitakan Injil sampai ke ujung bumi. Apakah kita sudah mengambil bagian dalam panggilan-Nya untuk menjadi saksi Kristus? 👋✨ #AscensionDay #JakartaPraiseCommunityChurch
1,457 10
3 days ago
Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati. Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya? #AbidingPresence #JakartaPraiseCommunityChurch
1,232 5
3 days ago
Sebelum saya mengenal Kristus, saya berada dalam pergaulan yang buruk dan terikat dalam dosa. Hal tersebut membuat saya sering kali merasa tidak layak ketika berdoa dan perlu mendapatkan hukuman dari Tuhan. Belum lagi, saya sering kali merasa tidak pantas menerima berkat dan kebahagiaan dari Tuhan. Itu sebabnya, ketika dalam 9 tahun pernikahan kami belum diberikan keturunan, saya merasa ini adalah hukuman dari Tuhan. Meski saat itu saya sudah bertobat dan kembali beribadah di gereja, saya tidak bisa mengindahkan rasa tidak layak yang terus ada. Sampai suatu kali, ketika sedang mengikuti kelas COB (sekarang bernama kelas “Plant”) di JPCC, saya merasakan hadirat Tuhan. Saya merasakan kasih Tuhan yang luar biasa. Saya merasa dipeluk dengan rasa kasih yang begitu besar sehingga membuat saya merasa diterima. Saat itu, saya seperti disadarkan bahwa Tuhan menerima saya apa adanya, dan bahkan dosa saya sudah ditebus lunas. Tuhan menyadarkan saya bahwa masa lalu saya tidak mengubah rancangan damai sejahtera yang Tuhan rancangkan untuk saya dan keluarga. Setelah itu, hidup saya berubah. Saya merasakan kedekatan dengan Tuhan yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya dan menjadi lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan. Hubungan saya dan istri pun semakin kuat, dan beberapa tahun setelahnya, Tuhan menjawab doa kami. Kami dikaruniai seorang putri yang sehat. Masa lalu saya tidak menghalangi Tuhan untuk datang dan memanggil saya, hingga akhirnya saya memutuskan melayani menjadi seorang DATE Leader (Pemimpin komunitas sel JPCC). Saya ingin banyak orang yang merasa rendah diri akan dosanya dapat merasakan kasih Tuhan yang besar dan luar biasa sehingga mereka bisa menjalani hidup dengan tenang bersama Tuhan. Harris Budiarta DATE Leader Alam Sutera 30 #ThisIsMyStory #JakartaPraiseCommunityChurch
584 6
5 days ago
Kita hidup di dunia yang mudah untuk terkoneksi satu sama lain. Namun mengapa justru sering kali kita merasa semakin sendiri? Seperti Musa, kita belajar bahwa hadirat Tuhan adalah yang terutama dalam hidup ini. Karena hanya hadirat-Nya yang memberi keamanan, ketenangan, dan kepastian. Berkat terbesar bukanlah apa yang kita terima, tetapi ketika Tuhan sendiri yang menyertai setiap langkah kehidupan kita. #AbidingPresence #SermonNotes #JakartaPraiseCommunityChurch
2,233 7
8 days ago
Bertumbuh dalam iman bukan hanya tentang menerima, tetapi juga belajar memberi dan menjadi berkat bagi orang lain. Setelah bertumbuh melalui komunitas dan perjalanan imanmu bersama Tuhan, mungkin ini saatnya mengambil langkah berikutnya: melayani di rumah Tuhan dan mengambil bagian dalam pekerjaan-Nya. Percayalah, saat kita melayani, Tuhan tidak hanya memakai hidup kita untuk memberkati orang lain, tetapi juga membentuk hati, karakter, dan iman kita menjadi semakin dewasa.🙌✨ Ingin mengetahui lebih lanjut tentang pelayanan di JPCC? Kunjungi 👉 jpcc.me/letsserve. #JakartaPraiseCommunityChurch
1,059 32
9 days ago
Sering kali kita rindu bertumbuh, tetapi tanpa komunitas yang tepat, langkah itu terasa berat dan mudah terhenti di tengah jalan. Di JPCC, ada komunitas sel bernama DATE. Jika Saudara belum memiliki DATE dan ingin merasakan hangatnya berkomunitas, ayo ikut “Cobain DATE Yuk!”. Melalui “Cobain DATE Yuk!”, Saudara dapat mengalami bagaimana DATE menjadi tempat untuk bertumbuh bersama, terhubung dengan jemaat lintas generasi, serta saling mendukung, membangun, dan mendoakan. Di sinilah Saudara dapat mulai tertanam dan menjadikan DATE bagian dari perjalanan iman. “Cobain DATE Yuk!” Batch 2 akan diadakan sebanyak empat kali setiap hari Minggu pada tanggal 10, 17, 24, dan 31 Mei 2026 di UpperRoom, The Kasablanka, dan Sutera Hall. Pendaftaran dapat dilakukan secara on the spot pada hari Minggu melalui MyJPCC App > Events. Sampai jumpa di “Cobain DATE Yuk!” 🙌 #CobainDATEYuk #JakartaPraiseCommunityChurch
265 1
10 days ago
Thank you Ps. Peter Paauwe (Founder and Senior Pastor of DoorBrekers), for powerful message last Sunday. We learn that deciding without God costs more than we think, but one decision made in covenant with Him can change everything for us and our household. Today, we choose to turn to Christ and declare: as for me and my house, we will serve the Lord. 🙌 #JakartaPraiseCommunityChurch
1,202 3
11 days ago
Kami turut bersukacita atas langkah iman yang diambil melalui baptisan air. Baptisan air melambangkan kematian terhadap kehidupan lama dan kebangkitan dalam hidup yang baru bersama Kristus. Ini merupakan tanda ketaatan, komitmen, dan identitas baru sebagai ciptaan yang diperbarui. Kami bersyukur atas anugerah Tuhan yang memulihkan dan meneguhkan setiap Saudara yang dibaptis. Kiranya hidup Saudara terus menjadi kesaksian yang memuliakan nama-Nya. 👋✨ #BaptisanAir #JakartaPraiseCommunityChurch
1,998 13
12 days ago
Bagaimana jika kemurahan hati kita bisa menjadi jembatan yang menghubungkan orang dengan Tuhan? Tuhan melipatgandakan apa yang kita tabur untuk tujuan-Nya, bukan untuk kepentingan kita sendiri. Yang Dia perbanyak bukan hanya materi, melainkan kehidupan yang diubahkan, karakter yang bertumbuh, dan buah kebenaran yang nyata. Saat kita memberi, apa yang kita lakukan dapat membawa orang mengalami kebaikan Tuhan. Pada akhirnya, setiap pemberian menjadi penyembahan yang menyatakan kebaikan-Nya. #LifeThatOverflows #SundayService #JakartaPraiseCommunityChurch
1,512 5
14 days ago
Bagaimana jika berkat yang kita terima sebenarnya bukan untuk disimpan, melainkan untuk dialirkan kepada orang lain? Melalui firman Tuhan dalam 2 Korintus 9:6, kita diingatkan bahwa apa yang kita tabur akan menentukan apa yang kita tuai. Memberi bukanlah kehilangan, tetapi wujud iman kepada Tuhan sebagai sumber yang setia menyediakan dan melipatgandakan. Karena itu, mari ubah pola pikir dari sekadar mengumpulkan menjadi hidup yang menyalurkan berkat. Sudahkah kita belajar memberi dengan hati yang rela dan penuh sukacita hari ini? 👋✨ #LifeThatOverflows #SermonNotes #JakartaPraiseCommunityChurch
2,749 13
15 days ago
Di masa pandemi, dunia terasa berubah begitu cepat. Banyak orang kehilangan pekerjaan, dan banyak bisnis harus tutup. Saya sendiri, sebagai fotografer, juga merasakan sepinya kesempatan. Ada satu fase ketika saya hanya diam, bertanya-tanya apa yang masih bisa saya lakukan di tengah situasi seperti ini. Sampai suatu hari, saya mulai melihat sesuatu. Bisnis-bisnis rumahan mulai bermunculan. Orang-orang berjuang dengan cara mereka masing-masing, mulai dari nol, dengan segala keterbatasan. Di momen itu, hati saya tergerak. Saya mungkin tidak punya banyak, tetapi saya masih punya satu keterampilan yaitu, fotografi. Dari situlah lahir gerakan sederhana yang saya buat untuk membantu UMKM di masa sulit tersebut. Dengan bantuan teman-teman fotografer, kami mulai menawarkan foto produk gratis untuk UMKM kecil. Harapannya sederhana: supaya mereka bisa melangkah sedikit lebih jauh. Ternyata, dari hal kecil itu, sesuatu yang lebih besar terjadi. Testimoni mulai berdatangan. Teman-teman fotografer lain pun mulai ikut bergabung untuk membantu. Di situ saya belajar bahwa memberi tidak selalu harus menunggu kita berkelimpahan. Kadang, justru di tengah keterbatasan, kita menemukan arti memberi yang sebenarnya. Apa yang terlihat kecil di tangan kita bisa menjadi sangat berarti dalam hidup orang lain. Memberi dari kelimpahan hati, bukan karena terpaksa, melainkan karena hati yang penuh dengan kasih, syukur, dan kepedulian. Robin Budidharma DATE Member Kelapa Gading 72 #ThisIsMyStory #JakartaPraiseCommunityChurch
309 10
18 days ago