Arief Ermawan

@ariefermawan

sutradara tv kacangan
Followers
874
Following
1,123
Account Insight
Score
24.98%
Index
Health Rate
%
Users Ratio
1:1
Weeks posts
Foto pertama 2026 Itu bukan gw 😭
28 2
4 months ago
Jalan-jalan ke kampung sebelah. #veo3 #veo3indonesia #geminiai #googlegemini #aiart
29 3
10 months ago
Kesayangan bapak #streetphotography #commuterlife #commuterlinejabodetabek #humaninterest
26 0
11 months ago
😭😭😭😭😭
48 25
11 months ago
Met ultah @medysupusepa Jangan sampe digigit zombie, digigit orang ky anjing, digigit lintah darat sama digigit temen sendiri. ✌️ DM yang mau tau prompt-nya #aiart #veo3 #googleveo3 #ai #geminiveo3
22 7
11 months ago
Hari di mana PA call shot sudah punah 🥲 Dan jangan lagi nanya "ini setup+GRnya H-1 ya..?"
10 0
11 months ago
Pak RT paling suka sama warga yang bisa versatile macam gini...
20 6
1 year ago
Jangan pikirkan cara kerjanya..pikirkan cara belinya..
16 2
1 year ago
Pameran World Press Photo merupakan agenda reguler paling ditunggu para praktisi dan pemerhati fotografi. Sabtu 10 Mei 2025 rasanya pameran foto tingkat dunia itu hadir di galeri Ruang Mes 56 Yogyakarta. Tapi bukan. Bukan pameran foto. Karena tidak ada fotonya. Meskipun kreatornya fotografer sekaligus jurnalis video mumpuni. Sebagaimana World Press Photo karya yang dipajang begitu bercerita, dramatis dan emosional. Tapi karya-karya ini dihasilkan seratus persen dari generative AI. Maka si kreator pun berseloroh, dia memang tidak bikin foto, tapi imaji. Kasan Kurdi si kreator yang berpengalaman sebagai jurnalis Associated Press serta aktivis Greenpeace menggelar pameran tunggal Postscript/Notabene “Manufactured Truth” dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan teknologi AI untuk mengadopsi gaya visual fotografi jurnalistik, hingga batas antara realitas dan rekayasa jadi semakin tipis. Kemampuan generative AI dalam menciptakan citra makhluk hidup semakin berkembang pesat. Gambar yang dihasilnya mampu menampilkan ekspresi dan gestur yang natural. Bahkan sanggup memahami konteks geografis, identitas budaya hingga latar sosial lewat deskripsi yang diberikan melalui prompt. Dan Kasan mengolahnya sebegitu detail, cermat dan telaten. Saya yang berada di tengah pembukaan pameran ini tidak bisa menyingkirkan rasa khawatir, bahkan takut. Karya imaji yang dihasilkan dalam bingkai foto jurnalistik tampak begitu nyata, tapi faktanya nihil peristiwa. Kebenaran terasa samar dan sumir. Bisa jadi di masa depan rasa percaya dan empati akan susah didapat. Karena kepercayaan terhadap gambar sebagai bukti faktual kian rapuh. Dan AI adalah keniscayaan. Shout out to @kasankurdi @ruangmes56
37 6
1 year ago
Amazing !!!
15 2
1 year ago
Keliatannya simpel...😂
7 0
1 year ago
Terima kasih mas @mulyonoseman 🍺
72 2
1 year ago