Runners are weird. We chase pain. That burn. A sign that weโre pushing past the limits. Every sharp breath, every heavy step, every moment our bodies beg us to stop. But we keep running, choosing to fight. And then comes the feeling of accomplishment. The time we are allowed to relax. The joy of finishing the session, the pride of crossing the finish line. The feeling know that you didnโt quit when it got hard.
Pain is temporary.
Tokyo Marathon 2024 menjadi series perdanaku dari World Marathon Major @wmmajors dan kali kedua mengikuti event marathon.
Berlari sejauh 42.195Km diantara lebih dari 38.000 pelari dari seluruh dunia dan berjuang dengan suhu dan angin dingin dibawah 10 derajat menjadi tantangan sendiri. Puji Tuhan akhirnya bisa menyelesaikannya dengan bahagia dan puas.
Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung dan mendoakan ๐๐ป
Arigatou ๐ฏ๐ต
Setiap professional pernah menjadi amatir dan setiap master pernah menjadi pemula, orang- orang biasa menjadi luar biasa karena mereka konsisten dalam berlatih dan bisa mengalahkan rasa takut mereka.
Dikesempatan event yang kesepuluh dari @pocarisportid akhirnya memutuskan untuk mengikuti Full Marathon (42.195 KM) pertamaku yang diadakan di kota Bandung, yes kota dimana pertama kali merantau dan punya kenangan manis sendiri di kota ini.
Excited, bahagia, takut, degdegan, haru, perih, nyutnyutan, sakit, perasaan mix sepanjang rute tetapi semua terbayarkan ketika sudah menginjakan kaki di finish line.
Full Marathon bukan hanya punya fisik yang kuat dan fit, tetapi harus didukung dengan mental yang baik.
Thank God ๐๐ป
Terima kasih untuk semua yang sudah support ๐ซฐ๐ป
Hatur nuhun Bandung ๐
I did it!!!
OFFICIALLY, IโM A MARATHONER ๐๐ป