Bang Muluk, seorang pria dari padang panjang yang hidup berantakan menjadi preman di kampungnya sampai sebelum bertemu dengan sahabatnya, Zainuddin.
Tak berpendidikan, kasar, berantakan, tidak memiliki arah dan tujuan hidup yang jelas. begitulah kira-kira hidupnya sampai bertemu seorang pria yang begitu ia hormati selamanya, terimakasih engku.
Padang panjang menjadi saksi perubahan hidup Bang Muluk, kota itu berhasil menjadi bukti bahwa pria yang sudah tidak dipercaya oleh ibunya sendiri bisa sukses, ternyata pria itu berhasil menampakkan sifat aslinya.
Hai bang, apakabar? aku rasa dengan sifat aslimu itu kau sedang hidup dengan bahagia sekarang. sifatmu yang humoris, setia, selalu berada di sisi engku, dapat dipastikan kau dan engku sedang menikmati hidup sekarang. oh iya Bang Muluk, selain itu aku rasa kau juga berbakat menjadi penulis seperti Engku Zainuddin karena kau adalah orang yang sangat jujur dan bijak dengan kata-katamu.
Bang Muluk selalu ada di sisi Zainuddin hingga akhir, ia yang berhasil menjadi sahabat dan membantu zainuddin dari masa kehancurannya hingga masa kejayaannya di Surabaya. Bang Muluk adalah sosok yang benar-benar mirip denganku, senang bisa mengenalmu bang.
Terimakasihh untuk Rangers Pentas Besar Zainuddin.
@just_tiann @handy_wijaya07 @feliciaaivna @zhiennie_09 @abner.aristyo
Terimakasih juga untuk seluruh pemain dan crew Pentas Besar Zainuddin.
•
•
📍Gedung Kesenian Jakarta [20-21.05.23]