Senin-Rabu rekaman, Kamis ke Jambi, Jumat Jiexpo, Sabtu ke Lampung, Minggu nonton Mocca di Bogor, Senin rekam live di Sarinah, Selasa rekaman di Shoemaker Studio. Seru dan kurang tidur (udah biasa). Alhamdulillah
Penghujung 2025 ini banyak belajar sabarnya, banyak nonton dunia berputar dan gantian memberi hal baik dan rintangan, banyak nahan diri untuk ga masuk ke konflik yg berpotensi merubah tatanan karir dan sosial. Yang ga terlalu banyak (dibanding tahun2 sebelumnya) adalah rekaman & mixingan single/ep/album [ga bagus kali ya yg w kerjain?😅] dan manggung (dipengaruhi politik ekonomi dalam negri). Tahun ini lebih banyak maki-maki pemerintah dan aparatnya. Mencari damai di antara lautan bahasa kasar dan kurang tidur. Ya semoga tahun depan mendingan ya.
Kalau saya tidak melakukan semua yang saya bisa dan biasa lakukan, saya akan perkenalkan diri sebagai orang yang suka bengong, liatin cara alam bergerak, dengerin semua yang tersedia, dan orang yang akan sangat senang untuk berdiskusi tentang bagaimana dunia bekerja.
Semoga, saya bisa diingat sebagai orang yang pasti mau meringankan kalau ada yang kesulitan, dan semoga saya dapat dipercaya untuk menjelaskan hal yang rumit jadi mudah.
Kalau kalian? (Jawab ke diri sendiri aja, siapa tau kamu butuh ini)
Hidup belakangan ini, gak banyak yang berubah tapi banyak yang baru juga. Masih bisa ketemu ribuan wajah tiap minggu, masih sering tidur 32.000 kaki di udara, masih suka makan enak khas kota yang disinggahi. Tapi banyak yang baru juga. Baru pertama pegang FOH untuk artis luar negri, baru ngulik album baru rc untuk sound check, raket baru, temen temen main padel baru, dan baru ketemu kawan SD lagi setelah sekian lama; cuma ya ttp ga ada 19 juta lapangan pekerjaan baru aja, banyaknya lapangan padel. Semoga hidup makin membaik buat kita semua, ya. Minimal gini gini aja, ga makin buruk.