Pada hakikatnya setiap manusia mempunyai kisah hidup masing masing. Kita tidak bisa memaksakan kisah kehidupan kita sama dengan kisah kehidupan orang lain. Tidak perlu iri hati, apapun dan bagaimanapun kisahmu, entah itu baik ataupun duka, kita hanya perlu menjalankan dengan sebaik-baiknya, karena setiap rencana kita, tak seindah dengan rencana Tuhan yang menciptakan kita, sebab di setiap takdir-Nya, tersimpan makna yang lebih dalam dari sekadar angan.
Perlu diketahui bahwa kisah kancil mencuri mentimun pun menjadi kisah yang diceritakan turun temurun walaupun dengan bumbu-bumbu sesuai dengan penceritanya, bahwa setiap alur kisah kehidupan, sekecil apapun, akan abadi dalam lipatan waktu.
Maka dari itu, tetap berjuanglah dengan kisah hidupmu masing-masing, yakinlah dengan proses itu, dan tak perlu menyesalinya. Karena dalam setiap proses itu pasti ada makna yang tersembunyi dibaliknya, tinggal bagaimana kita menyikapi dengan bijak akan hal itu, menjadikan setiap langkah, baik di lembah kelam maupun di puncak cahaya, sebagai ukuran indah dari perjalanan jiwa.
Desember. 2025
Tepat 40 hari lalu, rutinitas pagi itu mendadak menjadi kelabu. Panggilan telepon yang lirih dan penuh kecemasan serasa menusuk hati dan pikiran. Tak terbayangkan sedikitpun apa yang terjadi. Hanya pertempuran batin yang menguasai.
Adik ku telah pergi, pergi dan tak pernah kembali.
Duka itu begitu dalam, aku belum percaya dengan kenyataan itu. Bagi kami yang ditinggalkan, kematian dan prosesi setelahnya terasa begitu cepat walaupun menunggu saudara dari jauh yang akan datang. Proses pemakaman dilakukan saat semuanya masih dalam keadaan terguncang, sedangkan emosi belum sepenuhnya dikendalikan. Di saat bersamaan, dituntut menghadapi pertanyaan tentang penyebab kematian.
Lalu setelah semuanya telah usai dan pintu rumah tertutup, tiba-tiba kesunyian menyergap dari berbagai penjuru. Rasanya seperti memasuki tempat yang asing walaupun itu rumah yang sama seperti sebelumnya. Ketiadaan orang yang dicintai membuat seluruh sudut rumah itu terasa berbeda. Terasa begitu sunyi, dingin dan hampa.Tercipta emosi kesedihan yang tak tertahankan.
Mungkin kematian merupakan hal biasa bagi orang yang menyaksikan dari jauh, menerima share media sosial atau mendengar dari pengeras suara masjid. Namun jika kematian itu menghampiri orang-orang yang disayangi, kita baru akan mengerti betapa ia bisa mengubah segalanya untuk selamanya.
Arti hidup menjadi berubah. Semangat hidup pun redup. Seolah belum bisa menerima kenyataan. Berbagai kebahagiaan tidak lantas menghapusnya. Jika hati serupa ruangan, duka menjadi penghuni tetapnya. Tidak mudah mengusirnya dan melanjutkan hidup seolah tidak terjadi apa-apa.
Selamat jalan saudaraku, walaupun ragamu telah pergi, tapi kenanganmu akan abadi. Semoga kita bisa berkumpul di Jannah-Nya, masih banyak hal yang ingin kubagikan perihal kehidupan ini.
Alfatihah, .
1 April 2024
You are my sunshine, my only sunshine
You make me happy when skies are gray
You'll never know dear, how much I love you
Please don't take my sunshine away
#johnycash
Ziya dan Zuha , .