AKP Yohanes Bonar Adiguna (YBA) ternyata telah menghabiskan ratusan juta rupiah untuk membeli liquid vape mengandung etomidate. Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu, mengungkapkan nilai paket terakhir yang diamankan dari jaringan tersebut mencapai sekitar Rp270 juta.
"Kalau harga pasaran di sini, totalnya kurang lebih hampir Rp270 juta," ungkapnya dalam konferensi pers di Rupatama Polresta Samarinda, Minggu (17/5/2026).
Nilai tersebut diketahui berasal dari pengiriman 20 cartridge vape etomidate di Tenggarong dan 50 cartridge serupa di Balikpapan. Polisi menyebut pengiriman dilakukan bertahap sejak April 2026.
"Pengirimannya berturut-turut 10 cartridge, lalu 10 lagi, kemudian 10, setelah itu 20 dan terakhir 50 cartridge," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan, YBA mengakui paket tersebut dipesan dari Medan. Pun, YBA mengaku liquid vape tersebut digunakan untuk konsumsi pribadi. Namun penyidik meragukan pengakuan itu karena jumlah barang yang dipesan dinilai terlalu besar. Selain itu, proses pengiriman barang yang terjadi dalam waktu berdekatan juga jadi alasan kecurigaan polisi.
"Kalau untuk dipakai sendiri, itu hak dia. Tapi rasanya tidak mungkin. Karena barangnya sebanyak itu, dan pengirimannya berdekatan," tegas Kombes Pol. Romylus.
Selengkapnya Artikel Bekesah.co
Kasat Reskoba Polres Kutai Kartanegara AKP Yohanes Bonar Adiguna tersandung dugaan kasus narkoba. Dia berharta kekayaan Rp693.858.675 atau Rp693,85 juta di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025.
LHKPN itu disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai dari tahun 2017 dan seterusnya.
Dari pengumuman LHKPN buat publik yang diakses niaga.asia, Sabtu 16 Mei 2026, Yohanes Bonar Adiguna pertama kali menyampaikan LHKPN pada 3 Juli 2018, di mana saat itu awal menjabat Kanit Reskrim Polsek Nongsa di Polda Kepulauan Riau (Kepri), dengan total harta kekayaan Rp5.000.000.
Berikutnya pada laporan periodik 31 Desember 2018, Bonar kembali melaporkan LHKPN saat dia menjabat Kapolsek Batuaji di Polda Kepri secara periodik, dengan total harta kekayaan Rp5.000.000.
Tahun 2021, Bonar pindah tugas sebagai Kasat Reskrim unit kerja Polda Kaltim. Di mana awal jabatan dia saat itu melaporkan LHKPN Rp110.000.000 tertanggal 16 Februari 2021.
Pada periodik laporan 31 Desember 2022, Bonar kembali melaporkan LHKPN yang naik menjadi Rp186.500.000.
Masih di lingkup Polda Kaltim, Bonar kembali memberikan laporan LHKPN secara periodik pada 31 Desember 2023 dengan total harta kekayaan turun menjadi Rp99.959.326 saat dia menjabat sebagai Kasat Polairud di unit kerja Polda Kaltim.
Dengam jabatan yang sama sebagai Kasat Polairud, Bonar kembali melaporkan LHKPN secara periodik pada 31 Desember 2024 dengan total harta kekayaan naik menjadi Rp627.459.009.
Mengemban jabatan baru sebagai Kasat Reskoba, Bonar kembali memberikan LHKPN pada laporan periodik 31 Desember 2025, dengan total harta kekayaan kembali naik menjadi Rp693.858.675.
Dari catatan niaga.asia, di Kaltim, Bonar di antaranya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bontang di 2021-2022, Kasat Polairud Polres Kutai Kartanegara periode November 2023 hingga Mei 2025.
Setelah itu, Bonar berpindah tugas sebagai Kapolsek Sungai Kunjang di Polresta Samarinda hingga 23 Desember 2025, dan mengemban jabatan baru sebagai Kasat Reskoba Polres Kutai Kartanegara efektif mulai Januari 2026.
Selengkapnya Artikel Niaga Asia
Semoga Menjadi Pembelajaran Kita Semua agar kejadian Tersebut Tidak Terulang Kembali Khususnya di Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Untuk Postingan Sebelumnya Kami Takedown.
Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim menangkap Kasat Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara, AKP Yohanes Bonar Adiguna, berkaitan kasus dugaan keterlibatan kasus narkoba. Bonar sekarang diamankan di Polda Kaltim.
Keterangan dihimpun niaga.asia, Bonar diamankan awal Mei 2026 lalu. Belum diketahui persis rinci kasus yang menjerat Bonar.
Bonar yang diamankan tim Ditreskoba Polda Kaltim terkait dugaan kasus narkoba, dibenarkan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto.
“Betul, masih pengembangan perkaranya,” kata Yuliyanto, merespons konfirmasi niaga.asia, Sabtu 16 Mei 2026.
Selengkapnya Artikel Niaga asia
Breaking News
Sebuah Truck Bermuatan Mengalami Pecah Ban di Tengah Jembatan Tenggarong, Hal ini Menyebabkan Kemacetan Cukup Panjang Dihimbau Agar Pengendara Lainnya Berhati-hati
Sumber WAG INFO ETAM
🎓✨ Siap jadi bagian dari masa depan pendidikan?
Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Kutai Kartanegara hadir untuk kamu yang ingin berinovasi dalam dunia belajar di era digital! 🚀
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori—tapi juga bagaimana menciptakan media pembelajaran kreatif, memanfaatkan teknologi terkini, dan menjadi agen perubahan di dunia pendidikan. 💡
🌐 Saatnya upgrade cara belajar dan mengajar!
🎯 Saatnya jadi generasi pendidik yang adaptif, kreatif, dan inspiratif!
Yuk, wujudkan mimpimu bersama kami!in
📌 Daftar sekarang dan jadilah bagian dari perubahan! https://spmb.unikarta.ac.id/
Info lebih lanjut📞
0852 5252 0490
Dr. Yuni Rindiantika, M.Pd
Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan
🐄 Mau cari sapi kurban, sapi bakalan, atau sekadar wisata edukasi bareng keluarga? Yuk mampir ke Kandang Sapi Bovistar! 🤩
Di sini kalian bisa lihat langsung berbagai jenis sapi unggulan dengan kandang yang bersih dan terawat 👌
Mulai dari:
✨ Sapi Simental
✨ Sapi Bali
✨ Sapi Limosin berbobot besar
✨ Belgian Blue impor yang super gagah 🐂
Bukan cuma beli sapi, kalian juga bisa kasih makan sapi langsung dan lihat proses pakan fresh yang dicincang di lokasi 🌿 Anak-anak dijamin senang karena bisa belajar sambil bermain dan kenal lebih dekat dengan hewan ternak.
Cocok banget buat:
✅ Cari sapi kurban berkualitas
✅ Cari sapi bibit & bakalan
✅ Wisata edukasi keluarga
✅ Konten foto & video seru 📸
Daripada cuma lihat di video, mending datang langsung ke Kandang Sapi Bovistar! 🔥
📲 Info & pemesanan:
WA: +62 822-2734-5457
Yuk agendakan kunjungan kalian sekarang sebelum kehabisan sapi terbaik! 🐮
Dijual tanah murah strategis (Lebar 50 meter x Panjang 62 meter), posisi Hook simpang empat belakang kantor Bupati Kutai Kartanegara, hanya dengan *Rp. 3,5juta/meter Nego*.
Spesifikasi :
• Luas : Lebar 50 meter x Panjang 62 meter total Luas 3100 meter di Jalan Lais posisi Hook.
• Surat : SKPT kecamatan bisa naik SHM, aman dari sengketa.
• Bentuk : Foto Denah Maps terlampir.
• Penjual : Langsung Pemilik (bukan pihak ketiga). Insya allah amanah terpercaya.
• WA/Tlpn : 085346018656 (Fast Response) / 082152604231.
Peringatan keras diberikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri kepada jajaran aparatur pemerintah kabupaten agar tidak menjadi penghambat program pembangunan dan tidak akan menoleransi adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan program unggulan Rukun Tetangga (RT)-ku Terbaik.
Diungkapkan Aulia dirinya sudah menerima laporan adanya oknum aparatur yang justru merusak jalannya program pemerintah di lapangan melalui praktik-praktik tidak terpuji.
"Saya titip pesan, kawal dengan baik program RT-ku Terbaik. Jangan jadi musuh masyarakat untuk program ini," tegas Aulia kepada Korankaltim.com Senin (11/5/2026).
Selengkapnya Artikel koran Kaltim
Terdakwa kasus korupsi penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Dayang Donna Walfaries Tania alias Donna Faroek menerima vonis hukuman dari majelis hakim.
Sidang berlangsung sekitar 3 jam tersebut digelar di Pengadilan Negeri Samarinda, dimulai pada pukul 09:00 hingga pukul 12:30 Wita, Senin (11/5/2026).
Putusan majelis hakim menetapkan vonis hukuman 4 tahun penjara dan pidana denda Rp100 juta kepada terdakwa dayang donna faroek.
Denda pidana wajib dibayarkan terdakwa dengan jangka waktu 1 bulan.
Jika tidak dibayarkan, seluruh harta kekayaan serta penghasilan terdakwa disita oleh jaksa untuk melunasi denda yang tidak dibayarkan.
Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun 10 bulan.
Dalam amar tuntutannya, JPU KPK, Gilang Gemilang menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 12 huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. serta Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru).
Selengkapnya Artikel Katakaltim.co