Hi, teman-teman.
Sebelumnya, terima kasih sudah melakukan prapesan merchandise batch 2 dari album IGMO, Absurd, Artificial, Potential (AAP).
Sebagai informasi: kuota PO terpenuhi dalam waktu kurang dari 2 hari. Sejujurnya, kami cukup terkejut dengan antusiasme teman-teman.
Termasuk kamu.
Sebagai informasi, waktu pengerjaan merchandise berkisar antara 2-3 minggu. Jadi distribusi akan dilakukan paling lambat awal Minggu kedua bulan Mei 2026.
Sekali lagi terima kasih sudah mengapresiasi IGMO, Cheers! đ»
-
#AbsurdArtificialPotential #KaosBand #Merchandise #Kediri
RE-STOCK MERCH âAAPâ (?)
Terima kasih buat kamu yang udah memesan kaos âAAPâ.
Dalam waktu kurang dari 2 hari, kuota 24 pcs LUDES TERJUAL. Kami bahkan harus menambah kuota ekstra demi beberapa kawan lain.
Penasaran rupa merch-nya? Sila lihat bagaimana necisnya @pradio_mp dan @mayop_ memakai kaos âAAPâ.
Tunggu ya, kami punya rencana khusus untukmu yang belum kebagian.
Cheers!
-
Vid by: @malik_as_ & @manaditara
#LookBeyond #IGMO #Soundjana
SORRY GUYS, PRA-PESAN DITUTUP
Terima kasih semua. Hanya dalam 2 hari, kuota cetak 24 pcs sudah terpenuhi.
Info selanjutnya, baik tanggal jadi dan pengiriman akan segera kami follow up sesuai data di forms.
Suwun kabeh, cah.
-
#AbsurdArtificialPotential #KaosBand #Merchandise #Kediri
WAITING LIST â Absurd, Artificial, Potential T-shirt
âKaosnya masih ada gak, min?â
âMau dong, kaos albumnya!â
âAda ready stock gak?â
Menjawab pertanyaanmu semua, kami membuka WAITING LIST prapesan kaos âAbsurd, Artificial, Potentialâ.
Pemesanan akan ditutup jika sudah mencapai kuota 2 lusin (24 pcs). Ini adalah standar cetak minimal dari vendor kami.
Detail berikut harga dan ketentuan lain ada di post.
Sila isi form yang ada pada bio halaman kami.
-
#IGMO #AbsurdArtificialPotential #KaosBand #Kediri #Rock
IGMO kembali menegaskan langkahnya lewat album kedua Absurd, Artificial, Potential, sebuah rilisan yang menandai pergeseran arah dari kegelisahan personal menuju pembacaan yang lebih luas tentang sistem dan struktur di sekitar individu. Band asal Kediri ini tidak hanya menawarkan musik, tetapi juga refleksi, tentang bagaimana sistem kerap tampak rapi di permukaan, namun menyimpan celah dan kepentingan yang tersembunyi.
Secara musikal, IGMO menghadirkan eksplorasi yang berani namun tetap terukur. Berangkat dari akar hard rock, mereka meramu berbagai elemen lintas genre, mulai dari groove yang dinamis, sentuhan ska, hingga nuansa pelog Jawa dan instrumen yang tidak lazim seperti darbuka. Hasilnya adalah lanskap suara yang kaya, tanpa kehilangan benang merah identitas mereka sebagai band rock.
Di sisi lain, album ini juga menunjukkan spektrum emosional yang luas. Tidak hanya menghadirkan energi agresif yang siap memicu euforia, IGMO juga memberi ruang bagi sisi melankolis yang lebih intim dan reflektif. Keseimbangan inilah yang membuat Absurd, Artificial, Potential terasa sebagai langkah evolutif yang matang.
Menariknya, perjalanan IGMO mulai mendapat perhatian di luar Indonesia. Sorotan dari media Eropa hingga masuk dalam radar berbagai kurasi musik menunjukkan bahwa langkah mereka tidak lagi bersifat lokal semata, melainkan mulai membangun resonansi yang lebih luas.
#igmo
#absurdartificialpotential
#musikindonesia
#rockindonesia
#fyp
Di tengah lanskap hard rock yang serba cepat dan anthemic, IGMO justru memilih jalur yang lebih teatrikal dan penuh detail. Lewat album Absurd, Artificial, Potential, mereka menghadirkan perjalanan musikal yang absurd, artifisial, sekaligus potensial. Bukan sebagai kumpulan lagu, tapi pengalaman mendengar yang terasa utuh dari awal sampai akhir.
Eksplorasi lintas bunyi jadi kunci. Dari marawis, finger picking bernuansa Spanyol, sampai sentuhan langgam Jawa, semua diramu tanpa kehilangan fondasi cadasnya. Secara tematik, album ini juga bergerak dari kegelisahan personal menuju refleksi yang lebih luas tentang sistem dan absurditas hidup modern.
Review terbaru di Intro Magz melihat rilisan ini sebagai bentuk ambisi rock yang tidak takut tampil berbeda. Kompleks, teatrikal, dan penuh detail tak lazim, tapi tetap menyisakan ruang emosional bagi pendengarnya. Beberapa momen paling menonjol hadir di âSingle-Eyed Emphasisâ, âCurriculumâ, dan âObelisk Stateâ.
Baca selengkapnya di Intro Magz.
Link di bio.
Teks oleh Alfan Rahadi (@alfanrahadi ).
-
#intromagz
#review
#IGMO
#AbsurdArtificialPotential
âKami merasa sangat leluasa memainkan musik yang ideal untuk kami. Di satu sisi kami juga selalu merasa tertantang. Dalam artian, âApalagi yang bisa kami eksplorasi dalam koridor musik IGMO di waktu-waktu mendatang?ââ
Kepada MUSIKERAS, @igmo_ mengungkap ide-ide di balik proses kreatif penggarapan album âAbsurd, Artificial, Potentialâ.
Klik tautan di bio kami untuk membaca ulasan selengkapnya.
#musikerasmagz #musikeras #igmo
IGMO: Exclusive Interview with Progrockjournal
Beberapa waktu lalu, kami melakukan interviu bersama Progrockjournal.
Webzine progressive-rock lintas-negara itu menanyakan banyak hal: bagaimana lokalitas Kediri membentuk musik kami, soal âTake It Overâ (album pertama) & âAAPâ (album kedua), hingga pandangan kami soal kancah musik Indonesia sendiri.
Sila baca di situs progrockjournal.com atau klik tautan di bio kami.
-
Some days ago, we had an exclusive, in-depth interview with Progrockjournal.
The international prog-rock webzine dived deep into our journey: from how our roots in Kediri shaped our sound, the evolution from âTake It Overâ to âAAPâ, to our personal take on the Indonesian alternative scene in general.
Head over to progrockjournal.com to read the full feature, or simply click the link in our bio.
-
#IGMO #Progrockjournal #ProgressiveRock #Indonesia #Interview
@igmo_ is a rock band from Kediri, Indonesia, consisting of Pradio Manggara Putra (vocals, guitar), Iga Dahana (guitar), Ilham Bintang (drums), and Muhammad Anggra (bass).
The band identifies their sound as âKawula-Rockâ or âRock-goersâ, delivering a compelling fusion of â70s hard rock nostalgia with a modern edge â imagine Wolfmother and Led Zeppelin having a laid-back coffee chat.
Their discography includes the full-length album »Take It Over« (2022), a live session album »Devilâs Still Alive« (2023), and five singles: »Head On Fire«, »Awesome«, »Peace Of Night«, »Dark Rhyme« (2021), and »Dystopian Tropical Sojourn« (2023).
Their second album, »Absurd, Artificial, Potential«, dropped on September 5th, 2025. It takes a bold step into the complexity of systems â how they entrap individuals and rival one another to feign perfection. Where their debut »Take It Over« channeled inner turmoil, »Absurd, Artificial, Potential« turns outward; examining how individuals are entangled in flawed systems built to obscure, control, and manipulate.