Our single “Through The Blur” now available on any digital streaming platform, go on listen to it loudly! 🏰🩶
Music by Grey Castle
Lyrics writen by Riri Rosalinda
Recorded, Mixing and Mastering by @jandiekfirmanda at @gangsar_recording
Photograph by Windy Meifilia
Sabtu, 30 Agustus 2025, kami bertolak dari Jember ke Lumajang. Memenuhi hajatan @nyamansarah_kolektif yang bertajuk “Rebut Ruang Vol.2”.
Berkumpul di Kantin Sastra, lalu berangkat tengah hari. Itu adalah perjalanan luar kota pertama kami. Asoy. Terima kasih untuk @davamlnn yang sudah menyediakan kendaraan dan menyetir pp tanpa mengeluh.
Lumajang dinaungi langit kelabu hari itu. Kami sampai di lokasi sore hari. Check sound, lalu bersantai sambil menunggu acara dimulai. Kami dan yang lain bermain bergantian di sebuah ruangan. Menyenangkan karena terasa intim, terasa dekat satu sama lain.
Waktu itu sebenarnya di sana, kami semua tengah berduka. Affan Kurniawan dihabisi aparat, serta serentetan kegilaan lainnya. Acara itu juga menjadi ruang kami menyampaikan bela sungkawa, kemarahan, kekecewaan atas carut marut yang terjadi.
Setelah acara selesai, kerumunan tidak langsung membubarkan diri. Kami banyak mengobrol dan bertukar cerita. Serius, setiap punya kesempatan main di sebuah acara, selain gemar berbising ria, sebenarnya kehangatan momen mengobrol seperti itu yang kami cari dan sangat sukai.
Terima kasih @nyamansarah_kolektif untuk kesempatan berbising-bising ria di “Rebut Ruang Vol.2”. Terima kasih juga sodara-sodara gahul @bwahz_official@encounter_ina@leaven.post@not_fassa
Semoga bisa jumpa lagi di kesempatan-kesempatan baik lainnya!
Terbentuk di fakultas ilmu budaya UNEJ, mereka berlima sepakat memainkan musik alternative rock yang bising. Fuzz, Overdrive dan Reverb dan apa yang kita sebut shoegaze hari ini, setidaknya menjadi core dari lima sekawan yang terdiri dari Riri (Vokal), Yudha Kelana dan Zaky (gitar), Iqbal (bass), dan Alby (drum) sebagai sarana ekspresif ditengah kesibukkan kampus. Dalam catatan 2 tahun kebelakang, Jember telah melahirkan band Kahlo, Enigma, Grey Castle dan Housetile. Bak ikan dalam kolam beberapa kelompok tersebut terlihat menaungi kolam yang sama, walaupun tentu masing masing ekor ikan akan selalu menemukan caranya sendiri untuk keluar, bermain, bercengkrama dengan kelompok lainya. Setelah 1 Tahun menampakkan diri sebagai kelompok baru, bulan lalu mereka melahirkan single berjudul Throught The Blur, dan sebagaimana apa yang dilakukan Sadness, lagu ini meramu kebisingan, depresif, ngawang, dan ngerock disetiap hentakkanya.
Please Welcome Grey Castle From Jember
Info venue silahkan membeli presale pada link yang tersedia pada bio instagram kami.
Sebelum progam Skena Semangken ini jadi sepenuhnya, kami agak kesusahan menjelaskan tentang musik yang seperti apa band penampil satu ini, “sowges??” begitulah pertanyaan Pak Edo. Pikirku, brarti harus mencari kata lain yang bisa dimengerti untuk generasi dan kebiasannya. Thek thek thek thek, akhirnya nemu dan langsung kami jelaskan lagi. Syukurlah, walaupun di respon dengan “oooo musik-musik sumpek toh”
Sumpek ges, Sumpek.
Sabtu, 23 Agustus, Grey Castle membawakan lagu-lagu sumpeknya (Kata Pak Edo), atau yang mereka sebut dengan depresif yang bising. Saksikan!!
#satudekadewarungtacafe
Pada awal Agustus, diawali dengan “Night of Symphony Vol. 3” yang diadakan oleh @ukmksembur .
Setiap tembang telah dilantunkan dan dibantu oleh @shanshunn sebagai juru sekar, karena juru sekar utama sedang dalam masa KKN (Kuliah Kerja Ndemit).
Dan di bantu pula oleh penguasa jalur Arak-Arak Bondowoso, @tf.rhmn_ A.K.A. penerus Tomas Alpha Edi Sound, yang telah berusaha semaksimal mungkin dalam mengatur bunyi-bunyian.
Terima kasih banyak dan sampai jumpa di ritus-ritus selanjutnya!🩶🏰
Kenalan yuk sama band asal Jember, Grey Castle! Mereka baru aja rilis single debut “Through The Blur” 👀✨
Cek Instagram mereka untuk info lengkapnya! @_greycastle
Written by: @shanjan.i
#ProvokeYouthClub #PYC #HearItFirst
Perjalanan telah dimulai
Lima nak-kanak Fakultas Sastra Unej ini bersepakat untuk memegang kendali terhadap hidupnya masing-masing, dengan slogan:
BEBAS BER-EKSPRESI !!
Yahh Grey Castle @_greycastle , band baru asal Jember yang sering disebut sebagai band DEPRESIF ini telah memulai perjalanannya dengan ditandai rilisan single pertamanya yang berjudul “Through The Blur”
Visual band nya terlihat sangar, musiknya apa lagi, memang pantas sekali menyandang sebagai band Depresif.
Akan tetapi jikalau kalian mendengarkan lebih dalam dan mengulik tentang arti lirik yang diusung, kalian akan menemukan benih-benih CINTA yang tersirat didalamnya yang bisa datang dari siapa saja.
Kalo gak percaya, SILAHKAN DIDENGARKAN
Sudah ada di semua DSP kok @_greycastle 🖤
Noted : sorry ya guyss harus upload ulang, ada typo hehe “namanya juga manusia bukan nabi boyyyy” 🫶🏻
Grey Castle @_greycastle , band shoegaze asal Jember yang terbentuk tahun 2024 di lingkungan Fakultas Sastra Universitas Jember, resmi merilis single debut berjudul Through The Blur pada 2 Juli 2025. Band ini digawangi oleh Riri (vokal), Yudha dan Zaky (gitar), Iqbal (bass), serta Alby (drum).
Mengusung nuansa depresif dan penuh distorsi, Through The Blur berbicara tentang proses menemukan kembali diri lewat cinta kasih—dalam bentuk yang paling manusiawi, entah dari keluarga, sahabat, atau bahkan orang asing. Lagu ini menjadi surat terbuka untuk siapa pun yang pernah merasa terasing dalam hidupnya.
Grey Castle memadukan lirikal yang terinspirasi dari DSBM (Depressive Suicidal Black Metal) ke dalam ruang shoegaze yang menggema dan mengguncang, menghadirkan perjalanan sonik yang personal dan membebaskan.
Through The Blur sudah tersedia di semua platform digital.
.
Pleasuretone, your daily music
.
Shoegaze menyatukan perbedaan referensi kelima personel @_greycastle yang akhirnya berhasil menciptakan karya bising yang depresif.
Ulasan selengkapnya di MUSIKERAS.COM (klik tautannya di bio) -
#musikerasmagz #musikeras #rockmagazine #metalmagazine #webzine #rocknews #metalnews #indonesianrock #indonesianmetal #metalhead #rockhead #musikcadas #greycastle
Grey Castle (@_greycastle ) rilis Through The Blur. Sebuah lagu untuk kamu yang pernah merasa tenggelam dalam hidup sendiri.
Kadang kita tidak butuh jawaban, hanya butuh ditemani.
Through The Blur bukan datang sebagai penyelesaian, tapi sebagai pelukan.
Lewat jalan Shoegaze, dengan suara yang bising tapi lembut, lagu ini bicara soal pencarian jati diri, tentang cinta yang datang diam-diam dari arah yang tak terduga.
Bisa dari ibu, sahabat, guru, atau bahkan orang asing yang hadir di waktu paling rapuh. Cinta yang sederhana, tapi cukup jadi pembawa terang.
🎧 Through The Blur sudah bisa kamu dengarkan di semua platform digital.
Untuk kamu yang sedang mencari arah, lagu ini cocok untukmu.
#jemberyangitu #jember #warlok #greycastle