Home infogigsPosts

infogigs.id | Media Musik Alternatif

@infogigs

Support skena musik dan culture independen. ✉️ [email protected] New Release 👇
Followers
5,305
Following
347
Account Insight
Score
32.09%
Index
Health Rate
%
Users Ratio
15:1
Weeks posts
Lagi cari band & musisi keren buat kita support bareng? 👀🔥 Follow dulu, terus komen nama band lo atau tulis “HADIR” Biar kita follow back langsung! Jangan lupa like juga biar makin gampang ke-detect 👌🏻 Kita pengen ramein scene bareng, saling dorong, saling support 🚀 Kesempatan cuma sampai Sabtu ya! Gas sekarang sebelum kelewat ⚡ #BandIndonesia #MusisiIndonesia #IndieMusik #FollowBackBand #SalingSupport #KomunitasMusisi #SupportLokal #MusikIndonesia #GIGSCORNER #BicaraMusik #InfoGigs
1,089 1,363
1 month ago
Debut duo MCMD @mcmdofficial_ menjadi salah satu gebrakan baru di industri musik tanah air. Di bawah naungan Chaoss Entertainment, proyek ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan talenta yang tidak hanya kuat secara musikal, tetapi juga siap bersaing di pasar regional. Lagu perdana mereka, “Modus”, menjadi pintu pembuka yang langsung menampilkan arah musik modern dengan sentuhan lintas budaya. Proses produksi “Modus” melibatkan komposer Indonesia, Rizky Maulana dan Rarin, serta dilakukan di Jakarta. Tak hanya rekaman, penggarapan video musik juga dikerjakan serius selama dua hari di berbagai lokasi. Pengalaman ini sekaligus menjadi ajang bagi MCMD untuk membangun chemistry sebagai duo dan mempertegas identitas artistik mereka di awal karier. Di balik proyek ini, MCMD dihuni oleh dua sosok dengan latar belakang berbeda. Michelle Cheng @michellechengg_ dikenal sebagai kreator konten dengan basis pengikut kuat di TikTok, sedangkan Melinda Dadew @melindadadew memiliki pengalaman panggung yang matang, termasuk pencapaiannya di ajang “Raise The Stars”. Kombinasi keduanya menciptakan perpaduan antara daya tarik digital dan kualitas vokal yang solid. Dengan bekal tersebut, MCMD optimistis “Modus” dapat diterima luas oleh pendengar di Malaysia dan Indonesia. Lagu ini sudah tersedia di berbagai platform streaming, sementara video musik resminya dirilis di YouTube pada 1 Mei 2026, menandai langkah awal mereka untuk mencuri perhatian di industri musik regional. #InfoGigs
0 0
15 days ago
Rula Savira @rulasavira__ kembali merilis single terbaru berjudul Reaksi Kimia, mempertegas eksplorasinya di warna alternative pop berbalut electronic yang ringan dan playful. Lagu ini digarap bersama Nuris Sungkar dari Pop Markotop sebagai produser, dengan Rhony Sudjiwo menangani proses mixing dan mastering. Reaksi Kimia mengangkat cara kerja hormon cinta seperti dopamin, serotonin, endorfin, dan oksitosin yang memicu rasa euforia tanpa disadari. Di saat yang sama, Rula juga menyoroti sisi candu dari perasaan tersebut, termasuk kegelisahan akan kemungkinan bahwa semuanya hanya berlangsung sementara. Meski dibayangi keraguan, Rula memilih untuk tetap larut dan menikmati tiap emosi yang hadir. Ada dorongan untuk terus merasakan intensitas itu, menjadikan lagu ini sebagai refleksi jujur tentang tarik menarik antara rasa aman dan keinginan untuk tenggelam lebih dalam. Dari sisi visual, konsep laboratorium hadir sebagai metafora utama dengan dominasi warna pink, elemen cairan kimia, serta tampilan Rula dalam balutan jas lab dan kacamata pelindung. Reaksi Kimia menjadi single kedua Rula dalam Bahasa Indonesia sekaligus pengantar menuju album terbarunya yang dijadwalkan rilis tahun ini. #InfoGigs #MusisiIndonesia #IndieMusik #FollowBackBand #SalingSupport #KomunitasMusisi #SupportLokal #MusikIndonesia
0 0
18 days ago
Residual Energi @residual.energi merilis EP terbaru bertajuk Esoterik, sebuah karya yang menggabungkan musik dengan nuansa ritual dan eksplorasi dunia tak kasatmata. EP ini tidak hanya menjadi rilisan biasa, tetapi juga pengalaman imersif yang membangun atmosfer gelap melalui distorsi, gema, dan komposisi yang dirancang seperti sebuah ritus. Terdiri dari empat lagu, yaitu Dari Selatan, Ritus Terakhir (feat. Amy), Tongkeng (Mencari Kepala), dan Ritual, setiap track menghadirkan cerita berbeda yang saling terhubung. Mulai dari kisah pengasingan yang menyatu dengan laut, momen perpisahan di antara dua dunia, hingga legenda urban dan perjanjian gelap manusia dengan bayangannya sendiri. Melalui Esoterik, Residual Energi menghadirkan karya yang melampaui batas musik konvensional. EP ini mengajak pendengar menyelami ruang liminal antara realitas dan kegelapan, menghadirkan pengalaman yang tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan secara emosional dan atmosferik. Baca artikel selengkapnya di InfoGigs.id #InfoGigs
0 0
20 days ago
Togaze menandai April 2026 dengan merilis single terbaru berjudul “Wish You Hadn’t Give Me Such a Hope”. Lagu ini menjadi langkah lanjutan dari proyek solo milik Aryosetyo Galang yang akrab di sapa Toboo @toboo._ , musisi asal Bogor yang kini berkuliah di Yogyakarta, dalam mengeksplorasi warna musik alternative rock dan shoegaze yang personal dan atmosferik. Sebelumnya, Togaze debut pada Desember 2025 lewat single instrumental “Bedroom, Head, Complex” yang menonjolkan eksplorasi efek fuzz, distorsi, reverb, dan delay, menciptakan suasana seperti berada di galeri yang sunyi namun tidak sepenuhnya kosong. Di rilisan terbarunya, “Wish You Hadn’t Give Me Such a Hope”, Togaze mengangkat kisah duka dari cinta pandangan pertama yang sempat terasa begitu nyata, namun berakhir sebagai hubungan tak berbalas. Lagu ini menangkap momen ketika harapan terasa jelas dan dekat, sebelum akhirnya perlahan menghilang. Dengan perpaduan fuzz distorsi dan clean, serta vokal yang mentah dan jujur, lagu ini menghadirkan nuansa dreamy yang tenang namun diselimuti atmosfer kosong dan gelap. Liriknya merefleksikan perasaan denial, yaitu penolakan untuk menerima bahwa sejak awal semuanya memang tak ditakdirkan terjadi, meski hati tetap memilih bertahan, bahkan jika harus terbakar demi bisa tetap berada di dekatnya. #infogigs #toboo #tobaze
0 1
22 days ago
USIX Band @usixband kembali menandai perjalanan musik mereka dengan merilis single orisinal kedua bertajuk “Hati yang Terbuka” pada 17 Maret 2026. Dikenal sebagai grup jazz asal Bogor yang kerap tampil di berbagai acara, kali ini mereka menghadirkan karya yang lebih personal sebagai bentuk ekspresi dari pengalaman dan perasaan yang lebih dalam. Lewat “Hati yang Terbuka”, USIX Band mengangkat cerita tentang keberanian untuk kembali percaya pada cinta setelah pernah terluka. Balutan lirik yang puitis dan aransemen jazz yang hangat menghadirkan nuansa emosional yang intim, membawa pendengar menyelami perjalanan dari keraguan menuju harapan baru. Kini, lagu ini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify dan Apple Music. Rilisan ini menjadi langkah penting bagi USIX Band dalam memperkuat identitas mereka tidak hanya sebagai live performer, tetapi juga sebagai kreator karya orisinal yang autentik. Baca artikel selengkapnya di InfoGigs.id #InfoGigs #Usixband
0 0
26 days ago
Dimas Farkhan @dimassfarkhan merilis single terbaru “Cross the Line for Feeling”, sebuah lagu yang mengangkat perasaan di wilayah abu-abu, tentang emosi yang sebenarnya tidak perlu diikuti namun tetap sulit dihindari. Lagu ini berawal dari kumpulan catatan pribadi yang belum memiliki arah jelas, lalu berkembang saat ia berada di New York dan menggarapnya bersama Danika Djuanda hingga menjadi sebuah karya utuh. Proses pengerjaan berlangsung selama kurang lebih sepuluh malam, di mana lagu ini dibangun perlahan dari melodi hingga lirik. Dalam prosesnya, Dimas sempat meragukan ide yang ia buat saat berulang kali mendengarkan demo di 5th Avenue, namun justru dari keraguan tersebut arah lagunya semakin jelas. Secara lirik, lagu ini menyoroti dilema antara sadar akan batas dan tetap memilih untuk mendekatinya, dengan pendekatan yang jujur tanpa mencoba menyederhanakan situasi. Nuansa perpindahan antara New York dan London turut memberi warna pada lagu ini, menghadirkan jarak antara realita dan pikiran. Proses akhir diselesaikan di London dengan pendekatan produksi yang minimal, menghasilkan lagu yang terbuka untuk diinterpretasikan pendengar. “Cross the Line for Feeling” kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital. Baca artikel selengkapnya di InfoGigs.id #infogigs
0 1
27 days ago
Alika Shafira @alikashafiraaa memilih jalan yang tidak biasa di tengah derasnya rilisan pop, ia justru mundur sejenak untuk merangkum ulang dirinya sendiri. Dari fase reflektif itu lahir mini album “Tentang Diriku”, sebuah EP yang dirilis lewat MDG Music Production @mdgco_ sebagai potret personal tentang siapa dirinya hari ini. Bukan sekadar kumpulan lagu, proyek ini terasa seperti jurnal emosional yang ditulis dengan jujur, membentang dari rasa kehilangan, harapan, hingga penerimaan diri yang perlahan tumbuh. EP ini dirangkai dalam nuansa pop modern dengan sentuhan elektronik yang lembut, membawa pendengar masuk ke perjalanan yang terasa intim. Lirik-lirik yang ditulis sendiri oleh Alika menjadi inti dari keseluruhan cerita, seperti dialog antara dirinya dengan perasaan yang selama ini dipendam. Tujuh lagu yang dihadirkan menggambarkan berbagai fase emosional, dari cinta yang tak sejalan, kehilangan yang dalam, hingga momen ketika seseorang akhirnya belajar berdamai dengan keadaan. Sebelum resmi beredar di platform digital, “Tentang Diriku” lebih dulu diperkenalkan lewat soft launch di Pasaraya, Jakarta, pada 5 Desember 2025, dalam suasana yang hangat dan personal. Didukung deretan musisi seperti Bemby Noor, Ferdy Tahier, hingga Icha Jikustik, EP ini semakin terasa solid sebagai karya kolaboratif yang tetap menjaga sisi intim Alika. Kini, rilisan tersebut sudah bisa dinikmati luas, mengajak siapa pun yang mendengarkan untuk ikut menemukan potongan cerita mereka sendiri di setiap lagunya. Baca artikel selengkapnya di InfoGigs.id #infogigs
0 2
1 month ago
“You Got to Feel It” menjadi rilisan terbaru dari Nao Yoshioka @nao_yoshioka yang menggali dinamika perasaan dalam hubungan yang tulus. Lagu ini bergerak di antara rasa ingin memiliki dan keberanian untuk percaya, menghadirkan emosi yang halus namun tetap terasa kuat. Dari sisi produksi, track ini dibentuk lewat sentuhan R&B yang hangat dengan groove Afrika bernuansa Ghana dari Bnnyhunna. Vokal Yoshioka mengalir dengan natural, dilengkapi lapisan saksofon dan vokal dari Braxton Cook yang memberi dimensi emosional lebih dalam. Kolaborasi ini terasa organik, berangkat dari koneksi yang sudah lama terjalin. Nama Braxton Cook muncul sebagai pilihan alami saat ide menambahkan elemen saksofon muncul, diperkuat oleh sejarah kolaborasinya dengan Bnnyhunna dan kedekatannya dalam lingkar kreatif yang sama. Menariknya, seluruh proses bermula dari momen tanpa rencana. Saat Bnnyhunna singgah ke studio Yoshioka di Jepang pada 2025, sebuah beat langsung dimainkan dan sesi kreatif mengalir begitu saja. Dari spontanitas itulah “You Got to Feel It” lahir sebagai refleksi perasaan yang jujur dan apa adanya. Baca artikel selengkapnya di InfoGigs.id #infogigs #NaoYoshioka
0 0
1 month ago
Amanda Caesa @amandacaesaa akan segera merilis single terbarunya berjudul “Sama Sama Tau” pada 10 April 2026. Lagu ini bercerita tentang momen saat dua orang saling suka, sama-sama tahu ada rasa, tapi belum ada yang berani mengungkapkannya secara langsung. Dikemas dengan nuansa pop yang ringan, manis, dan mudah didengar, “Sama Sama Tau” terasa sangat dekat dengan pengalaman banyak orang. Liriknya menggambarkan perasaan deg-degan saat PDKT, penuh kode-kode halus dan harapan kecil yang bikin senyum sendiri. Single ini juga melanjutkan perjalanan musik Amanda setelah rilisan di tahun 2025. “Lagi Lagi Kamu” tampil ceria dengan sentuhan disco pop yang playful, sementara “Trouble” lebih emosional dan bercerita tentang hubungan yang rumit. Kali ini, Amanda memilih pendekatan yang lebih santai dan centil, tapi tetap jujur secara perasaan. “Sama Sama Tau” seperti jadi pengingat tentang fase jatuh cinta yang sederhana tapi berkesan. Lagu yang cocok untuk kamu yang lagi dekat sama seseorang, atau yang diam-diam kangen masa-masa itu. #InfoGigs #SamaSamaMau #AmandaCaesa #WecordEvermore
0 0
1 month ago
Sebagai respons atas momentum Hari Perempuan Internasional, Fayalet @fayalet merilis “Menantang Hegemoni”, sebuah track singkat namun sarat pernyataan politik. Lagu ini menyoroti bagaimana dominasi maskulinitas masih mengakar dalam ruang masyarakat sipil, bahkan merembes ke dalam tubuh pergerakan itu sendiri, meninggalkan perempuan dan kelompok rentan di posisi yang kerap terpinggirkan. Secara musikal, “Menantang Hegemoni” bergerak dalam lanskap hardcore yang agresif, dengan pengaruh yang terasa dari nama-nama seperti Big Boy, Gel, Turnstile, dan Pinkshift. Meski demikian, pendekatan old school (OG) tetap menjadi fondasi, terutama melalui riff gitar yang lugas dan pola drum yang intens. Dengan durasi sedikit di atas satu menit, lagu ini tidak memberi ruang untuk distraksi, langsung menyampaikan energi konfrontatif sejak awal, diperkuat oleh sisipan SFX demonstrasi yang direkam langsung di lapangan. Fayalet sendiri digerakkan oleh Fayalet di lini vokal, DD pada gitar, haanisme di bass, serta QQ9 di balik drum. Untuk tahap akhir produksi, mixing dan mastering kembali dipercayakan kepada Aidil, yang sebelumnya juga terlibat dalam penggarapan “Mantra Anti Terror”. Track ini menjadi bagian kedua dari proyek EP yang dijadwalkan rampung pada Agustus mendatang. Dirilis pada 25 Maret 2026, “Menantang Hegemoni” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital (DSP). Lebih dari sekadar rilisan, lagu ini berdiri sebagai pengingat bahwa isu yang diangkatnya tidak bersifat musiman, karena dalam konteks perjuangan, setiap hari adalah hari perempuan. #InfoGigs
454 9
1 month ago
Setelah mendapat respons hangat sejak perilisannya, 3PM On The Rooftop @3potr menghadirkan “1/3 Malam” dalam bentuk video klip resmi yang akan dirilis pada 20 Maret. Kehadiran visual ini menjadi langkah lanjutan untuk memperdalam pengalaman emosional yang sebelumnya telah dibangun melalui lagunya. “1/3 Malam” menggambarkan ruang paling jujur dalam diri manusia tentang kesendirian, refleksi, dan percakapan batin yang hadir di sepertiga malam. Nuansa emosional yang kuat dipadukan dengan aransemen atmosferik, membuatnya terasa dekat dengan pengalaman personal banyak pendengar. Video klip ini mengusung konsep monokrom hitam putih dengan permainan cahaya yang intim dan simbolis. Digarap oleh Edho Satria secara mandiri menggunakan teknik one shot tanpa cut, visualnya menghadirkan kesan real-time yang autentik, mengikuti perjalanan karakter perempuan dalam pergulatan batin dan pencarian makna. Secara keseluruhan, pendekatan sinematik yang minimalis dengan fokus pada cahaya, bayangan, dan ritme visual memperkuat pesan lagu tanpa distraksi. Video klip ini sekaligus menjadi penegasan identitas artistik 3PM On The Rooftop yang konsisten mengolah karya secara kuat, baik dari sisi audio maupun visual. Baca artikel selengkapnya di InfoGigs.id #InfoGigs #GigsNews #MusicNews
7 0
1 month ago