Out now!
“ᴅɪ ᴀᴛᴀꜱ ᴋᴇʜᴀɴᴄᴜʀᴀɴ ᴀʟᴀᴍ” – Official Music Video
Watch now on Guilties’ official YouTube channel.
🔗 Link in bio
“Di Atas Kehancuran Alam” – Performed by:
Mbonx – Guitars
Khebot – Drums
Adam – Vocals (Add.)
Live recorded at Off The Record, Jakarta
Mixing & Mastering by @Fakeagams
Video/Visuals by @Levoy_owen
Songwriting & Cover Art by @undefeatedkid
(𝙐𝙨𝙚𝙙 𝙞𝙣 𝙩𝙝𝙚 𝙚𝙣𝙙𝙞𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙘𝙩𝙞𝙤𝙣: “𝙎𝙤𝙣𝙜 𝙤𝙛 𝙩𝙝𝙚 𝙈𝙖𝙢𝙪𝙣𝙖 𝙏𝙧𝙞𝙗𝙚 𝙤𝙛 𝙎𝙤𝙪𝙩𝙝 𝙋𝙖𝙥𝙪𝙖”, 𝙧𝙚𝙢𝙞𝙭𝙚𝙙 𝙗𝙮 𝘿𝙖𝙣𝙞𝙚𝙡 𝙃𝙖𝙣𝙨𝙤𝙣.)
#Guilties #Grindcore #Grindcoreband #DiAtaskehancuranAlam
The unfinish business of upcoming D.I.Y EP Project:
"Zombi Industri"
8 tracks penuh kutukan
In Crust we Grind this existence ✊
see ya in 2026 🔥🔥🔥
#crustgrind #grindcore #grindcoreisprotest #crustcore #crustpunk #incrustwetrust
PRE ORDER "GRINDCORE IS YOURS!" TSHIRT
UNTIL 10 JANUARY 2026
150.000 (EXCLUDE SHIPPING)
STITCH SUPPLY ULTRA COTTON//PLASTISOL INK
FULL PAYMENT/DP
CONTACT : 081317685336 WA / DIRECT MESSAGE
ARTWORK & LOGO BY UNDEFEATEDKID
#GRINDCORE #GRINDCOREISYOURS
WE CONFIRM!!!!
Hustle & Bustle Present
"SCREAM IN THE FURY"
Sabtu,27 Desember 2025
At Rocka Rolla Bogor.
Together we PROTEST!!
See you there!!
#grindisprotest
#grindforpalestine
#grindcore
#hustleandbustle
#harrdcore
#punk
Mengorbankan manusia adalah bagian dari peradaban modern. Kalian dan kita semua adalah bagian dari peradaban modern yang luka, baik yang berlumuran dan bau amis jantung korban, hingga luka yang tak kasat panca Indera namun begitu membusuk di dalam jasmani halus maupun kasar kita. Ketika kita memilih hanya menjadi penyimak realita busuk lalu tidak melakukan sesuatu, artinya kita sedang merayakan peradaban modern yang akan menggerogoti kehidupan alamiah dengan perlahan membusuk hingga terurai menjadi bangkai yang akan tersisih di tepi jurang tebing dan siap membaur ke lautan yang bergejolak.
Manusia menciptakan nerakanya untuk menjalarkan api-apinya ke berbagai lini kehidupan. Kemudian kesalahan kita yang hanya diam akan menjadi simbol betapa tak berdayanya mahluk yang katanya mempunyai hati Nurani. Sekecil apapun reaksi kita terhadap kebusukan peradaban ini, adalah suatu manifestasi, melalui inti dari mesin giling yang berputar terus melindas peradaban keji ini merupakan apa yang dimaknai sebagai keberatan, ketidaksetujuan, atau penolakan terhadap suatu isu, kebijakan, atau tindakan tertentu, sering kali untuk mendorong perubahan sosial, politik, atau ekonomi, sekalipun masih rentan dengan ketidaktepatan atau errorisme.
Ya, protespun belum tentu tepat menjadi Solusi, namun protes adalah media jiwa memaknai keadaan yang kita hadapi.
Grind is Protest!
God Save The Grind II dan Human Collateral merupakan manifestasi ERRORX pada kondisi dunia di sekeliling kita, kanan-kiri, depan-belakang dan jauh di luar sana yang tetap kita rasakan kesakitan yang terjadi, yang harus kita sikapi dengan cara kita.
Gilas Kembali yang kita bisa. 22.11.2025!!!
Credits Title:
Eko Hariyanto : Vocals, Messages
Ivandalism : Guitars
Ditch : Bass
Bots : Drums
Arrangement & Finishing : Ivandalism, ERRORX
Recording, Mixing & Mastering : Studio K, Bekasi, West Java, Indonesia
Operator by: Yudha
Video/visual :
Directed by Aka Reza
Camera and edited by Aka Reza
Location by Mamokiak Studio Tebet
For More info:
Instagram:
/errorxjktgrind?igsh=M2N0NXFhcWg4YnU=
Bandcamp:
GOD SAVE THE GRIND II | ERRORX
Youtube:
(26) ERRORX OFFICIAL - YouTube
#errorx
#grindisprotest