Selamat Hari Arsip Nasional. Satu dekade (2016-2026) bersama @forgotten_ind Terima kasih sudah memberikan ruang untuk berkarya dan dilibatkan dalam sebagian perjalanan. Semoga bisa terus bekerja sama dan mencatatkan sejarah.
Hatur nuhun 666.
FORGOTTEN @forgotten_ind , band death metal asal Bandung resmi merilis album "SILALATU" dalam format digital via Coexist Music @coexistmusic_ , setelah sebelumnya hadir dalam bentuk Compact Disc di tahun 2020 bersama Grimloc Records @grimlocrecords .
Langkah ini menjadi upaya mereka untuk menjangkau pendengar yang lebih luas, sekaligus mempertegas eksistensi mereka di ranah musik ekstrem yang terus berkembang mengikuti era digital.
Di album "Silalatu", Forgotten menghadirkan perpaduan death metal agresif dengan nuansa budaya Sunda yang kuat, berisikan 9 track penuh amarah, perlawanan, dan atmosfer gelap khas Forgotten. Mulai dari "Rapalan Kala" hingga instrumental penutup "Layung Mamala". Album ini juga menampilkan kolaborasi unik bersama Morgue Vanguard serta vokal dari Shifa Amelia di lagu utama "Silalatu".
"Silalatu" menjadi kelanjutan dari kisah yang dibangun sejak album Kaliyuga (2018), dengan tema tentang kehancuran, perlawanan, dan isu sosial yang konsisten menjadi ciri khas mereka.
Sebelumnya, Forgotten juga sempat merilis EP Live hasil penampilan mereka di Bandung Deathfest 7 pada akhir Januari lalu.
Kini, album "Silalatu" sudah tersedia diberbagai digital streaming platform. Selamat mendengarkan...!!!
#newrelease #forgotten #deathmetal #bandung #indonesia
Band death-metal asal Bandung, Forgotten, resmi merilis album Silalatu dalam format digital
melalui Coexist Music setelah sebelumnya hadir dalam bentuk fisik compact disc di tahun 2020 bersama Grimloc Records.
Langkah ini menjadi upaya mereka untuk menjangkau pendengar yang lebih luas,
sekaligus mempertegas eksistensi mereka di ranah musik ekstrem yang terus berkembang mengikuti era digital.
Dalam bahasa Sunda, “Silalatu” merujuk pada “percikan bunga api”. Sesuai dengan judulnya,
album ini sangat kental dengan unsur budaya Sunda...
#FORGOTTEN #Silalatu #DeathMetal
#IndonesianDeathMetal #SiantarDeathMetal
Setelah lama hanya beredar dalam format fisik, band death metal Bandung akhirnya membawa album “Silalatu” ke platform digital dan langsung mencuri perhatian skena ekstrem.
Dibalut nuansa budaya Sunda, rapalan mistis, hingga sentuhan vokal Shifa Amelia di title track, album ini menghadirkan sisi Forgotten yang paling berani dan berbeda.
Sembilan lagu di dalamnya merangkai kisah kehancuran, perlawanan, dan kritik sosial dalam balutan komposisi brutal yang semakin menegaskan eksistensi mereka di era digital.
--
#bandungmagazine #musicrelease #album #forgotten #silalatu
Forgotten resmi merilis album Silalatu dalam format digital melalui Coexist Music.
Setelah hadir dalam versi fisik di tahun 2020, kini album penuh nuansa budaya Sunda ini bisa dinikmati lebih luas di berbagai platform streaming digital.
Berisi 9 track penuh amarah, perlawanan, dan atmosfer gelap khas Forgotten,
Silalatu menjadi kelanjutan dari kisah yang dibangun sejak album Kaliyuga (2018).
Dari “Rapalan Kala” hingga “Layung Mamala”, Forgotten kembali menghadirkan death metal agresif dengan sentuhan etnik Sunda yang kuat...
#FORGOTTEN #Silalatu #DeathMetal
#NewRelease #MetalSiantar
GALERI KONSER BERISIK GIGS
@forgotten_ind
The Bandung-based death-metal band Forgotten has officially released the album Silalatu in digital format via Coexist Music, following its initial physical release on compact disc in 2020 with Grimloc Records. This move is an effort to reach a wider audience, while also solidifying their presence in the ever-evolving realm of extreme music in the digital age.
In the Sundanese language, “Silalatu” refers to “sparks of fire.” True to its title, the album is deeply steeped in Sundanese cultural elements. The album consists of nine tracks: “Rapalan Kala,” “Warta Derita Padalisan 1,” “Warta Derita Padalisan ‘Badai Api,’” “Silalatu,” “Fantasmagoria Padalisan 1,” “Fantasmagoria Padalisan 2,” “Titik Api,” and “Layung Mamala.” 2,It opens with the track “Rapalan Kala,” which delivers an unexpected vibe through Sundanese musical elements and the chanting lyrics by Morgue Vanguard. This song serves as a bridge to “Warta Derita Padalisan 1” and “Warta Derita Padalisan 2.” On the title track “Silalatu,” classical guitar plucks combined with Shifa Amelia’s vocals successfully set this song apart from Forgotten’s other tracks.
Within the album’s structure, this song is placed in the middle, immediately following “Badai Api.”
TETAP BERISIK DAN BERMUSIK
By support : @morefaith_distraction@munafuck_store
Band death metal Bandung, Forgotten, resmi merilis album Silalatu ke platform digital lewat Coexist Music, setelah sebelumnya hadir dalam format CD via Grimloc Records pada 2020.
Album berisi sembilan lagu ini menonjolkan nuansa budaya Sunda, mulai dari “Rapalan Kala” hingga instrumental penutup “Layung Mamala”.
Sebagai kelanjutan Kaliyuga (2018), Silalatu merangkum tema kehancuran dan perlawanan lewat komposisi agresif serta lirik sosial khas Addy Gembel.
Eksplorasi musikal juga hadir melalui sentuhan gitar klasik dan vokal Shifa Amelia di lagu utama “Silalatu”.
--
#indieairmedia #forgotten #silalatu
Hello Selecta Music!
Band death-metal asal Bandung, Forgotten, resmi merilis album Silalatu dalam format digital melalui Coexist Music setelah sebelumnya hadir dalam bentuk fisik compact disc di tahun 2020 bersama Grimloc Records. Langkah ini menjadi upaya mereka untuk menjangkau pendengar yang lebih luas, sekaligus mempertegas eksistensi mereka di ranah musik ekstrem yang terus berkembang mengikuti era digital.
Seperti album-album sebelumnya, lirik yang ditulis oleh vokalis Addy Gembel pada Album ini tetap menyoroti tentang isu sosial. Secara musikal, energi album ini diperkuat oleh permainan gitar Zoteng Kampret dan Gan-gan, bass oleh Diki, serta pukulan drum Rizalu yang solid.
Sebelumnya pada akhir januari lalu Forgotten telah lebih dulu menambah discography mereka lewat EP live yang direkam saat tampil di Bandung Deathfest 7. Album Silalatu kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital.
#Forgotten #Silalatu #SelectaPop