EDISI NOVEL
Dimulai tahun 2002 dengan menerbitkan novel “Cantik itu Luka” saat saya masih berumur 27 tahun, lima novel telah saya terbitkan. “Lelaki Harimau” menyusul di tahun 2004. Jeda sepuluh tahun, “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” terbit 2014. Kemudian “O” di 2016, dan jeda kembali delapan tahun sebelum novel “Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong” tahun 2024 lalu. Banyak orang bilang saya produktif, faktanya saya “baru” menerbitkan lima novel 🥹
Jika ada hal menggembirakan, kelima judul novel tersebut masih bisa diperoleh di berbagai toko buku, beberapa dengan sampul baru. Terima kasih untuk semua yang telah membaca 🤭
Edisi Cerita Pendek:
* CORAT-CORET DI TOILET, kumpulan cerita pendek pertama saya. Edisi 2000 berisi 10 cerita. Edisi 2014 berisi 12 cerita. Edisi 2023 (dan seterusnya) berisi 15 cerita.
* GELAK SEDIH, berisi 18 cerita, 11 cerita terdapat di Corat-Coret di Toilet edisi terakhir. Tidak diterbitkan kembali.
* CINTA TAK ADA MATI, berisi 13 cerita, cetakan baru segera 2026.
* PEREMPUAN PATAH HATI YANG KEMBALI MENEMUKAN CINTA MELALUI MIMPI, berisi 15 cerita, cetakan baru segera 2026.
* SUMUR, satu cerita, edisi terbatas (akan masuk ke kumpulan cerita, jadwal terbit belum tersedia).
* MAT PISAU, satu cerita, edisi terbatas (akan masuk ke kumpulan cerita, jadwal terbit belum tersedia).
Cerita pendek favoritmu yang mana?
Selain menulis fiksi (novel, cerita pendek), saya juga menulis beberapa buku non-fiksi. “Pramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialis” awalnya merupakan skripsi tugas akhir di Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada (1999), sudah berganti tiga penerbit dan ini cetakan kesekian; “Tragedimu Komediku” awalnya merupakan kolom rutin dan lepasan di Jawa Pos, terentang dari 2018 hingga 2022; buku kembar “Senyap yang Lebih Nyaring” + “Usaha Menulis Silsilah Bacaan” berasal dari blog saya, terentang dari 2008-2019. Sebagian besar ngomongin buku-buku yang saya baca, tadinya hendak menerbitkannya dalam satu jilid, tapi ternyata terlalu tebal (masing-masing buku lebih dari 400 halaman). Buku ini sudah diterbitkan oleh dua penerbit berbeda, yang terkini baru saja terbit. Semua buku masih tersedia di toko buku atau reseller daring.
Tentu di tahun-tahun ke depan, selain novel dan cerita pendek, saya berharap bisa menerbitkan non-fiksi jenis lainnya. Ada yang mau kasih ide nulis apa? Biografi seseorang? Catatan perjalanan (mungkin macam Travels with Charley)? Jurnalisme naratif? Tulis di kometar 😀👇
Hai, Bibliobesties!💕
Sebuah kota kecil di Jawa, suara-suara yang kacau, dan anak-anak yang perlahan kehilangan kebebasannya.
Dalam obrolan singkat ini, Eka Kurniawan bercerita tentang inspirasi di balik buku The Dog Meows, The Cat Barks sekaligus membagikan beberapa novel favorit yang paling membekas baginya.
Dari semua rekomendasi novel yang disebutkan, mana yang paling ingin kamu baca lebih dulu? Atau sudahkah kamu membaca novel The Dog Meows, The Cat Barks?
#BookRecommendation #MayReads #EkaKurniawan #TheDogMeowsTheCatBarks
Kabar gembira untuk teman-teman di Manado! Selanjutnya, @gnolbo akan hadir di Manado dalam rangkaian Book Tour novel yang berjudul "O" 🐵✨
Catat detailnya:
🗓️ Sabtu, 6 Juni 2026
⏰ 18:30–21:00 WITA
📍 Gramedia Manado
🔗 gramedia.link/ekakurniawan_booktourO
Sampai jumpa di sana! 👋
Unggahan telat: saya dan patung Federico García Lorca. Foto ini diambil di sebuah restoran bernama Chikito di Granada. Di tempat yang sama, dulu berdiri Café Alameda, tempat sekelompok intelektual kota tersebut senang berkumpul, menamakan diri mereka “El Rinconcillo”, dan Lorca merupakan salah satu di antara mereka.
Jika membicarakan sastra Spanyol, barangkali hanya ada dua nama teratas yang bisa dipertukarkan posisinya. Miguel de Cervantes atau Federico Garcia Lorca. Lorca atau Cervantes.
Di Indonesia, karya-karya Lorca pernah diterjemahkan oleh Ramadhan KH dan diterbitkan Balai Pustaka, termasuk dramanya yang terkenal, Yerma. Selain sebagai penulis dan penyair, akhir kisah hidupnya juga terus dikenang sebagai salah satu peristiwa tragis dalam kesusastraan dunia. Lorca ditangkap oleh kelompok fasis di tengah Perang Saudara Spanyol, ia dieksekusi di sebuah bukit sepi, dan dikuburkan di makam tanpa nisan. Sampai sekarang tak ada yang tahu di mana kuburan tersebut.
Selamat menjelang akhir pekan!
Ayo siapa yang ga sependapat dengan Kak @pardesela_ perihal buku favorit dari karya Mas Eka Kurniawan? @gnolbo
Kalau mimin sih, Cantik itu Luka yaa.
#palembangbookparty #indonesiabookparty #ekakurniawan
Di sebuah kota kecil di Jawa, gonggongan anjing dan lenguhan ketakutan terdengar lebih nyaring daripada suara manusia yang ingin bebas.
Melalui The Dog Meows, The Cat Barks, Eka Kurniawan kembali mengajak kita memasuki dunia yang ganjil, namun begitu dekat dengan kenyataan. Kisah tentang bagaimana manusia hidup di bawah tatapan moral, tuntutan keluarga, dan tekanan lingkungan yang perlahan membungkam diri sendiri.
Sore kemarin bukan sekadar sesi tanda tangan buku, melainkan ajakan untuk menelusuri bagaimana sastra dapat menjadi ruang untuk mempertanyakan kepatuhan dan menemukan keberanian untuk menjadi diri sendiri.
Terima kasih untuk semua Bibliobesties yang hadir dan ikut menyelami labirin imajinasi Eka Kurniawan. Sampai jumpa di diskusi buku berikutnya!
"Growing Up Pious in Indonesia... and Breaking Every Rule." 🦗⚡
Kemarin kita baru saja merayakan keberanian narasi bersama Eka Kurniawan di Periplus Setiabudi One. Video ini adalah sedikit rangkuman keseruan sesi diskusi dan book signing kemarin.
Buat yang belum sempat hadir atau kehabisan kursi, buku "The Dog Meows, The Cat Barks" sudah tersedia di rak kami. Jangan sampai terlewat untuk mengoleksinya!
#EkaKurniawan #PeriplusBookstore #Literature #BookSigning #booklover
manifest from the best! ✨
sebuah kehormatan bisa bertemu langsung Eka Kurniawan @gnolbo yang diksinya selalu berhasil mengacak-acak logika dan perasaan.
ternyata tidak perlu tujuan muluk untuk terpanggil menjadi penulis,
cukup menyesap kegiatan sehari-hari dan membaca Sult karya Knut Hamsun.
salute 🙌🏻
📚 *BOOK TOUR BERSAMA EKA KURNIAWAN* ✨
Halo, teman-teman pecinta buku!
Jangan lewatkan kesempatan spesial untuk bertemu langsung dengan Eka Kurniawan dalam rangka *Book Tour* yang akan hadir di Kota Manado!
🗓 *Tanggal:* 6 Juni 2026
⏰ *Waktu:* 18.30 – 21.00 WITA
📍 *Tempat:* Gramedia Manado Sam Ratulangi
Akan ada sesi ngobrol santai, diskusi karya, hingga kesempatan bertemu langsung dan mendapatkan tanda tangan dari penulis.
✨ Jangan sampai ketinggalan!
Informasi dan link pendaftaran sudah tertera pada flyer.
🔥 PANGKALAN BUN, SIAP KEDATANGAN PENULIS BESAR INDONESIA? 🔥
Sebuah momen spesial yang sayang banget untuk dilewatkan! 📚✨
Eka Kurniawan hadir langsung di Gramedia Pangkalan Bun untuk ngobrol dan bedah buku novel fenomenalnya, O 🐒📖
🗓️ 27 Juni 2026
📍 Gramedia Pangkalan Bun
Yuk jadi bagian dari pengalaman literasi yang berbeda bersama salah satu penulis Indonesia paling berpengaruh✨
Siapkan pertanyaan terbaikmu dan rasakan serunya diskusi langsung bersama Eka Kurniawan! 👀🔥
#Gramedia
#GramediaPangkalanBun
#TumbuhBermakna
#EkaKurniawan