MRS @membacaradensaleh Edisi Ke-48
Acara Membaca Raden Saleh Sabtu 16 Mei 2026 membahas tema "Fotografi Model/Fashion Era Pra Digital." Nara sumbernya adalah seorang fotografer senior dengan pengalaman amat panjang di bidangnya, Pak Ferry Ardianto. Peserta disuguhkan kisah yang sangat menarik dan menggugah, dengan presentasi yang memanjakan secara visual karena menampilkan keindahan koleksi hasil jepretannya. Di akhir acara Pak Ferry memilih lima model untuk difoto, di antaranya saya.
Terima kasih Pak @ardianto45 untuk paparannya. Juga untuk hasil jepretannya yang sangat istimewa. Saya jadi terlihat berkilau dengan kain tenun Rote Ndao. Luar biasa keren bangettt ❤
Klub Buku (Bukan) Tentang Sampah
Tim desainer Co/Lab, Komunitas Membaca Raden Saleh, dan Komunitas Weekend Bookclub mengadakan acara diskusi buku bertema desain, sosial dan lingkungan pada Sabtu 11 April 2026 di Erasmus Huis.
Acara dimulai dengan tur Pameran Bukan Tentang Sampah yang didesain oleh dua desainer Indonesia dan dua desainer Belanda. Dilanjutkan dengan diskusi kelompok dengan saling membagikan quote dari buku-buku yang dibaca.
Visited Amorphophallus titanum at Bogor Botanical Gardens today. The rare giant flower was withered already. A staff said it bloomed perfectly last Sunday. Perhaps it's withered faster as it was a rainy day yesterday.
#amorphophallus #amorphophallustitanum #biodiversity #rareplants #rareflowers #indonesia #bogorbotanicalgarden
Calathea lutea..
Jangan lihat wajah kami, tapi lihat background kami. Sering disebut kalatea pisang padahal spesies ini bukan tergolong famili pisang-pisangan (Musaceae).
Adapun Calathea lutea termasuk dalam famili Marantaceae. Ada kerabat sefamili yang lebih dekat daripada pisang. Pasti tahu ya daun pembungkus makanan yang terkenal di Indonesia yang bernama daun patat (Phrynium capitatum).
Kata internet daun patat memiliki sifat anti bakteri, lebih tebal dan tidak mudah robek dibanding daun pisang. Harumnya juga berbeda dari daun pisang. Mungkin daun patat perlu diangkat jadi tanaman pekarangan agar kita bisa babungkus pakai daunnya dan mengurangi palastik 😁
#calathea #calathealutea #biodiversity #flora #nature
Merayakan cetak ulang ke 100 buku Laut Bercerita karya @leilachudori dengan nonton bareng film pendek berdurasi 31 menit berjudul sama. Terima kasih pada semua pihak yang sudah memberikan kesempatan bagi komunitas kami untuk menyaksikan karya anak bangsa yang menolak lupa ini.
#membacaradensaleh #lautbercerita #nobar #catakulangke100 #menolaklupa
Feminist Book on Facebook (FB on FB) Sesi #13
Judul Buku: "Cermin Jiwa Perempuan: Cinta dan Luka, Oleh Kurnia Effendi, dkk, 2025)
🗓️ Sabtu, 19 Juli 2025
⏰ Pukul 9:00-11:00 WIB
📍 Online via Zoom
Pemantik
1. Dwiati Novita Rini
(Penulis Buku; Freelance Consultant; Science Communication and Knowledge Manager di Applied Science Foundation)
2. Renata Anggraeni
(Penulis Buku; Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor)
Penanggap
Rosida Erowati Irsyad
(Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FITK, UIN Jakarta)
Moderator
Ruliyanto
(Relawan LETSS Talk; Pegiat Mitra Wacana)
Join via Zoom
Link Zoom: https://bit.ly/FBFB13
Meeting ID: 999 8477 3028
GRATIS; TERBUKA UNTUK UMUM
Live Streaming on Facebook ("LETSS Talk")
/LETSSTalk.2020
Host: Ira
Info/pertanyaan: Kontak LETSS Talk [email protected]
Untuk Pemesanan buku, silakan kontak Rini di +62 811 1103 276
Connect with us on social media:
Facebook Page: /LETSSTalk.2020/
Twitter: /LetsstalkS
Instagram: /letsstalk_sexualities/
YouTube Channel: /letsstalk
Kontak: +1 607 727 6170 or Email: [email protected]
WhatsApp Group: http://bit.ly/KeluargaLETSSTalk
Terima kasih dan sampai bertemu di Zoom!
Salam solidaritas, salam feminis, dan salam LETSS Talk
Sabtu pagi kami berkumpul untuk menonton pameran seni lukis botani yang digagas @idsba dan juga membuat sketsa di Griya Anggrek. Beragam bahan pewarna kami pakai, ada yang menggunakan cat air, ada yang memakai pensil warna. Ini spot pertama kami. Rencananya akan lanjut sketsa ke makam Belanda yang tidak jauh dari pintu 2. Namun kejutan menanti kami. Tunggu postingan berikutnya untuk mengikuti perjalanan sketsa kami hari ini. 😉🥰🖼️🎨🖌️🖍️🖊️🖋️
#sketsa #sketsabareng #sketch #sketchbook #bukusketsa #catair #pensilwarna #31mei2025
Gerakan akar rumput sangat penting untuk mengatasi krisis iklim. Aksi yang sederhana jika dilakukan secara konsisten dan masif dapat berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon.
Pengalaman sobat sekalian sudah lakukan aksi apa untuk mengurangi jejak karbon? Yuk, berbagi kisah dan pengalaman di kolom komentar.
#RealityTourJakarta
#LeadonClimate
#climaterealityproject
#climaterealityindonesia
#climaterealityleader
#perubahaniklim #climatechange #pemanasanglobal #globalwarming #krisisiklim #climatecrisis #keadilaniklim #climatejustice #keberlanjutan #sustainability
Suara orgel nan syahdu terdengar ketika mbak Imelda Naomi memainkannya. Inilah salah satu keuntungan ikut acara Membaca Raden Saleh. Talenta-talenta yang ada di komunitas ini, membuat acara tidak hanya baca buku namun bisa melihat pertunjukan seperti ini. #membacaradensaleh #pangerandaritimur #komunitasbacabuku #komunitasbaca #19oktober2024
SIAPA PANGERAN DARI TIMUR?
Kami (Iksaka Banu & Kurnia Effendi) sebagai penulis novel “Pangeran dari Timur” sejak 1999 memiliki obsesi tentang pelukis bernama Raden Saleh. Segala informasi perihal maestro itu pernah bergema berupa mitos—termasuk dari orang tua kami. Rasa penasaran dan ketertarikan kami (karena kami berlatar pendidikan Seni Rupa ITB) mendorong pencarian bukti-bukti sampai menemukan data silsilah yang membuka pintu (demi pintu) referensi sepanjang tahun-tahun penulisan. Memasuki grup milis yahoo-messenger di awal tahun 2003, membuka mata kami bahwa Raden Saleh telah menjadi bahan penelitian para sejarawan dan budayawan di luar negeri.
Kami berniat dan bertekad memanusiakan Raden Saleh yang hidup di abad ke-19: 1813 - 1880. Terseok-seok dengan berbagai data yang semula rumpang, kami pun perlu menciptakan tokoh-tokoh fiksi di masa pergerakan (1924 – 1953) yang memperdebatkan tentang “siapa” Raden Saleh demi menghindari judgement terhadap tokoh yang sudah semakin familier di kalangan pengamat dunia. Tujuan lain yang semoga lebih mulia adalah memperkenalkan sosok manusia genius Indonesia (dahulu Hindia) yang mengukir sejarah gemilang dalam perjalanan seni lukis dunia. Ia sejajar dengan Kruseman, Pieneman, Delacroix, bahkan gurunya A. A. Payen. Ia mengalami era Neoclassic hingga Romantic. Maka, dalam novel itu terdapat dua plot besar yang saling berkelindan: biografi Raden Saleh dan kisah para tokoh pergerakan Indonesia (menjelang) merdeka yang membincang Raden Saleh. Kami menawarkan novel secara berbeda (mungkin unik) agar dapat menyajikan Raden Saleh dengan komprehensif sekaligus manusiawi.
Pada tahun 2017, saya mengajukan residensi kepada Kemendikbud dengan proposal naskah novel “Pangeran dari Timur” yang sudah 70%. Kami perlu napak tilas di Eropa. Saat disetujui oleh Kemendikbud, saya memilih Leiden (Belanda) sebagai tempat pos penelitian. Dari sana berkunjung ke Den Haag, Amsterdam, Arnhem, Paris (Prancis), Coburg (Jerman), dan Brussel (Belgia). Novel tersebut akhirnya selesai dalam 20 tahun—benar, sangat panjang—dan diterbitkan Bentang Pustaka pada Februari 2020.
#membacaradensaleh #pangerandaritimur #MRS9 #komunitasbaca #komunitasbacabuku