Terima kasih untuk semua kritik, review, masukan, dan apresiasi untuk
@pelangidimars .
Jika ada yang mengatakan kami anti-kritik, justru sebaliknya melalui kritik dan diskusi lah kami belajar merakit dan mengembangkan teknologi baru dalam proses produksi ini.
Semua masukan telah kami catat, telaah, dan pelajari sebagai evaluasi perjalanan kami selanjutnya.
Dari berbagai pandangan yang kami terima, kami memahami bahwa salah satu catatan utama adalah mengenai cerita.
Apa yang dihadapi
@pelangidimars hari ini tidak lebih berat daripada proses panjang yang kami lalui untuk menyelesaikan film ini.
Di sisi lain, kami juga menerima banyak kiriman video dari para orang tua tentang; lukisan karakter, tiruan dialog, hingga respons sederhana dari anak-anak. Hal-hal tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami.
Kami beruntung dapat bekerja sama dengan ratusan talenta hebat yang tergabung dalam
@pelangidimars , baik di depan maupun belakang layar.
Terima kasih juga untuk teman-teman public figure dan filmmaker yang memberikan dukungan dan masukan, baik secara pribadi maupun melalui ruang publik.
Karena itu, tidak ada alasan bagi kami untuk mundur. Justru kami merayakan bahwa kami telah melalui proses paling krusial: mengubah 0 menjadi 1 dengan menghadirkan pendekatan teknologi baru hingga akhirnya menjadi karya yang dapat dirasakan oleh publik.
Kami ingin bercerita, namun di saat yang sama kami juga masih terus belajar menemukan bahasanya. Mohon maaf jika dalam prosesnya masih terasa belum sempurna.
Selamat untuk semua film Lebaran yang telah mencapai jutaan penonton.
Maju terus perfilman Indonesia. Karena bioskop adalah ruang demokratis bagi semua pihak, semua umur dan semua kalangan.