Bagaimana jika energi yang kita gunakan berasal dari sampah-sampah yang selama ini kita buang?
Bagaimana jika ruang-ruang kecil menjadi sumber penghidupan bagi kita dan banyak orang?
Ruang, energi dan waktu itu yang akan mempertemukan kita, lewat nyanyian, sampai matahari terbenam.
Akan segera hadir, dalam hitungan hari! Nantikan ya.
—
What if…
the energy that powers a moment
comes from something called waste—that we usually throw away?
And what if growing something
starts from a small shared space?
The medium, energy and time will connect us together through music till the sun set down.
Coming soon!
Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
#sunriseberkebun #sunsetmelantun #sbsmgetplastic
Pengelolaan dan pengolahan sampah bukan sekadar soal memiliki teknologi.
Tantangan terbesar justru ada pada sistem tata kelola yang dijalankan. Mulai dari pemilahan, pengolahan, operasional, monitoring, hingga keberlanjutan program jangka panjang.
Tanpa sistem yang jelas, teknologi bisa kehilangan tujuan utamanya sebagai solusi untuk mengatasi masalah lingkungan.
Itulah kenapa Get Plastic Indonesia tidak hanya fokus menghadirkan mesin, tetapi juga membangun tata kelola sampah secara utuh melalui edukasi, pendampingan, dan program kemitraan.
Karena tujuan akhirnya bukan sekadar menghadirkan mesin, tetapi memastikan programnya tetap berjalan dan dampaknya secara berkelanjutan.
Jika komunitas, lembaga, atau organisasi Anda ingin membangun sistem pengelolaan sampah bersama, mari berdiskusi bersama Yayasan Get Plastic Indonesia.
A camping experience powered by plastic waste energy.
Sunrise Berkebun, Sunset Melantun is a 3-day community camping experience about soil, energy, culture, and shared moments.
Together, participants will garden with local seeds, learn how plastic waste is transformed into energy, join cultural and creative workshops, and experience intimate music performances in the middle of Karangasem.
More than just an event,
this is a shared living experience built from small collective actions.
🌱 Gardening & local seed activities
🔥 Waste-to-energy experience with pyrolysis
✍️ Lontar cultural workshop
🎨 Creative workshop with recycled materials
🎶 Acoustic music performances
⛺ 3D2N camping experience
🎟 Tickets are available through Artatix
For more detailed information,
please contact Instagram
@sunriseberkebunsunsetmelantun
Musik tidak selalu mengubah dunia secara langsung.
Tapi kadang, ia bisa membuat kita berhenti sebentar dan mulai mempertanyakan kebiasaan kita sendiri.
Lewat lagu Kantong Sampah, Nosstress membicarakan keresahan tentang budaya konsumsi dan plastik sekali pakai.
Lewat Malu Dong, NonaRia menyentil kebiasaan yang sering dianggap biasa.
Dan lewat Kite Sampah Sebenernye, Ipank Horehore mengajak kita melihat bahwa persoalan sampah sebenarnya dekat dengan diri manusia sendiri.
Di sisi lain, Get Plastic juga mencoba melihat sampah plastik dari sudut yang berbeda: bukan hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai energi alternatif melalui pengolahan pirolisis.
Karena mungkin, isu lingkungan tidak selalu harus dibicarakan dengan cara yang berat.
Kadang, ia bisa hadir lewat lagu, percakapan, dan ruang untuk saling mendengar.
Yuk ngobrol bersama di Diskusi Tematik Get Plastic 🌿
📅 Minggu, 17 Mei 2026
🕓 16.00 – 17.30 WITA
📍 Online via Zoom
Daftar melalui link di bio
SuKSMa
Together with
Ipank Hore-Hore @ipank_horehore
Known for his cheerful and honest tunes, including Kite Sampah Sebenernye — a light yet striking reflection on how we, in many ways, become the waste we create.
Ipank Hore-Hore will be there.
Sharing the days with us at SuKSMa.
A 3-day camping experience powered by plastic waste energy.
Through gardening, cultural workshops, creative activities, and intimate music performances in the middle of Karangasem.
Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
🗓 19–21 June 2026
📍 Museum Pustaka Lontar, Bali
🎟 Tickets available now at Artatix
——
SuKSMa
Bersama
Ipank Hore-Hore
Dikenal lewat lagu-lagunya yang ringan, jujur, dan dekat dengan keseharian, termasuk Kite Sampah Sebenernye — sebuah refleksi sederhana tentang bagaimana kita, pada akhirnya, bisa menjadi bagian dari sampah yang kita ciptakan sendiri.
Ipank Hore-Hore akan hadir.
Berbagi hari bersama kita di SuKSMa.
Sebuah pengalaman camping 3 hari bertenaga energi dari sampah plastik.
Berkebun, belajar budaya, workshop kreatif, dan menikmati pertunjukan musik intim di tengah Karangasem.
Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
🗓 19–21 Juni 2026
📍 Museum Pustaka Lontar, Bali
🎟 Tiket tersedia sekarang di Artatix
Prepare toring international classic bike rally 2026. Start kota malang dan finish kota solo. Atas support dari Yayasan @getplastic_id Perjalanan kali ini saya bakalan ditemani mas @andri_clasik2 yang sama2 menggunakan BBM dari sampah plastik
Tiga hari yang singkat tapi cukup berdampak untuk para siswa SMAN 1 Kalasan yang melaksanakan kegiatan magang di Rumah Pirolisis Yogyakarta bersama Yayasan Get Plastic Indonesia ♻️
Selama tiga hari, mereka belajar mulai dari memilah sampah, mengenal proses pengolahan sampah plastik, hingga membuat merchandise dari residu hasil pengolahan. Dari pengalaman ini muncul keinginan untuk mulai memilah dan mengolah sampah di sekolah mereka secara mandiri.
Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil dan keberanian untuk memulai 🌱
Kalau komunitas, organisasi, atau lembaga kalian juga punya semangat yang sama untuk mengelola dan mengolah sampah secara mandiri, Get Plastic bisa jadi pilihan untuk bekerjasama. Mari berdiskusi dan berkolaborasi
SuKSMa
Bersama NonaRia @nonariamusic
Lewat perpaduan nuansa vintage dan groove modern, NonaRia hadir membawa warna musik retro yang hangat dan dekat dengan keseharian. Album mereka, Dengarkanlah Radio, juga memenangkan AMI Awards 2025 untuk kategori Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik.
NonaRia akan hadir dan berbagi hari bersama kita di SuKSMa.
Sebuah pengalaman camping 3 hari bertenaga energi dari sampah plastik.
Berkebun, belajar budaya, workshop kreatif, dan menikmati pertunjukan musik intim di tengah Karangasem.
Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
🗓 19–21 Juni 2026
📍 Museum Pustaka Lontar, Bali
🎟 Tiket tersedia sekarang di Artatix
——
SuKSMa
Together with NonaRia
Known for their blend of vintage tones and modern grooves, NonaRia brings a warm retro-inspired sound into today’s space. Their album Dengarkanlah Radio also won an AMI Award for Best Jazz/Jazz Alternative Album 2025.
NonaRia will be there.
Sharing the days with us at SuKSMa.
A 3-day camping experience powered by plastic waste energy.
Through gardening, cultural workshops, creative activities, and intimate music performances in the middle of Karangasem.
🌱 Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
🗓 19–21 June 2026
📍 Museum Pustaka Lontar, Bali
🎟 Tickets available now at Artatix!
SuKSMa
Bersama Nosstress
Lewat lagu-lagu sederhana dengan pesan tentang hidup yang lebih bermakna dan apa adanya, Nosstress akan hadir dan berbagi momen bersama kita di SuKSMa.
Sebuah pengalaman camping 3 hari bertenaga energi dari sampah plastik.
Berkebun, belajar budaya, workshop kreatif, dan menikmati pertunjukan musik intim di tengah Karangasem.
Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
🗓 19–21 Juni 2026
📍 Museum Pustaka Lontar, Bali
🎟 Tiket tersedia sekarang di Artatix
__
SuKSMa
Together with Nosstress
Known for their easygoing melodies and songs about slowing down and embracing life as it is, Nosstress will be there — sharing moments with us at SuKSMa.
A 3-day camping experience powered by plastic waste energy.
Through gardening, culture, workshops, and intimate music performances
Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
🗓 19–21 June 2026
📍 Museum Pustaka Lontar, Bali
🎟 Tickets available now at Artatix
Kadang kita merasa isu lingkungan itu terlalu besar untuk dipikirkan. Terlalu jauh, terlalu rumit, atau terlalu biasa karena kita melihatnya setiap hari.
Sampai akhirnya ada lagu yang tiba-tiba bikin kita sadar:
“eh, jangan-jangan ini tentang kita juga.”
Melalui satir di lagu "Malu Dong", NonaRia menyentil kebiasaan sosial yang sering kita abaikan. Lewat lagu "Kite Sampah Sebenernye", Ipank Horehore mengajak kita melihat bahwa persoalan sampah sebenarnya sangat dekat dengan diri kita sendiri. Sementara Nosstress lewat lagu "Kantong Sampah" menghadirkan keresahan tentang budaya konsumsi dan hubungan kita dengan plastik sekali pakai.
Di diskusi ini, kita akan ngobrol tentang bagaimana musik bukan cuma jadi hiburan, tapi juga bisa menjadi ruang kritik, refleksi, bahkan cara untuk membangun kesadaran lingkungan. Karena mungkin, beberapa lagu memang tidak dibuat untuk sekadar didengar.
📅 Minggu, 17 Mei 2026
🕓 15.00 – 16.30 WIB
📍 Online via Zoom
Yuk ikut ngobrol bersama 🌿
Daftar melalui link di bio.
Kami membuka promo tiket spesial hanya untuk 3 hari ke depan🎸
🎟 SuKSMa Agung — Rp 1.000.000
⛺ Termasuk tenda
🚌 Termasuk shuttle transport
🎟 SuKSMa Alit — Rp 750.000
⛺ Bawa tenda sendiri
Kedua kategori tiket sudah termasuk:
🌱 Workshop & aktivitas berkebun
🔥 Pengolahan sampah menjadi energi
🎶 Pertunjukan musik
🍲 Makan & pengalaman hidup bersama
Tempat terbatas.
🌅 Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
🗓 19–21 Juni 2026
📍 Museum Pustaka Lontar, Karangasem
___________
We’re opening a special ticket promo for the next 3 days only🎸
🎟 SuKSMa Agung — IDR 1,000,000
⛺ Tent included
🚌 Shuttle transport included
🎟 SuKSMa Alit — IDR 750,000
⛺ Bring your own tent
Both categories include:
🌱 Workshops & gardening activities
🔥 Waste-to-energy experience
🎶 Music performances
🍲 Meals & shared living experience
Limited spots available.
🌅 Sunrise Berkebun, Sunset Melantun
🗓 June 19–21, 2026
📍 Museum Pustaka Lontar, Karangasem