Merah yang merambat di pipi—tak selalu berarti tersipu. Biarkan jadi rahasia, seperti kita bisa merasakannya tanpa harus mengerti apa artinya. Selamat menikmati.
"Rabun" adalah yang dingin dikenang karena menggapai yang tak sampai akan terus—dan selamanya terasa seperti dibuai.
Untuk selanjutnya kau pahami bahwa sungguh sulit untuk selesai, ketika tumbuh lalu dicerai. Selamat menikmati.
"Rindu Lukisan" adalah lagu yang sungguh membekas. Ia lembut dan sederhana, menyentuh tanpa malu, menggegas rindu untuk segera menyampaikan maksudnya.
Karya yang dilahirkan dari cinta memang panjang umurnya hingga masa ke masa. Adalah sebuah kehormatan untuk dapat membawakan kembali karya seorang Ismail Marzuki. Terang jalanmu, Pak.
Semoga kita semua dapat terus menggagas, dan menggegas rindu. Selamat menikmati.
somehow you understood us before we understood ourselves, letting us grow at your pace. thank you for allowing us to learn beside you, for letting us grow into the parents you somehow already believed we could be, ali ♡
a loving photo by @mauabid
you will tell stories i've never heard before, while ours will echo through my heart forever.
mothering you is also mothering me
i hope in every lifetime i get to experience this. ⏾