Teman kami
@everlastingnosebleed menuliskan kutipan tentang betapa menariknya industri musik/band Indie & undergorund di kota kecil dipinggiran Kabupaten Kediri yaitu PARE. Sebelumnya jika dilihat PARE memiliki banyak warna dalam kemasan musik dari tahun ke tahun.
"Beberapa band terdahulu sebenarnya sudah banyak masuk dalam industri musik yang bisa dikatakan lebih besar. Tidak kalah menarik dalam kurun waktu 2025 - awal 2026 ini beberapa band dari PARE masuk dalam kategori cukup produktif menghasilkan karya2 nya. Entah itu EP, Single, Demo maupun full album yang sudah dirilis" tapi penulis mengatakan bawasanya materi cukup intens dan menarik dalam kategori genre yang mereka bawakan.
"Dari beberapa genre yang muncul dan naik di PARE, sebagian orang menilai bahwa PARE memiliki keseimbangan scene music indie & underground yang baik". Rilisan yang penulis muat bisa dikatakan HAMPIR LENGKAP seperti : Hardcore, Hardcore Punk, Hardcore Metal, Punk Rock, Alt Rock/Emo, Poppunk, Skramz, Grindcore/Gore Grind, Fastcore, Death metal bahkan sampai musik menyambut senja.
Dalam banyaknya pergerakan scene musik di kota PARE ini penulis berpesan bagaimana menjaga ekosistem yang baik yaitu dengan SALING SUPPORT dalam band maupun event yang dibuat oleh para pelaku dunia musik dan scene musik di kota kecil PARE.
"Masih banyak band PARE yang sebelumnya sudah merilis tracks dalam banyaknya genre yang ada di kota kecil ini. Banyak rumor yang dimana di tahun ini pun beberapa band PARE masih dan akan terus produktif!"
(Salah satu atau dua band terbentuk dengan sebagian besar personil berasal dan tumbuh di PARE)
S/O to the bands :
@dimish.098 @obtuse.ace @riptidepare @candlesofficial @missingpiecetribe @freeman.hc @nothingelsekdr @levitape_ @minor.resurgence @glance.pare @frankkamarinos @duskhardcore @sorewirejo @keramigao @abhorrentlyofficial @wasteland.hc @scarcity.op @thereislaika & Devicious Execution
Layout by
@longdaysandbeautifulflowers