Home crcs_ugmPosts

CRCS UGM

@crcs_ugm

Center for Religious and Cross-Cultural Studies | Program Studi Agama & Lintas Budaya, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
Followers
11.5k
Following
603
Account Insight
Score
35.16%
Index
Health Rate
%
Users Ratio
19:1
Weeks posts
Sedang tidak baik-baik saja, kamu biasanya mencari apa di internet? Banyak anak muda hari ini menemukan ketenangan, nasihat, bahkan jawaban atas kegelisahan melalui media sosial, konten keagamaan, akun kesehatan mental, hingga AI chatbot. Namun, bagaimana sebenarnya pengalaman itu terjadi? Kami sedang melakukan penelitian untuk memahami bagaimana generasi muda usia 10–24 tahun mencari informasi keagamaan maupun kesehatan mental saat menghadapi masa-masa sulit. Jika kamu merasa topik ini dekat dengan pengalamanmu, kami mengundangmu menjadi responden. Partisipasi bersifat sukarela dan seluruh jawaban dijaga kerahasiaannya. Kamu bisa langsung kirim DM jawabanmu atau mau tanya-tanya dulu juga boleh. Kami tunggu ya.
345 5
19 days ago
How should Borobudur be understood? In this session, Hudaya Kandahjaya invites us to move beyond fragmented interpretations and speculative readings of the world’s largest Buddhist monument. Through rigorous methodology and decades of research, he reexamines Borobudur as a coherent, harmonious masterpiece—one that reflects the profound knowledge, vision, and intellectual sophistication of its creators. Join this thought provoking discussion at #wednesdayforum. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
117 0
5 hours ago
Di tengah meningkatnya tantangan kesehatan mental, pendekatan yang holistik menjadi semakin penting. Bagaimana integrasi layanan spiritual, psikologis, dan medis dapat berjalan berdampingan dalam mendampingi manusia secara utuh? Mari hadir dan mengambil pelajaran langsung bersama: 🎙️ Muhammad Syamsi Ali, Lc., M.A., Ph.D. 📖 "Mengintegrasikan Layanan Spiritual, Psikologis, dan Medis: Pembelajaran dari Praktik Chaplaincy di Amerika Serikat" 🗓 Sabtu, 23 Mei 2026 ⏰ Pukul 13.30 WIB – selesai 📍 Ruang 307, Gedung Sekolah Pascasarjana UGM 🔗 Pendaftaran: linkin.bio/masjidkampusugm Fasilitas: ✔️ Sertifikat elektronik ✔️ Makanan ringan ✔️ Jejaring & diskusi interaktif -------------------- Dipersembahkan oleh: Masjid Kampus UGM & CRCS UGM Didukung oleh: Jama'ah Shalahuddin UGM #NyamanBeribadah #DinamisBerpikir #PrimaBerkhidmat
64 5
5 days ago
Not all resistance is loud. Sometimes it begins with women gathering by the shore and deciding the sea must survive. In Misool, women move within the rules of sasi and slowly change them from within. They protect marine territories, sustain livelihoods, and face climate uncertainty together. Join @sari_oktafiana in this inspiring discussion at #wednesdayforum. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
184 1
6 days ago
N A M A Terlahirlah seorang anak, dia diberi nama Mulyono. Karena sakit-sakitan, nama anak itu pun diganti. Singkat cerita, anak itu tumbuh sehat dan sukses menjadi salah satu punggawa di negeri ini. Urusan ganti nama ternyata bukan sekadar mengganti urutan huruf menjadi kata baru. Nama adalah mantra yang menentukan makna dan gerak semesta. Kota berganti nama seiring titah penakluknya; Negara beralih asma sebagai simbol mencerabut akar kolonialnya. Singkatnya, menamai adalah juga upaya menguasai. Dalam logika yang sama, ketika banyak rakyat memanggil seseorang dengan nama kecilnya yang sakit-sakitan, upaya satir ini dapat dibaca sebagai rengekan ilahiah untuk merebut kembali nasib dan rasa percaya. Karena nama adalah doa. Simak kontempelasi @yunus_djabumona atas nama dengan penguasaan atas alam hanya di situs web crcs.
56 1
6 days ago
T U T U P Alkisah di sebuah negeri, para makhluknya berdebat tentang nama sebuah tutup. Yang satu berkata, kata yang biasa digunakan masyarakat untuk menyebut tutup itu kurang kalcer. Ia mengusulkan sebuah kata yang berasal dari negeri jazirah panas tempat tutup itu kondang. Seiring waktu, kata ala jazirah itu dianggap kurang relijiyes, kurang merasuk. Akhirnya, sebuah kata asing baru mulai digunakan agar penyebutan tutup itu punya aura surgawi. Kini, kata asing surgawi itu dianggap kurang presisi, lalu ributlah para makhluk itu mencari kata surgawi lain yang menjamin terbukanya pintu surga. Simak cerita lain tentang tutup dari @rositadianh ini hanya di situs web crcs.
147 0
6 days ago
What if farming could become a religion of care? For Muslim and Catholic organic paddy farmers, growing rice is more than producing food. It is an act of respect—for the earth, for living creatures, and for God. Though they come from different faiths, they share one simple calling: to protect the land that gives life. Can organic agriculture become a bridge between religions? Join Sr. Fransisca Y. Sri Winarsih, FCJ, in this thought-provoking discussion at #wednesdayforum. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
177 0
14 days ago
Teman-teman yang ketinggalan Live IG sore ini bisa ditonton ulang tema sore ini " Jurus Jitu Kuliah di CRCS dengan Beasiswa". Terimakasih sharingnya teman-teman @hrkmnv @nauliahanif @elly_muizzatillah @pinastiakusuma
54 0
17 days ago
Katanja koeliah S2 itoe mahal? Eitss , djangan salah Bersama keempat mahasiswa angkatan 2025, kita akan ngobrolin djoeroes-djoeroes djitoe mendapatkan beasiswa di CRCS UGM Begitoe?
330 10
19 days ago
Before petroleum fueled the world, it fractured the archipelago The raise of the colonial petroleum industry in the Dutch East Indies was also the emergence of new spatial inequalities. Outer Java was not merely discovered as a resource zone. It was politically produced as an extractive territory through imperial concessions, colonial state-building, and global struggles over resource control. Join us in this presentation on capitalism, oil, and the colonial fractures that continue to haunt the geography of modern Indonesia. We provide snacks and drinks, don't forget to bring your tumbler. This event is free and open to public.
501 0
21 days ago
M B G Satu kotak makan berisi nasi putih pulen sebagai sumber karbohidrat utama, dimasak dari beras medium pilihan, air, sedikit garam, dan beberapa tetes minyak agar tidak cepat basi. Di sampingnya terdapat ayam semur kecap, dibuat dari potongan daging ayam, bawang merah, bawang putih, kecap manis, daun salam, lengkuas, garam, dan sedikit gula sehingga memberi asupan protein hewani yang cukup untuk pertumbuhan. Sebagai pendamping lauk utama, disediakan tempe orek manis gurih dari tempe iris tipis, bawang merah, bawang putih, cabai, kecap, dan gula merah. Tempe ini berfungsi menambah protein nabati sekaligus membuat kotak makan tampak lebih penuh, sebab protein memang sering lebih meyakinkan bila hadir rangkap dua. Untuk unsur sayuran, ada tumis wortel dan buncis yang dimasak dari wortel segar, buncis, sedikit kol, bawang putih, garam, merica, dan minyak sayur. Warna oranye-hijau pada sayur ini penting: bukan hanya untuk vitamin A dan serat, tetapi juga agar foto dokumentasi tidak terlihat terlalu pucat.Sebagai pelengkap vitamin alami, satu buah pisang atau sepotong pepaya matang diletakkan di sudut kotak. Buah dipilih yang murah, tahan banting, tidak gampang memar, dan cukup fotogenik ketika dibagikan massal. Terakhir, ditambahkan susu UHT kotak kecil berbahan susu sapi, gula, dan fortifikasi vitamin, atau kadang telur rebus utuh sebagai penutup protein tambahan. Berbuih-buih seperti pelaksanaannya ...
400 1
23 days ago
G U S Mulanya "gus" adalah panggilan untuk anak kiai yang belum cukup pantas secara umur dan ilmu dipanggil sebagai kiai. Masih magang. Namun, tradisi itu sedikit goyang karena dua sosok: Gus Dur dan Gus Miek. Keduanya tentu sudah pantas menyandang gelar kiai, tetapi rupanya nama magang itu sudah kadung merasuk dan menubuh. Jadilah istilah gus naik pangkat di kalangan awam sebagai sebutan untuk pemuka agama kharismatik yang ndak kalah aji dengan kiai. Kini, gelar gus lagi-lagi goncang. Pasalnya, banyak sosok yang mengaku dan didaku sebagai gus. Parahnya, banyak orang tak lagi bertanya: siapa gurunya, siapa nasabnya, atau apa yang dibaca? Gus seolah menjadi lisensi untuk mengais gold dan glory dalam bisnis berjenama "agama". Simak sindiran @safinatul_aula atas fenomena gus-gusan yang kerap membuat kita mengelus empedu. Hanya di situs web crcs.
1,265 20
23 days ago