Selasa pagi yang hangat di Senayan ☀️
24 Februari 2026 kemarin, ada pertemuan penting antara Kementerian Kebudayaan dan Pascasarjana ISI Surakarta di Ruang Mataram, Gedung E Kementerian Kebudayaan, Senayan.
Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Kebudayaan,
Prof. (Hon) Dr. Fadli Zon, M.Sc., bersama
@kemenkebud @fadlizon
• Sekretaris Jenderal: Bambang Wibawarta
• Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi: Restu Gunawan
@restu.gunawan.5
• Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan: Ahmad Mahendra
@mahendrabudaya
• Inspektur Jenderal: Fryda Lucyana
• Ibu Dhika dan jajaran protokoler terkait
dan Institut Seni Indonesia Surakarta hadir jajaran Pascasarjana.
• Prof. Sardono W. Kusumo
@masdon.art
• Dr.Dr. Eko Supriyanto, M.F.A
@ekopece
• Dr. Aries Budi Marwanto, M.Sn.
@aries_be_em
• Dr. Fawarti Gendra Nata Utami, M.Sn.
@fafa.utami
• Dr.Sn. Angga Kusuma Dawami, M.Sn.
@akdawami
• Ani Tustia Finuryanah, S.Si
Salah satu agenda utama adalah wacana pembukaan Prodi Desain Budaya di Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta. Desain budaya dipahami bukan sekadar produk atau visual, tetapi praktik hidup, cara berpikir, dan kekuatan mega-diversity Indonesia. Seni adalah ruang merdeka untuk berpikir, berimajinasi, dan terus mencipta.
Fadli Zon menegaskan pentingnya pendekatan berbasis praktik dan penguatan institusionalisasi pengetahuan budaya di kampus agar lahir pemikiran berkelanjutan serta generasi seniman dan maestro.
Direktur Pascasarjana, Eko Supriyanto, menekankan sensibility towards complexity—pendidikan seni harus peka pada keberagaman, memuliakan manusia dan alam.
Semangat pemikiran Gendon Humardani dan Umar Kayam turut menguatkan bahwa seni adalah bagian dari perjalanan kebudayaan bangsa.
STEAM menjadi jembatan kolaborasi seni, sains, dan teknologi.
Karena kebudayaan bukan untuk dikenang saja, tetapi untuk terus diciptakan ✨
#ISISurakarta #KementerianKebudayaan #DesainBudaya #PemajuanKebudayaan #senidanbudaya