20 booth ekosistem musik | kontak jodoh musisi emerging dengan pekerja kreatif | undangan terbuka buat sekolah dan kampus yang tertarik terjun ke industri musik | diskusi pembekalan buat musisi emerging | penampilan musik akustik tiga musisi + satu fans club band.
02 Mei 2026 @ ex SSStudio, @opendoor.id Flavor Bliss Alam Sutera.
Birthday playlist di 45++
Ternyata saat ini yg paling relevan dan dibutuhkan adalah playlist mid-tempo disko jazz soul funk instrumental 70an yg ga terlalu cepat tapi masih joget sans dan berwibawa.
Dominasi musik disko mid-tempo yg bijaksana tanda meski ga seprima dulu, tapi masih bisa party tipis2
Musik instrumental tanpa vokal penanda jiwa introvert yg anti-drama, ga banyak cingcong, diem2 ga ketebak tapi masih bersahabat
Improvisasi jadi makanan sehari2 yg penuh liku2, ga pernah punya target besar, mengalir kaya solo jazz *anjay
Musik soul dan funk menandakan jiwa masih lincah, kadar soulful pun terjamin
Dikompilasi untuk mengiringi kehidupan dan aktifitas sehari2 agar tetap berdenyut stabil dan konsisten tanpa drama. Kalau berminat, karena ga bisa masukin tautan playlist, sila ketik, M di kolom komentar nanti akan dijapri tautan nya Salam 45++
Mohon maat kalau telat hampir tiga bulan. Karena dulu kerja di media musik, tiap akhir tahun selalu sempet bikin daftar ini. Karena sekarang udah ga di berkecimpung di media lagi jadi effort nya harus ekstra+ekstra +ekstra!
Lalu biar sedikit beda, dan kebetulan memang banyak juga rilisan menarik oleh para musisi perempuan plus band dgn front woman, jadi saya bikin daftarnya khusus musisi perempuan.
Ada album kedua Dere yg entah kenapa sepertinya terlewat dari semua daftar album terbaik tahun lalu. Lompatan artistik dan musikalitasnya seru sekali sih.
BATDD, band artschool dgn frontwoman yg powerful sekali secara teknik vokal maupun perfomans. Albumnya pun liar tapi dipagari dgn baik.
Lalu ada proyek misterius milik I Talk Too Much When I’m Drunk yg bernuansa lounge/disco mid-tempo ini. Menanggalkan identitas asli mereka kerasa banget bisa bebas eksplorasi tanpa beban
Temuan paling akhir saya rasanya adalah Gabriella Fernaldi yg baru saya kenal di awal 2026. Ep bernuansa jazz pop Indonesia yg ringan tapi berkelas ini terasa jitu.
Kejutan menyenangkan datang dari EP milik No Na dan Naykilla dgn single “So Asu” nya. Meski entah kenapa single Shoot dan Superstition yg lebih catchy ga masuk ke EP perdana No Na.
Ada tambahan? Monggoo
Halo! Saya lagi mencari asisten operasional kreatif paruh waktu.
Kerja hybrid (daring + luring), domisili Bintaro/Tangsel lebih ideal.
Detail lengkap + apply:
(link di bio / Google Form)
Kalau ada pertanyaan, sila DM saya.
Trims ❤️
Pernah nggak sih, denger satu lagu terus tiba-tiba merasa duniamu berhenti sebentar karena liriknya ‘kamu banget’? 💔
Di Jajal Panggung: GURITA (Cerita dan Lagukan) edisi 21 Mei nanti, kita mau kasih panggung buat rasa sakit yang belum sempat tuntas. Temanya: Lagu Patah Hati.
Bukan cuma buat galau-galauan bareng, tapi kita mau dengar kisah di balik lagu itu.
Entah itu lagu favoritmu atau karya orisinalmu sendiri, bisa banget kamu bawakan atau sekedar muter lagunya pun boleh. Formatnya tetep akustikan intim, kita duduk melingker bareng Anto & Arief dan Safira Dinda. ⭕️🎸
📍 T-Space Bintaro
📅 Kamis, 21 Mei 2026
🎤 Host: @antoarief & @safiradinda
Coba spill di kolom komentar: Lagu apa yang paling sukses bikin kamu ‘ambyar’? 👇
#TSpaceBintaro #JajalPanggung #GURITA #MoreThanJustAClinic #LaguPatahHati BintaroCreativeHub
“Seberapa jahat atau baik kita ke telinga kita sendiri?”
Abis baca buku @erie_setiawan ini jadi pengen introspeksi ke telinga sendiri.
Okelah atas nama:
“cinta mati sama musik”
atau:
“ga bisa hidup tanpa musik”
atau bahkan (ini saya banget):
“dengerin musik buat pelarian dari kondisi ga nyaman”.
Pertanyannya adalah, seberapa sayang kita sama telinga kita sendiri?
Seberapa peduli kita dengan ngasih istirahat dan jeda yg cukup atau ngasih perawatan proper ke telinga kita dgn ke THT atau pijat telinga (kalau ada) atau lainnya.
Karena selama ini telinga itu dihajar terus2an nyaris seharian oleh musik (walaupun dalam volume normal). Entah itu karena untuk ngebantu membangkitkan mood atau bahkan dalam mengatasi/melawan kecemasan.
Kita (atau saya) merelakan telinga ini disuapin musik hampir seharian penuh (walaupun sekali lagi: dgn volume normal).
Bahkan sekarang ketika tidur pun saya jadi kebiasaan masang musik cool jazz insturmental dalam volume rendah.
Itu baru hal yg kita lakukan sendiri ke telinga kita.
Belum sama bunyi2 dari luar seperti kebisingan kota dan lingkungan sekitar kita.
Jadi udah baik atau belum sama telinga kita sendiri?
GARIS Art Journaling adalah ruang aman untuk menuangkan emosi dan perasaan melalui gambar dan journaling.
Dengan alat gambar yang sudah disediakan, peserta tinggal menggambar, dan corat-coret yang akan dipandu oleh komikus dan fasilitator psikologi.
Manfaat:
Mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata
Mencerminkan emosi terdalam
Membantu memahami perasaan yang belum disadari
Menjadi media refleksi diri yang lebih santai
Dipandu:
Laras Putri (Komikus Jammin ‘Jenna)
📅 Jumat, 24 April 2026
🕓 Start 19.00
📍 T-Space Bintaro Jl. Jombang Raya No.32, Parigi, Jombang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15229
🎟 Kontribusi: Pay as you wish dari IDR 50K
🎨 Alat gambar dan kertas disediakan
Segera mendaftar via bit.ly atau kode QR.
Karena tempat terbatas!
Jejaring Musik Tangsel 2026 Kontak Jodoh & Karier sebagai ruang temu yang segar bagi musisi dan ekosistem kreatif Tangerang Selatan. Konsep acara berupa Pameran ekosistem, Diskusi industri, Sesi Kontak Jodoh (speed dating), hingga Sesi Dengar. Semuanya dirancang untuk membuka percakapan awal yang mungkin menjadi kolaborasi esok hari.
Di tengah era digital ini, ternyata pertemuan luring tetap relevan. Gigs, dialog, dan tatap muka membangun pengalaman yang tak tergantikan untuk menguatkan identitas, memperluas jaringan, dan merawat keberlanjutan karya.
Terima kasih untuk seluruh musisi, manajer, venue, institusi, pelajar, pelaku industri yang hadir, serta media partner yang terlibat.
Ini bukan sekadar event melainkan langkah menuju ekosistem musik Tangerang Selatan yang lebih kolaboratif.
Sampai bertemu di ruang temu berikutnya!
@opendoor.id@antoarief
Jika jodoh nggak datang sendiri, kadang ya harus dikenalin…
Di event @jejaringmusiktangsel ini, “Jodoh” bisa berwujud booking agent, label, video maker, media, venue, publisher, sampai produsen rilisan fisik, atau siapa pun yang suatu hari nanti bisa jadi gateway buat band mu naik level
Hari ini musisi dituntut jadi semuanya sekaligus:
self-release, self-promote, self-manage, wadaw…
Blessing in disguise, tapi juga survival game.
What if we create a place where the ecosystem could organically intersect?
Dan kemarin hal ini kejadian dong..
Semoga bisa menular ke kota lain, dan makin banyak pintu karier musik lahir terbuka dari obrolan random
Karena kadang karier musik memang dimulai bukan dari panggung besar, bisa juga dari: “Cuy, kenalin… ini orang yang kayanya bisa bantu lo…”
-Ki Ageng Bondan R.P (Event Director; Jejaring Music Tangsel 2026)-
📷 by @geraleee_
Jajal Panggung hadir lagi di T‑Space Bintaro. Spot buat kamu yang mau uji suara, latih mental, atau sekadar *chill* dengerin musik. Bebas berekspresi: nyanyi solo, instrumen, atau karya original—semua dipersilakan!
👉🏻 Setiap hari Kamis
👉🏻 19.00 WIB - Selesai
👉🏻 FREE ENTRY
👉🏻 Daftar: WA 0811-8111-0556
#TSpaceBintaro #JajalPanggung #OpenMic #LiveMusic #BintaroEvent KamisSeru