@antipop_grindcore unit grindcore yang berdiri pada tahun 2002 awal 2003 lahir di kota Denpasar Bali, tepatnya di kampus Pewahyu Rakyat Fakultas Sastra Universitas Udayana. Mereka sering ikut menyuarakan keresahan sosial, politik, dan lingkungan. Band yang mengusung genre grindcore awalnya, Antipop masih cenderung ke genre political death grind, namun seiring berjalannya waktu Antipop sendiri berusaha lebih mengarahkan ke grindcore with political issue namun dengan identitas atau ciri khas Antipop itu sendiri.
Antipop dibentuk oleh Bebex (vox), Bayu ex Freewill (vox), alm. Odon Freewill (vox), Kecek Freewill (vox), guitar Putu Freewill, bass Dodik dan drum Derik. Saat itu Antipop masih mengusung genre crusty punk. Formasi kedua ada Bebex (voc), Dodik (bass) Soro (guitar) alm. Kuz Kuz (guitar) dan Agus (drum) dari formasi ke dua, Antipop mulai terjerumus ke musik death grind. Dan formasi berikutnya ketiga masih sama hanya perubahan drummer dimana Agus digantikan sama Jantuk dari band Suppurate. Setelah formasi ke tiga terjadi perubahan kembali yaitu yang keempat masih sama hanya saja posisi drummer digantikan oleh monot (Kaligula) pada saat formasi ini antipop telah kehilangan sang guitarist yaitu Kuz Kuz karena sebuah kecelakaan. Hingga kejadian ini formasi berubah kembali menjadi lineup terbaru sampai tahun 2025 yang kembali menggandeng personel terbaru pada drum, adalah Bebex (vox), Dodix (bass), Soro (guitar), dan Guz Jeri (drum)
Antipop menghasilkan 2 album yang pertama Freedom In Papua dan yang kedua Counter Hegemony, dan beberapa single seperti Lawan Sejarah, I’ll Cut Ur Fuckn Throat. Dengan nuansa musik grindcore seperti Agathocles, Insect Warfare, Brujeria, Charles Bronson, Assuck, RATM, GBH, Noxa, Tengkorak, Debtor, pada dasarnya Antipop tidak pernah menutup diri “hanya pada genre musik tertentu”, menurutnya banyak band yang telah memberikan pengaruh besar pada antipop saat ini.
Pada saat ini Antipop sedang sibuk mempersiapkan materi terbaru mereka yang sedang dalam proses recording ungkap Soro gitaris…
#deformedmusic #deformedextrememusic