kerusakannya biasanya seperti ini:
1. Engsel mulai seret
Di dalam engsel ada mekanisme logam dengan friksi tertentu supaya layar bisa tetap diam di posisi yang diinginkan. Setelah lama dipakai:
•pelumas mengering,
•debu masuk,
•karat muncul,
•atau engsel memang terlalu kencang dari pabrik.
2. Saat layar dibuka, gaya jadi besar
Ketika kamu membuka layar, engsel yang keras menahan gerakan. Akibatnya:
•baut penahan engsel menerima tarikan besar,
•dudukan baut di casing ikut tertarik,
•plastik casing menerima puntiran terus-menerus.
3. Dudukan baut mulai retak
Dudukan baut laptop biasanya hanya tiang plastik kecil dengan mur kuningan di dalamnya. Karena ditekan dan ditarik berulang:
•plastik retak halus,
•lem pengikat kuningan lepas,
•ulir mulai goyang.
4. Retak makin besar
Setelah retak kecil muncul, tiap buka layar kerusakan membesar:
•casing mulai renggang,
•muncul bunyi “krek”,
•bezel layar terangkat,
•sudut laptop membuka sendiri.
5. Akhirnya dudukan patah total
Baut tidak lagi punya pegangan. Biasanya:
•baut muter kosong,
•engsel terlepas dari casing,
•layar susah dibuka,
•bahkan frame layar bisa pecah.
Area yang paling sering rusak:
dekat engsel kiri/kanan,
pojok palmrest,cover bawah,cover belakang layar.
Gejala awal yang sering diabaikan:
layar terasa berat saat dibuka,harus buka dengan dua tangan,casing sedikit terangkat dekat engsel,
ada suara retak kecil,engsel tidak bergerak mulus.
Kalau dibiarkan:
•kerusakan bisa menjalar ke LCD,
•kabel fleksibel layar bisa putus,
•motherboard ikut retak di titik baut.
Solusi yang benar biasanya:
longgarkan atau servis engsel dulu,
baru perbaiki casingnya.
Kalau cuma casing dilem tanpa memperbaiki engsel yang keras, biasanya beberapa minggu atau bulan kemudian patah lagi.
Udah paling bener Bawa ke
@bintang_computer
Boleh kok tanya-Tanya dulu ,Kalau cocok harganya baru kita kerjakan
#bantul #bintangcomputer #servicelaptopbantul #servicelaptopterdekat #servicelaptop