Akhirnya, bisa foto dengan toga. Mau dikit cerita, sebenernya aku mulai ngerjain skipsi dari tahun 2020. Gausa kaget kenapa kelar 2 tahun. Banyak faktor yang buat aku ga cepet-cepet ngerjain skripsi. Yang penting bisa ngelarin skripsi kan? Ga semua orang bisa langsung fokus sama 1 tujuan, ngerjain skripsi. Yang aku ketik tadi, ada faktor yg buat aku lama ngelarin skripsi. Semua tergantung masing-masing individu, jangan nyamain sepatu kamu dengan sepatu orang lain.
Prosesnya emang lama, tapi dalam proses itu aku punya pengalaman yang banyak. Peristiwa, kenal banyak orang, dan hal-hal yang aku ga duga lainnya. Dulu, tahun 2021, pertengahan. Aku hampir ga punya tujuan hidup, mentalku down banget, gatau harus apa. Nangis tanpa sebab, setiap hari pun nangis, emosionalku ga stabil. Sampai akhirnya, kakakku bilang "tujuan hidupmu apa?" dan, bodoh banget ga si? Aku bilang " gaada, semua udah hancur". Haha, yang kupikirkan saat itu tujuan hidupku sama harapankku yang aku buat sendiri. Ternyata itu salah. Akhirnya, dibenerin tu sama kakakku " sekarang kamu fokus sama tujuan hidupmu. Untuk sekarang fokus skripsi, nanti cari kerja. Gausah mikirin cowo lagi, nanti datang sendiri. Bahagiain ibu" dan seketika aku tenang dan bisa mikir bahwa banyak yang harus aku selesaikan.
Aku bersyukur, dikelilingi keluarga yang support sama aku. Dimana saat aku jatuh, sakit dan terpuruk. Mereka ada. Lalu, orang-orang ekternal yang sebelumnya aku harapkan, tidak ada arti lebih lagi dibanding keluarga. Iya, tau. Ga semua keluarga itu cemara, tapi aku menulis tentang dari pengalamanku bukan mengajak beropini.
Terimakasih.
Foto by
@naufal_almahdy
MakeUp by
@charisma_makeup