Sebuah taman bermain yang mengingatkanku pada masa kecil, saat waktu terasa panjang dan tak ingin cepat berlalu. Tertawa tanpa beban, bermain tanpa tujuan, dan menikmati momen yang berjalan pelan. Canda tawa hadir begitu saja, tanpa dibuat-buat. Di antara permainan yang ada dan hijaunya pepohonan, aku menemukan kembali rasa yang pernah akrab.
Kebetulan aku memotret Ananta dan Diah dengan konsep seperti ini. Melihat mereka di ruang itu mengingatkanku pada masa kecilku sendiri masa yang tak bisa terulang lagi.
difoto oleh @bi_cakra@bicakravisual_
#baliprewedding #balipraweddingphoto
11-09-2025
Suasana pasca banjir di kawasan Denpasar, ketika air bah meninggalkan jejak kerusakan dan lumpur di jalan, pertokoan, serta pemukiman warga. Motor-motor tergeletak penuh lumpur, sampah menumpuk di sudut jalan, dan aktivitas masyarakat bercampur dengan aparat serta petugas kebersihan yang bahu-membahu membersihkan kota.
Truk, alat berat, hingga tenaga manusia dikerahkan untuk mengangkut sampah dan mengembalikan akses jalan yang sempat lumpuh. Beberapa pedagang terlihat mengevakuasi barang-barangnya, sementara petugas mengatur kondisi lalu lintas dan membantu proses evakuasi.
In a world of whispers and shadows,
he walks where loyalty is law and silence is power.
Not every crown is worn in daylight—
some are forged in the quiet weight of secrets.
Blood may bind, but respect is earned,
and in his empire, betrayal writes its own ending.
📸 @bi_cakra
——
First Gigs In 2026
The Dats Live at Ngawit Reka — @pepojolan
15/02/26
Thank you everyone for the chaotic!!
📷 @bi_cakra
Additional Guitar @gungdeadiandra._
Guitar Invaders @b0bryn from @purfispurf
We Love You All !!!
______________
#thedatsbrsdr
Sate Babi Pak Man Mendra
Sate tusuk babi di Bali memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan tradisi keagamaan Hindu dan budaya kuliner masyarakat setempat. Dalam berbagai upacara adat seperti Caru, Odalan, dan Ngaben, babi dianggap sebagai simbol kemakmuran, keberanian, serta ungkapan rasa syukur kepada para dewa. Hidangan sate babi biasanya disajikan bersama lawar, urutan, dan nasi putih sebagai pelengkap banten (sesajen), melambangkan keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan.
Seiring perkembangan zaman, sate tusuk babi tidak hanya hadir dalam konteks upacara keagamaan, tetapi juga menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Bali. Keunikan cita rasa sate babi yang gurih, pedas, dan sedikit manis menjadikannya makanan khas yang mudah ditemukan di berbagai sudut kota, terutama di warung-warung pinggir jalan. Salah satu yang paling terkenal adalah sate babi Pak Man Mendra, yang berlokasi di Jalan Raya Ketewel, tepat di sebelah barat Pura Payogan Agung Ketewel.
Pak Man Mendra telah berjualan sate babi selama kurang lebih dua puluh tahun sejak sekitar tahun 2005. Sebelum menetap di lokasi sekarang, ia sempat berjualan di beberapa tempat seperti Sukawati, Celuk, dan Pantai Pabean Ketewel. Sate buatannya dikenal karena perpaduan bumbu Bali yang kaya rempah dengan bumbu kacang lembut yang menciptakan rasa seimbang antara gurih, pedas, dan manis. Warungnya buka setiap sore hingga malam, dan dalam sehari mampu menghabiskan sekitar dua puluh kilogram daging babi serta lima kilogram beras ketupat, menandakan tingginya minat baik dari pelanggan lokal maupun wisatawan mancanegara.
#etnofotografi #kulinerbali #kulinernusantara #satebabibali