FVCKTUAL SOURCE

@fvcktualsource_

A Life About Music NEWS | PRESS RELEASE | MEDIA PARTNER
Followers
149
Following
78
Account Insight
Score
18.03%
Index
Health Rate
%
Users Ratio
2:1
Weeks posts
⛓️HARDCORE CONNECTION vol 6⛓️ SUNDAY 1 FEB 2026 at BASEMENT HOTEL GRAND EDGE SEMARANG Featuring @2point1___2.1 (Yogyakarta) @defiancestraightedge (Malang) @riotninetynine (Singaraja) @ruinblightmetal (Yogyakarta) @manusiabuatanhc (Bandung) @morallystraight.bdg (Bandung) @volarehc @insanityworld__ @furyzerage @criticazeh444rd______ TICKET: Presale 50k OTS 75k Artwork // design @yo.acila ROOTED IN COLLECTIVE THOUGHT, DRIVEN BY SHARED INTENT, SUPPORT THIS GIGS ‼️ #hardcoreconnection #hccvol6
7 0
3 months ago
Simak Siar kembali hadir dalam edisi ke-24 sekaligus menjadi momen perayaan dua tahun perjalanan panggung yang telah menampung banyak suara, cerita, dan nada. Kali ini, Simak Siar Vol. 24 akan diiringi oleh alunan dari @jasonranti , @aldyamis , @fuckabends , dan @umar_haen yang siap mengisi malam penuh makna di Pendopo Ajiyasa, JNM Bloc, pada Kamis, 27 November 2025. Tak hanya musik, perayaan kali ini juga hadir dengan merchandise spesial dua tahun Simak Siar, yang bisa didapatkan secara bundling melalui @artatixcoid . Hadirilah, rayakanlah! #simaksiar #jasonranti #aldyamis #fmabends #umarhaen #gigs #infokonserjogja #infogigsjogja #eventjogja
9 1
6 months ago
Kali ini Simak Siar Vol. 23 akan merangkai pertemuan musik dan budaya dalam satu panggung yang penuh warna bersama Kustomfest 2025. Berbagai rekan penampil juga akan siap untuk menghidupkan panggung, dan memeriahkan euforia perayaan besar ini. 📅 4-5 Oktober 2025 📍 JEC Hall Yogyakarta Bergabunglah dalam perayaan Simak Siar Vol.23, dapatkan tiket Kustomfest 2025 melalui @artatixcoid . Hadirilah, rayakanlah! #simaksiar #kustomfest #gigs #infokonserjogja #infogigsjogja #eventjogja #Burgerkill #Navicula #OmLorenza #Jangar #Stangers #WhiteSwan #TheKick #ThePeal #LosPakualamos
7 0
7 months ago
Berkolaborasi dengan @komunitasgayam16 di panggung Slenthem, menyusup dalam hangatnya Yogya Gamelan Festival. Kami mengundangmu untuk ikut merayakan, bersama gema suburban dari @thekick_ , lirih manisnya @batiga_official , suara lantang anak-anak @wijilankidz.yk , hingga laju semangat @20milesmarathon . 📍 Kamis, 24 Juli 2025 📌 Amphiteater Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta Tak perlu tiket, cukup datang dan berikan dukungan seikhlasnya. Karena panggung ini milik kita. Hadirilah, rayakanlah! #simaksiar #komunitasgayam16 #YGF30 #yogyakartagamelanfestival #thekick #batiga #wijilankidz #20milesmarathon #gigs #infokonserjogja #infogigsjogja #eventjogja
7 0
9 months ago
Aciolce’ baru saja merilis lagu mereka yang berjudul “I Want You”. Kalau di single pertamanya lebih terkesan nge-pop, di perilisan lagu ini lebih menggunakan konsep yang bernuansa Grunge dan Alternative Rock. Lagu ini merupakan pengalaman pribadi salah satu anggota Aciolce, yang dimana menceritakan tentang laki-laki yang sedang mengejar perempuan pujaan hatinya yang sangat acuh dan dingin. Walaupun dikemas dengan sudut pandang laki-laki, lagu ini tetap apik dengan balutan timbre suara unik, manis, halus, husky dari Janice (Vokalis Aciolce). Element lagu ini banyak menggunakan reverb, ambient, dan overdrive sehingga membuat kita nostalgia, dengan band-band indie di tahun 90-an. Namun tetap fresh karena iringan musik yang energik dan sedikit melankolis. Terlebih, Olsen dan Janice mengungkapkan bahwa konsep produksi single kedua mereka banyak terinspirasi dari The Smashing Pumpkins, Wisp, Temachii, dan musisi dari Indonesia yaitu In.Inertia. Perjalanan musik mereka tidak sampai di genre ini saja, namun Aciolce sangat terbuka terhadap berbagai jenis genre apapun seperti shoegaze, post-rock, math rock, midwest, hingga jazz. Sehingga dapat melahirkan musikalitas terbaru sebagai sajian komposisi mereka. Bagi mereka, genre musik bukanlah penghalang untuk membuat sebuah lagu yang ciamik. #fvcktualsource #alifeaboutmusic #latesrelease #aciolce
8 0
9 months ago
Siapa saja tentu pernah merasakan jatuh cinta, kan? Diwakilkan oleh grup musik bergenre alternative-pop asal Semarang, BeverlyLine dengan gaya bermusik ‘jujur’ yang mengalir pada kelima anggotanya yaitu Imza Wida (vokal/gitar), Manggar Komalaning (gitar), Refirendyan (gitar), Sakha Wipranala (bass), dan Jeremy Edo (drum), akan merilis album berjudul As I Walk, Goodbye! Bagaimana bukan dibilang jujur? BeverlyLine meluncurkan album yang di dalamnya berisi penuh curhat kisah nyata yang diadaptasi dari personilnya. As I Walk, Goodbye! dengan gamblang mengangkat tema romansa muda, perasaan klise sekaligus memabukkan bagi siapapun yang sedang mengalaminya. Sesuai dengan judul album, As I Walk, Goodbye! tersusun 10 lagu yang membentuk perwakilan setiap tarikan mundur fase kronologi saat seorang merasakan rumitnya terlibat rasa cinta. BeverlyLine menggunakan alur mundur untuk mengenang ‘masa lalu’ yang sudah terlewati, dari perasaan akhir patah hati hingga perasaan awal jatuh hati. Just Forget Everything We Said; How To Kill This Feeling; Stay A While (Fall Into Your Dreams); What If I Can’t Be Enough; Different Pages, I’m Leaving Now; I Love You Anyway; There’s No Way Out; 3am And I’m Still Awake; Love Song, ditambah Hide Each Other Flaws sebagai pembuka album, menjadi judul-judul yang akan menghiasi album tersebut. Mulai 21 Februari 2025, kita semua bisa menikmati kemasan album As I Walk, Goodbye! di digital music platform kesayangan pendengar sebagai teman merenungi cinta di tengah malam, atau sering disebut overnight thinking, mungkin? Melalui album As I Walk, Goodbye! 2025, BeverlyLine mengajak pendengar untuk mengingat masa muda, masa paling merasa kehilangan prinsip cinta. Menuntun ke linimasa sejak hati berbunga-bunga, hingga akhirnya menjadi kenangan yang dilepas dengan lega. Selain memberi kenangan jatuh cinta melalui album ini, BeverlyLine juga berharap bisa memberi kenangan musik yang akan diingat para pendengarnya. #fvcktualsource #alifeaboutmusic #latesrelease #beverlyline
8 0
9 months ago
The poster is out. The lineup is fire. Only one thing left : your voice in the crowd. If you’re looking for a reason to feel alive next weekend THIS IS IT !!! No excuses. Just pure energy. Don’t be the one watching from IG stories. Supported by : @saintnice.shop @goodsociety.coffee @malibuwear_22 @sheltergameon @raddope13 @lecoffee.lecoffee @geprek_jago @dipayana.rm @musiksekitar.id Media partner : @kolonigigs @pophariini @bisingkota_official @ikonser_channel @smashyourass @voicehell_official @indiegigs_media @hap_magazine @fvcktualsource_ @youthbreath_btown @pesonafmwonosobo @melodic_show @merekamaksi @liburansekejap @wonosobokamtisfamily @seputar_fanbase @tembakocreative_ @noisenloud @musikjogja @fosha_wonosobo #riseofthedeadtown #rotd #releaseparty #wonosobo
6 0
9 months ago
Setelah Siti And City single yang dirilis di tahun lalu, Barmy Blokes kembali menabrak reality lewat dua nomor terbarunya: John Kalahan dan Dansa Terakhir, yang akan menjadi pengantar album penuh di tahun ini. Rilisan ini bisa dibilang layaknya menyantap gorengan: kriuk, gak healthy, tapi mandek pait (bjir nagih terus). John Kalahan terinspirasi dari John Callahan, seorang kartunis lumpuh yang berjalan dengan kursi roda, hidupnya dar der dor penuh jump scare, kalahan, terjebak dalam candu alkohol, tapi tetap berusaha bergerak meski lambat. John Kalahan mungkin kalah hari ini, tapi dia coba lagi esok hari. Sama seperti mu mniezt. Sementara Dansa Terakhir adalah anthem untuk skenario kiamat ala kwartet Entut Berut: langit retak, ragnarok cilukba, maka kita berdansa tanpa henti. Lagu ini adalah surat cinta untuk akhiran—jika besok semua lenyap, setidaknya hari ini kita sudah menari sejadi-jadinya... layaknya kesurupan. Bersiaplah. Dua track ini bukan sekedar lagu, tapi shit post paling lucu #damn #fvcktualsource #alifeaboutmusic #latesrelease #barmyblokes
9 0
10 months ago
Unit rock alternatif asal Indonesia, Redsix, merilis single terbaru berjudul “Lapse”, menandai babak kedua dari perjalanan mereka dalam EP bertajuk Part II // Execute. Lagu ini dirilis di bawah naungan label Redrose Records, dan menjadi lanjutan naratif sekaligus penanda kematangan musikal band yang dibentuk pada 2017 ini. Beranggotakan Denny (vokal), Kevin (gitar), Wicak (gitar), dan Rizma (drum), Redsix dikenal dengan sound rock yang melankolis namun penuh tenaga. Dalam “Lapse”, band ini melangkah lebih jauh dengan memperlihatkan sisi yang paling rapuh dan jujur dari diri mereka, baik secara lirik maupun aransemen. “Menjadi kuat itu tidak mudah. Luangkan waktu untuk menurunkan pertahananmu, beristirahat, dan rasakan apa pun yang perlu kamu rasakan agar kamu bisa kembali lebih kuat, dan yang terpenting, lebih bahagia,” pesan Redsix. “Lapse” adalah lagu tentang keberanian untuk berhenti sejenak. Tentang memberi ruang pada diri sendiri untuk merasa, hancur, dan meresapi setiap emosi yang datang tanpa perlu terus-menerus terlihat tangguh. Dalam balutan alternative rock/emo, track ini menyuguhkan dinamika emosional lewat vokal yang rapuh di bagian verse dan ledakan intens pada chorus—menyerupai pasang surut rasa yang akrab dengan siapa pun yang sedang berjuang memahami dirinya sendiri. “Lapse” dipilih sebagai rilisan kedua karena menawarkan keseimbangan atmosfer dalam keseluruhan EP. Secara tematik, lagu ini juga menjadi kelanjutan dari single sebelumnya, Peregrine. Jika Peregrine mempertanyakan “What if I give in?”, maka “Lapse” menjawabnya dengan “Let me give in.” Sebuah transisi dari keraguan menuju penerimaan. “Kami merasa bahwa ‘Lapse’ adalah lagu yang paling rentan dalam EP ini. Kerentanan tersebut terasa melalui liriknya, pemilihan melodi vokal, dan aransemen musik yang disederhanakan untuk membiarkan emosi itu muncul ke permukaan.” Tutup Redsix. #fvcktualsource #alifeaboutmusic #latesrelease #redsix
5 2
10 months ago
Swara Selekta Proudly Presents Northclash Hardcore Fest 2025 ITS FINALLY HERE! The full line-up for Northclash 2025, Presale ticket is now open for sale through; protix.id/northclash2025 link is up on our bio. Thank you for all this spectacular bands around Indonesia and Australia, we got ; @nopeacehc @defyhc @kenyakingdown @keepitreal.hc @timethrow4all @harvest_achc @trapinsidehc @criticazeh444rd_ @nko.hc @sprayer.dead @knucklechain_ @way2die.hc 12 Bands and there will be a fucking great show, come buy some ticket, make sure the payment is confirmed and done via email. LET’S GET THE FUCK UP!
18 0
10 months ago
Band death metal asal Bandung, Flamethrower, resmi merilis lagu debut sekaligus perkenalan mereka berjudul “Eternal Wound” pada 31 Januari 2025 dalam format digital. “Eternal Wound” sejatinya adalah lagu dari Safaat Rizki pada vokal, Abimanyu Pandiga (gitar), Ryan Erlangga (gitar), Alvan Fadillah (bass), dan Rozi Fakhrul (drum) yang menggambarkan mengenai pergulatan batin seseorang/mereka yang terperangkap dalam siklus trauma dan rasa sakit, juga di waktu yang bersamaan menghadirkan pertanyaan mendalam tentang harapan dan transformasi. Dengan kata lain, “Eternal Wound” merupakan perjuangan melawan rasa sakit yang tampak tak berujung, tetapi beriringan pula di dalamnya yang mematri harapan bahwasanya ada kekuatan yang bisa ditemukan di tengah penderitaan. Sebuah perjalanan emosional untuk merefleksikan/menjawab pertanyaan makna penderitaan itu sendiri. “Rasa sakit yang tidak berujung dapat membuat seseorang merasa terjebak dan kehilangan harapan, tetapi luka tersebut juga bisa menjadi titik refleksi: apakah penderitaan ini akan terus menahan kita, atau justru menjadi alasan untuk menemukan kekuatan yang belum pernah disadari sebelumnya (tersembunyi)?” ujar vokalis, Safaat Rizki. Refleksi makna tersebut lantas dibentangkan ke ceruk sonic old school death metal yang bengis, kotor, gelap sekaligus suram dengan pendekatan kawat gitar berduri yang terdistorsi dan disetel rendah—lengkap dengan sayatan melodius tepat guna, permainan drum yang agresif dan kuat, hingga pekik vokal rendah menggeram sarat emosi. Lagu berdurasi 3 menit 11 detik ini sendiri merupakan hasil elaborasi seluruh anggota Flamethrower dengan musik dan lirik yang ditulis secara rembukan. Secara teknis, “Eternal Wound” direkam dan dikerjakan di Funhouse Studio selama dua bulan dengan kerja keras selama dua shift untuk memastikan setiap detail instrumen terdengar sempurna dan menghidupkan emosi lagu. #fvcktualsource #alifeaboutmusic #latesrelease #flamethrower
19 1
10 months ago
Knuckle Chain, Unit hardcore asal Yogyakarta baru saja merilis single perdana mereka yang berjudul “Chain 2 Break”. Lagu ini menawarkan sebuah pesan kuat yang mengajak pendengarnya untuk melepaskan diri dari zona nyaman dan rutinitas yang membelenggu. Di tengah kehidupan yang kadang terasa monoton, banyak orang terjebak dalam pola lama dan takut untuk berubah. Dengan lagu ini, Knuckle Chain berusaha memberikan tamparan yang menggugah untuk membuka mata mereka yang merasa terjebak. “Chain 2 Break” bukan hanya sebuah lagu, tapi lebih kepada seruan untuk melawan kebiasaan yang menghambat perkembangan diri. Liriknya penuh sindiran dan berisi pesan tentang bagaimana banyak orang hidup dalam zona nyaman yang justru menghambat potensi mereka. Knuckle Chain ingin mengingatkan kita bahwa untuk berkembang, kita harus berani keluar dari kebiasaan lama dan menghancurkan rantai yang menahan kita. Lagu ini terinspirasi dari realitas hidup sehari-hari, di mana banyak orang yang lebih memilih hidup dalam kenyamanan meski itu membatasi langkah mereka. Knuckle Chain ingin mengajak pendengarnya untuk membangkitkan semangat dan berani melangkah keluar, melepaskan diri dari kebiasaan yang mengikat dan menuju peluang baru. Sebagai band hardcore, Knuckle Chain memilih musik yang keras dan penuh energi untuk menyampaikan pesan ini. Dengan riff gitar yang tajam dan vokal penuh semangat, mereka berhasil mengemas “Chain 2 Break” menjadi anthem bagi mereka yang ingin keluar dari rutinitas dan melawan rasa takut terhadap perubahan. Single ini dirilis melalui SPRG Record, label independen asal Lampung yang telah lama dikenal mendukung band-band hardcore tanah air. Kerja sama dengan SPRG Record memberikan Knuckle Chain ruang untuk lebih dikenal di kancah musik, khususnya di genre hardcore. Tak hanya itu, mereka juga sedang menjalani tur promo yang bertajuk “Slam Suffer Tour”. Dalam tur ini, Knuckle Chain akan tampil di beberapa kota di Pulau Jawa, mengajak penggemar hardcore untuk merasakan langsung energi mereka di atas panggung. #fvcktualsource #alifeaboutmusic #latesrelease #knucklechain
14 0
10 months ago